Asuransi Lansia – Jenis, Manfaat, dan Pilihan Produk

Asuransi lansia adalah produk proteksi yang dikhususkan untuk orang tua berusia lanjut. Bertambahnya usia seseorang makin bertambah pula risiko kesehatannya. Terlebih lagi untuk penyakit tidak menular, golongan lansia kerap mengidap jenis penyakit seperti diabetes melitus, penyakit paru, pengeroposan tulang hingga ke masalah mulut dan gigi. 

Karena kondisi kesehatannya yang sudah tidak fit seperti saat masa produktif itu juga yang memicu lansia sering mengalami risiko kecelakaan karena kondisi tubuh. Karena itu, seorang lansia membutuhkan asuransi untuk memberi perlindungan.

Asuransi lansia dibutuhkan untuk memberi jaminan baik kesehatan maupun perlindungan di saat usia tidak produktif lagi. Sehingga, tabungan yang disisihkan untuk bekal hidup pensiun tidak habis begitu saja untuk biaya obat dan sebagainya. 

Lalu, sebaiknya jenis asuransi seperti apa yang tepat untuk orang tua? 

Jenis asuransi lansia 

Asuransi Lansia – Jenis, Manfaat, dan Pilihan Produk

Asuransi untuk orang tua berusia lanjut menjadi sebuah kebutuhan yang lazim ditemui saat ini. Terlebih kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi pun sudah tinggi. 

Tapi, perlu digarisbawahi, bahwa tidak semua asuransi lansia sama manfaatnya. Karena itu, sebelum memilih asuransi lansia ada baiknya ketahui dulu kebutuhan dan keinginan. 

Untuk kategori lansia, asuransi yang tersedia ada beberapa jenis, yaitu : 

Asuransi kesehatan untuk lansia

Perlindungan ini memberikan jaminan kesehatan seperti biaya rawat inap hingga operasi atau pembedahan. Umumnya produk asuransi kesehatan murni yang tersedia memiliki batasan usia maksimal 65 tahun. Meski begitu, asuransi kesehatan murni bisa diperpanjang juga hingga batasan usia tertentu, misalnya asuransi kesehatan murni hingga usia 70 tahun. 

Asuransi penyakit kritis 

Produk asuransi satu ini memberikan tertanggung perlindungan kesehatan yang dikhususkan untuk perawatan dan pembedahan penyakit kritis. Asuransi jenis ini biasanya memberi manfaat yang sangat besar, sebab biaya pengobatan untuk jenis penyakit kritis jauh lebih mahal dibanding penyakit biasa. 

Asuransi jiwa 

Asuransi jiwa merupakan produk yang memberi jaminan perlindungan yang berkaitan dengan risiko jiwa seseorang. Produk asuransi ini memberi manfaat kerugian finansial yang tak terduga yang disebabkan meninggalnya seseorang dalam jangka waktu tertentu. Perlu diingat, asuransi ini hanya bermanfaat langsung untuk ahli waris. Karena itu, biasanya asuransi lansia jenis ini disiapkan untuk memastikan orang keluarga yang ditinggal tetap sejahtera. 

Seperti dijelaskan di atas, bertambahnya usia seseorang berbanding lurus dengan tingginya risiko kesehatan. Oleh sebab itu, dalam asuransi hal tersebut mempengaruhi besaran premi yang harus dibayar. Nilai premi akan semakin mahal dan manfaat yang diberikan pun sedikit dengan pertimbangan usia tadi. Karena itu, memiliki asuransi sebaiknya mulai dari usia dini atau saat usia masih produktif. 

Manfaat memiliki asuransi lansia

Memiliki asuransi sama dengan melindungi diri dari segala risiko baik itu kecelakaan hingga perlindungan jiwa. Hanya saja untuk memilikinya itu adalah hak dan pilihan setiap orang. 

Banyak orang memutuskan untuk tidak meneruskan asuransinya setelah menginjak usia 60 tahun. Umumnya hal ini terjadi pada pemegang asuransi jiwa. Nah, asuransi pada umumnya memberi jaminan dengan batasan usia maksimal 80 tahun. Hanya saja, dibanding yang meneruskan asuransi malah lebih banyak yang memilih menyudahi asuransi lansianya. 

