Asuransi Mobil – Jenis All Risk, TLO, dan Simulasi Hitung Premi

Bagi sebagian orang, mempunyai mobil menjadi kebutuhan. Namun, perlu diingat, biaya perawatan mobil tidaklah sedikit. Oleh sebab itu, pemilik mobil harus memiliki asuransi mobil.

Asuransi mobil adalah asuransi yang akan memberikan penggantian biaya saat mobil mengalami kerusakan karena kecelakaan, bencana alam, aksi kerusuhan, atau bahkan hilang karena tindak kriminal pencurian.

Perlindungan tersebut akan kita dapatkan sesuai dengan jenis asuransi yang dipilih. Cek informasinya berikut ini.

Mengapa asuransi mobil penting?

Kecelakaan adalah salah satu risiko yang tidak dapat kita hindari saat berkendara di jalanan. Meskipun kita telah berhati-hati dan taat peraturan lalu lintas, kita bisa saja menjadi korban karena pengendara lain yang ugal-ugalan.

Selain kecelakaan, tindak kriminal, seperti perampokan dan pencurian mobil, juga salah satu hal yang perlu kita waspadai.

Risiko-risiko tersebut dapat kita hindari dengan memiliki pertanggungan mobil. Sebab dengan tertib membayar premi, kita akan mendapatkan pertanggungan sebagai berikut:

  • Biaya servis kendaraan rutin ataupun akibat kecelakaan akan ditanggung pertanggungan mobil. Jadi, kita tidak akan terbebani dengan biaya perawatan yang cukup mahal.
  • Mendapatkan ganti rugi karena kerusakan ataupun kehilangan akibat pencurian dengan jumlah pertanggungan yang cukup besar. Dengan begitu, kerugian yang kita alami dapat diminimalkan karena risiko tersebut sudah ditanggung oleh perusahaan asuransi.
  • Mobil akan lebih terawat karena perbaikan kerusakan-kerusakan kecil juga ditanggung pertanggungan mobil. Saat kita akan menjualnya kembali, harganya juga lebih kompetitif karena fisik mobil masih bagus.

Keuntungan asuransi mobil

Secara umum, keuntungan asuransi mobil mengganti kerugian finansial karena adanya biaya perbaikan atas risiko-risiko yang muncul selama berkendara, mulai dari pencurian, kebakaran, kecelakaan, hingga risiko-risiko lainnya.

Bisa dibilang keuntungan asuransi mobil ini menjadi manfaat dari kepemilikan atas polis asuransi mobil. Manfaat asuransi mobil lainnya secara umum adalah:

  • Meminimalkan pengeluaran akibat risiko berkendara.
  • Ada manfaat pertanggungan biaya dari perusahaan asuransi ke pihak ketiga.
  • Adanya keuntungan berupa layanan tambahan.

Jenis asuransi mobil: All Risk dan TLO

Pada dasarnya, ada dua jenis asuransi mobil yang bisa kita pilih, yaitu asuransi all risk (comprehensive) dan Total Loss Only (TLO). Keduanya memiliki besaran premi dan cakupan pertanggungan yang berbeda.

1. Asuransi All Risk

Asuransi mobil all risk/comprehensive adalah asuransi yang akan menanggung risiko kecelakaan, kehilangan, vandalisme, hingga kerusakan yang terjadi akibat bencana alam.

Cakupan pertanggungan risiko ini lebih luas dibandingkan dengan asuransi TLO, sebanding dengan perhitungan premi yang lebih besar.

Jika mobil mengalami kerusakan fisik akibat kecelakaan atau bencana alam, seperti banjir, badai, kebakaran, dan lain-lain, asuransi all risk akan memberikan ganti rugi hingga 75% atau lebih.

Selain itu, jika kita mengalami kecelakaan dan harus ganti rugi terhadap kerusakan yang terjadi pada pihak ketiga, risiko tersebut juga dapat di-cover asuransi all risk.