Sebagai bahan pertimbangan, berikut alasan tetap memiliki asuransi lansia meski sudah melewati usia 60 tahun. 

Manfaat bisa dirasakan ahli waris

Meski sudah melewati usia 60 tahun, tak ada salahnya untuk meneruskan asuransi lansia. Pasalnya, apalagi asuransi jiwa, manfaatnya bisa dirasakan untuk keturunan si tertanggung. Tidak ada yang tahu bagaimana kondisi finansial seseorang ke depannya. Paling tidak tanamkan dalam diri bahwa polis asuransi lansia bisa digunakan untuk membiayai pendidikan keturunannya kelak. 

Polis asuransi bisa menutup hutang 

Siapa sih yang ingin meninggal dengan hutang tak terbayarkan? Polis asuransi jiwa untuk lansia bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah hutang ini. Dan ini pastinya bermanfaat untuk keluarga yang ditinggalkan. 

Alternatif dana pensiun 

Menghabiskan hari tua tanpa dana pensiun pastinya akan menyusahkan. Baik bagi diri sendiri atau pun anak dan cucu. Dengan polis asuransi jiwa yang dimiliki, paling tidak dananya bisa dijadikan dana pensiun bila pasangannya meninggal. Asuransi bisa dicairkan untuk membantu kelangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan.

Tips memilih asuransi untuk orang tua

Memilih sebuah produk asuransi lansia kembali lagi ke individu masing-masing. Umumnya, pemilihan produk perlindungan berdasarkan kebutuhan hidup, terlebih bagi mereka yang memasuki usia senja. 

Agar tidak salah pilih, berikut cara-cara menentukan asuransi yang tepat untuk lansia. 

Pilih yang nilai pertanggungannya disesuaikan dengan kondisi kesehatan

Dalam memilih asuransi untuk orang tua, sebaiknya bandingkan dulu yang nilai pertanggungannya sesuai dengan kebutuhan kesehatan. Apalagi bila asuransi tersebut diperuntukan bagi lansia dengan kondisi kesehatan yang fluktuatif. 

Pertanggungan asuransi di sini artinya nilai jaminan yang diberikan dalam bentuk layanan kesehatan atau tunai. Beberapa asuransi yang ada saat ini ada yang menawarkan produk asuransi dengan nilai pertanggungan hingga Rp200 juta. 

Pilih asuransi yang sesuai dengan nilai-nilai tertanggung 

Saat anak ingin memberi hadiah untuk jaminan kesehatan orang tuanya, belum tentu si orang tua berpikir yang sama. Karena itu, harus dipahami dulu apakah nilai dari asuransi yang dipilih sejalan dengan pemikiran orang tua. Misalnya, karena pertimbangan tertentu para orang tua memilih untuk memakai produk yang berbasis syariah. Tapi, jangan khawatir, karena saat ini beragam pilihan asuransi syariah sudah tersedia. 

Pilih asuransi yang fleksibel 

Setiap produk asuransi memberikan batasan usia maksimal untuk menjadi pesertanya. Umumnya, batasan usia pertanggungan asuransi berkisar antara 88 – 90 tahun. Batasan umur ini terkait juga dengan riwayat kesehatan peserta. 

Selain itu, perlu dipahami juga kalau asuransi tidak akan menanggung riwayat penyakit yang pernah diderita. Karenanya, kamu harus pastikan lagi ke agen asuransi terkait hal ini. 

Tentukan penanggung polis 

Asuransi lansia yang diberikan orang tua harus jelas juga siapa yang bakal membayar preminya setiap bulan. Pastikan si penanggung polis adalah orang yang bertanggung jawab hingga asuransi tidak berhenti di tengah jalan. Sebab, hal tersebut bisa menghilangkan manfaat dari proteksi tersebut. 