Dengan begitu, kita tidak perlu merogoh kocek sendiri untuk menanggung biaya tersebut.

2. Asuransi TLO

Asuransi mobil TLO adalah asuransi yang akan menanggung kerusakan parah saja, yaitu kerusakan pada fisik kendaraan akibat kecelakaan yang mencapai 75% atau lebih.

Sementara kerusakan-kerusakan kecil di bawah 75% tidak akan ditanggung asuransi TLO. Meski demikian, asuransi ini tetap penting kita miliki mengingat biaya perbaikan kendaraan cukup mahal.

Perbedaan perhitungan rate asuransi mobil all risk dan TLO

Perhitungan premi asuransi mobil sudah diatur dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Surat Edaran OJK Nomor 6/SEOJK.05/2017 tentang Penetapan Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor tahun 2017.

Dalam surat edaran tersebut, rate pertanggungan mobil telah dibagi menjadi beberapa kategori harga dan wilayah.

Kategori wilayah

  • Wilayah 1: Sumatra dan kepulauan sekitarnya
  • Wilayah 2: DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten
  • Wilayah 3: Selain Wilayah 1 dan Wilayah 2

Kategori harga mobil

  • Kategori 1: seharga Rp0-Rp125 juta
  • Kategori 2: seharga lebih dari Rp125 juta-Rp200 juta
  • Kategori 3: seharga lebih dari Rp200 juta-Rp400 juta
  • Kategori 4: seharga lebih dari Rp400 juta-Rp800 juta
  • Kategori 5: seharga lebih dari Rp800 juta

Berdasarkan pembagian kategori di atas, berikut perhitungan rate asuransi all risk dan TLO.

Asuransi All Risk

Kategori Harga Mobil Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Kategori 1 3,82%-4,20% 3,26%-3,59% 2,53%-2,78%
Kategori 2 2,67%-2,94% 2,47%-2,72% 2,69%-2,96%
Kategori 3 2,18%-2,40% 2,08%-2,29% 1,79%-1,97%
Kategori 4 1,20%-1,32% 1,20%-1,32% 1,14%-1,25%
Kategori 5 1,05%-1,16% 1,05%-1,16% 1,05%-1,16%

Asuransi TLO

Kategori Harga Mobil Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Kategori 1 0,47%-0,56% 0,65%-0,78% 0,51%-0,56%
Kategori 2 0,63%-0,69% 0,44%-0,53% 0,44%-0,48%
Kategori 3 0,41%-0,46% 0,38%-0,42% 0,29%-0,35%
Kategori 4 0,25%-0,30% 0,25%-0,30% 0,23%-0,27%
Kategori 5 0,20%-0,24% 0,20%-0,24% 0,20%-0,24%

Simulasi hitung biaya premi asuransi mobil

Secara sederhana, berikut umus hitung biaya premi asuransi mobil

  • Premi asuransi mobil = Persentase premi (disesuaikan dengan jenis pertanggungan mobil, kategori wilayah, dan harga mobil) x harga mobil

Misalnya, kita memiliki mobil Toyota Xpander seharga Rp293 juta (kategori 3) dengan pelat nomor Bandung, Jawa Barat (wilayah 2)

Simulasi hitung premi asuransi All Risk

  • Rate Kategori 3 di Wilayah 2: 2,08%-2,29%
  • Premi: 2,08% x Rp293.000.000 = Rp6.094.400

Simulasi hitung premi asuransi TLO

  • Rate Kategori 3 di Wilayah 2: 0,38%-0,42%.
  • Premi: 0,38% x Rp293.000.000 = Rp1.113.400

Biaya premi tersebut belum termasuk biaya administrasi, biaya polis, materai, dan biaya-biaya lainnya.

Jadi, kita harus mempertimbangkan baik-baik sebelum memilih jenis asuransi agar sesuai dengan kemampuan membayar premi tahunan tersebut.