Rekomendasi asuransi lansia

Asuransi Lansia – Jenis, Manfaat, dan Pilihan Produk

Asuransi lansia tak hanya menjamin kesehatan seperti biaya perawatan dan pembedahan saat menderita sakit saja. Namun, ada manfaat lain yang bisa didapat dari asuransi lansia ini seperti uang pertanggungan untuk ahli waris, saat risiko jiwa terjadi. 

1. Asuransi lansia Cigna 

Salah satu produk asuransi yang sering direkomendasikan adalah asuransi jiwa untuk usia 70 tahun. Sebab, tak hanya memberi perlindungan jiwa saja tapi juga memberi jaminan untuk kesehatan lansia. 

Perusahaan yang memiliki produk asuransi lansia adalah Cigna. Melalui produk Cigna Second Life, banyak manfaat yang bisa dirasakan. Asuransi ini diklaim sebagai asuransi jiwa pertama yang dikhususkan bagi lansia di Indonesia. Batasan usia untuk produk asuransi lansia ini mulai dari 55 tahun hingga 80 tahun, yang dijamin tanpa perlu memeriksakan kondisi kesehatan. 

Premi untuk peserta wanita dimulai dari Rp 219.831/bulan, sedangkan premi untuk peserta pria dimulai dari Rp 300.268/bulan dengan pilihan uang pertanggungan mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 150 juta.

Berikut manfaat dari asuransi lansia dari Cigna ini : 

  • Perlindungan asuransi hingga usia lebih dari 100 tahun
  • Santunan kematian: maksimum (total uang pertanggungan atau pembayaran premi)
  • Layanan konsultasi telemedical
  • Nilai tunai tersedia di bulan ke-25 selama polis aktif
  • Diskon 5% untuk pasangan (suami / istri)
  • Diskon 10% untuk pembayaran Premi Tahunan

Perincian pertanggungan asuransi lansia Cigna:

  • Usia Masuk 55 – 80 tahun
  • Tipe Produk Seumur hidup dengan premi tetap
  • Frekuensi Pembayaran Bulanan/Tahunan
  • Uang Pertanggungan Rp 50 juta, Rp 75 juta dan Rp 100 juta (untuk rentang usia masuk 55 – 80 tahun)
  • Rp 150 juta (untuk rentang usia masuk 55 – 74 tahun)

Jika kamu tertarik dengan asuransi lansia ini, sebelumnya pahami dulu syarat dan ketentuan yang berlaku. Berikut beberapa syarat dan ketentuan asuransi lansia Cigna yang diambil dari laman resmi Cigna. 

  • Besarnya premi bervariasi tergantung pada jenis kelamin, usia masuk dan manfaat yang dipilih. Besarnya premi tetap sepanjang periode pembayaran premi.
  • Periode pembayaran premi sampai usia 99 tahun.
  • Periode perlindungan seumur hidup (tidak terbatas).
  • Masa tunggu untuk meninggal dunia akibat penyakit adalah 2 tahun sejak tanggal mulai berlakunya asuransi.
  • Apabila Tertanggung meninggal dunia karena penyakit selama dalam masa tunggu, maka Cigna akan membayarkan seluruh premi yang sudah dibayarkan sampai tanggal meninggal.
  • Apabila Tertanggung meninggal dunia karena kecelakaan selama masa tunggu, maka Cigna akan membayarkan uang pertanggungan.
  • Apabila Tertanggung meninggal dunia karena sebab apapun setelah masa tunggu, maka Cigna akan membayarkan mana yang lebih besar antara seluruh premi yang sudah dibayarkan atau uang pertanggungan.

2. Asuransi jiwa Generali 

Banyaknya perusahaan asuransi yang menawarkan produk dengan segudang manfaat memberi kemudahan bagi calon nasabah asuransi. Salah satu yang bisa jadi pilihan adalah Asuransi Jiwa Generali dengan produknya iPRIME yang menawarkan asuransi jiwa unit link dengan pembayaran premi secara berkala. 

Asuransi jiwa unit link tak hanya memberi proteksi bagi pemilik polis namun juga memaksimalkan porsi investasi. Selain itu iPRIME bersifat fleksibel bagi nasabahnya yang ingin menambah asuransi rider (tambahan). 

Keunggulan iPRIME 

  • Perlindungan atas risiko Meninggal Dunia
  • Investasi Optimal 50% dari Premi Dasar Berkala langsung diinvestasikan di tahun pertama dan 100% dari Premi Dasar Berkala untuk tahun-tahun selanjutnya
  • 2x Bonus yang Pasti (Loyalty Bonus & Healthy Living Bonus) hingga 200% dari Premi Dasar Tahunan
  • Fasilitas investasi “Auto Risk Management System”

Sebagai referensi, berikut manfaat dari iPRIME :  

  1. Dalam masa pertanggungan sebelum terbit polis, maksimal 60 hari kalender sejak tanggal berlaku pertanggungan, nasabah mendapat manfaat : 
  • Tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan, maka uang pertanggungan akan dibayarkan maksimal Rp25 juta, serta 100 persen premi pertama yang dibayarkan.
  • Bila tertanggung meninggal dunia bukan karena kecelakaan, maka yang dibayarkan adalah premi pertama yang telah dibayar.
  1. Masa pertanggungan sejak tanggal polis terbit, manfaat yang didapat tertanggung: 
  • Bila meninggal dunia bukan karena kecelakaan makan manfaat yang akan dibayarkan sebesar 100 persen uang pertanggungan. 
  • Bila meninggal karena kecelakaan, ahli waris tertanggung akan mendapat manfaat 100 persen uang pertanggungan dan uang pertanggungan meninggal dunia akibat kecelakaan (ADB-PLAN). 

Apabila Tertanggung Meninggal Dunia bukan akibat Kecelakaan dan usia Tertanggung belum mencapai 4 (empat) tahun, maka Penanggung akan membayarkan Manfaat Asuransi berupa Uang Pertanggungan dengan faktor persentase sebagai berikut:

Usia* Tertanggung saat Meninggal Dunia Persentase dari Uang Pertanggungan yang dibayar
< 1 tahun 20%
1 tahun s.d <2 tahun 40%
2 tahun s.d <3 tahun 60%
3 tahun s.d <4 tahun 80%
4 tahun atau lebih 100%

* Usia tercapai sesuai dengan identitas diri Tertanggung

Manfaat akan dibayarkan setelah dikurangi dengan tunggakan Biaya (jika ada).

Manfaat investasi 

  • Tertanggung Meninggal Dunia dalam Masa Pertanggungan sejak Tanggal Terbit Polis; atau
  • Tertanggung mencapai usia 99 tahun; atau
  • Penebusan Polis; atau
  • Pembatalan Polis

3. Asuransi Lansia Allianz 

Perusahaan asuransi Allianz juga mengeluarkan produk asuransi lansia syariah yaitu AlliSya Care. Produk ini memberi asuransi kesehatan untuk lansia yang dikelola secara syariah. Melalui konsep syariah ini, Allianz memberi jaminan kesehatan dengan cara tolong menolong antar nasabah, melalui kontribusi (premi) yang dibayarkan. 

Kontribusi atau premi dalam AlliSya memiliki pilihan frekuensi pembayaran seperti bulanan, triwulan, semester dan tahunan. Sebagai informasi, untuk pembayaran premi bulanan, triwulan, dan semesteran hanya berlaku untuk manfaat rawat inap dan sistem Reimbursement.

Meski memiliki batasan usia maksimal sebagai pesertanya, namun AlliSya Care membuka peluang perpanjangan polis peserta dengan usia 60-70 tahun. AlliSya Care bisa digunakan secara perorangan atau keluarga, tergantung dari kebutuhan pemegang polis. Selain itu, produk asuransi syariah dari Allianz ini memiliki banyak keunggulan, antara lain: 

  • Konsep syariah yang memungkin antar nasabah tolong menolong melalui kontribusi yang dibayarkan bila mengalami peristiwa yang tidak diharapkan. 
  • Memberi kemudahan dengan pembayaran non tunai di rumah sakit jaringan perusahaan Allianz-Admedika di Indonesia. 
  • Menyediakan manfaat Rawat Inap disertai Manfaat Pilihan yaitu Rawat Jalan, Rawat Gigi, Persalinan, dan Santunan Harian bagi pemegang polis asuransi Allisya Care.
  • Fasilitas eAZy Claim dan Reimbursement untuk rumah sakit di luar jaringan perusahaan Allianz-Admedika.
  • Pembagian Surplus Underwriting (diambil dari dana tabarru yang terkumpul dan dibagikan kepada Peserta) yang tersedia bagi pemegang polis bila tidak terjadi klaim dan melakukan perpanjangan polis.
  • Potongan kontribusi 5% apabila pemegang polis mengikutsertakan anggota keluarga.
  • Tersedia manfaat tambahan seperti evakuasi medis darurat, biaya pemulihan kesehatan, serta bantuan informasi medis 24 jam di seluruh dunia bagi pemegang polis asuransi Allisya Care.

Dengan produk AlliSya Care, memungkinkan pemegang polis menambah manfaat melalui manfaat pilihan seperti rawat jalan, persalinan, rawat gigi dan manfaat tambahan santunan harian untuk rawat inap. 

4. Asuransi Manulife 

Pilihan produk asuransi lansia lain yang ada di Indonesia adalah Manulife. Perusahaan asuransi ini memiliki produk bernama Manulife Value Protector yang memberi fitur Advanced Hospital Benefit Plus. Melalui fitur ini nasabah atau pemegang polis mendapat perlindungan kesehatan berupa penggantian biaya rawat inap rumah sakit akibat penyakit atau kecelakaan. 

Selain bersifat perorangan, produk asuransi dari Manulife ini memungkinkan untuk memberi perlindungan bagi anggota keluarga, maksimal empat orang. Keunggulan lain dari asuransi ini adalah memiliki dua fasilitas menarik yaitu cashless dan double claim. 

Untuk cashless, fitur ini memudahkan dalam proses administrasi di rumah yang jadi lebih nyaman tanpa harus repot membayar secara tunai. Sementara double claim memungkinkan pemegang polis untuk melakukan dua klaim sekaligus dengan kwitansi legalisir. 

5. Asuransi Axa Mandiri 

Perusahaan asuransi lain yang menawarkan perlindungan untuk orang berusia lanjut adalah Axa Mandiri. Produk yang ditawarkan seperti perlindungan asuransi untuk orang tua yaitu Mandiri Financial Services. 

Di Axa Mandiri, tertanggung harus berusia 15-60 tahun. Semenang untuk pemegang polis utama ditetapkan berusia 15-60 tahun. Selain itu produk ini memberi pertanggungan sampai usia tertanggung maksimal 80 tahun. Khusus pertanggungan meninggal dunia karena kecelakaan sampai dengan usia 70 tahun. 

Agar orang tua atau lansia dapat menjadi nasabah AXA Mandiri, harus melalui screening kesehatan terlebih dulu. Bagi calon nasabah berusia 36-60 tahun, wajib menjawab tiga pertanyaan kesehatan dan sifat pertanyaan tersebut rahasia. Karena menyangkut pada riwayat kesehatan calon nasabah. 

Nah, semoga informasi mengenai asuransi lansia ini bisa membantu kamu dalam memilih perlindungan yang tepat untuk orang tua. Terpenting untuk asuransi lansia adalah sesuaikan dengan kebutuhan, menyangkut kesehatan orang tua, dan juga kondisi keuangan agar pembayaran tetap berjalan lancar. 

FAQ

Apa itu asuransi lansia? 

Asuransi lansia adalah produk proteksi yang dikhususkan untuk orang tua berusia lanjut. Bertambahnya usia seseorang makin bertambah pula risiko kesehatannya. Terlebih lagi untuk penyakit tidak menular, golongan lansia kerap mengidap jenis penyakit seperti diabetes melitus, penyakit paru, pengeroposan tulang hingga ke masalah mulut dan gigi. 

Apa saja keuntungan dari asuransi lansia? 

  • Manfaat bisa dirasakan ahli waris
  • Polis asuransi bisa menutup hutang
  • Alternatif dana pensiun