Perluasan jaminan dalam asuransi mobil

Selain jaminan risiko standar yang ditawarkan setiap pertanggungan mobil, kita juga bisa memilih perluasan jaminan berupa risiko-risiko yang mungkin terjadi di luar kendali.

Perluasan jaminan ini nantinya akan dimasukkan ke dalam tagihan premi asuransi mobil milik kita. Apa saja perluasan jaminan dalam pertanggungan mobil yang bisa kita pilih? Ini daftarnya.

  • Banjir dan angin topan
  • Gempa bumi dan tsunami
  • Huru-hara dan kerusuhan
  • Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga (saat terjadi kecelakaan)
  • Perlindungan kecelakaan diri dan tanggung jawab hukum untuk penumpang

Syarat dan cara mengajukan asuransi mobil online

Kini pengajuan asuransi mobil tak lagi perlu datang ke kantor cabang asuransi lalu menemui agen.

Pengajuan untuk memiliki asuransi mobil dapat dilakukan secara online

Ada beberapa cara yang bisa menjadi pilihan: beli asuransi mobil di website perusahaan asuransi atau beli asuransi mobil online di broker asuransi.

Beli asuransi mobil di website perusahaan asuransi

  • Buka website resmi perusahaan asuransi.
  • Pilih menu yang menampilkan produk.
  • Isi formulir registrasi online yang disediakan.
  • Setelah melakukan pengisian, tunggu sampai nanti dihubungi agen asuransi.

Beli asuransi mobil online di broker asuransi

  • Buka website broker asuransi yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Pilih menu yang menampilkan produk-produk asuransi.
  • Pilih salah satu produk asuransi.
  • Pahami benefit, syarat, dan ketentuannya.
  • Lakukan registrasi di formulir online yang disediakan.

Cara klaim asuransi mobil

Bagaimana jika mobil kita rusak dan ingin melakukan klaim?

  1. Kita harus melaporkan klaim paling lambat 5×24 jam setelah kejadian yang menyebabkan kerusakan.
  2. Laporan tersebut bisa disampaikan lewat telepon, SMS, aplikasi, atau datang langsung ke kantor cabang perusahaan asuransi.
  3. Lengkapi dokumen saat melakukan klaim berupa SIM, STNK, dokumen polis, formulir klaim yang telah diisi data lengkap, foto-foto bukti kecelakaan, atau penyebab kerusakan lainnya.
  4. Jika semua syarat sudah lengkap, tim asuransi melakukan survei dan analisis terhadap klaim yang kita ajukan untuk menghitung estimasi kerugian.
  5. Setelah hasil survei keluar, perusahaan asuransi akan menyetujui klaim sesuai dengan hasil analisis tersebut dan memberikan klaim yang sesuai.

Tips memilih polis asuransi mobil yang tepat, terbaik, dan termurah

Ada beberapa tips memilih asuransi mobil yang tepat. Inilah caranya.

1. Pilih jenis asuransi yang sesuai kondisi dan kemampuan keuangan

Sebelum memilih asuransi all risk atau TLO, kita harus mempertimbangkan medan yang sering dilewati dan kemungkinan risiko yang terjadi.

Misalnya, di daerah kriminalitas, kita bisa memilih asuransi TLO. Kita juga harus mempertimbangkan besaran premi asuransi dengan kemampuan finansial kita.

2. Bandingkan harga premi dengan manfaat pertanggungannya

Sebelum menandatangani polis asuransi, teliti dulu manfaat apa yang akan kita dapatkan.

Apakah sesuai dengan besaran premi yang kita bayarkan atau tidak. Dengan begitu, kita akan mendapatkan perlindungan maksimal dengan premi yang sesuai kemampuan.

3. Bandingkan polis dari beberapa perusahaan asuransi

Sebelum menentukan pilihan, ada baiknya kita membandingkan polis dari beberapa perusahaan asuransi agar mendapatkan manfaat lengkap dan premi terjangkau.

Apalagi kini kita bisa membandingkan polis secara online, lebih praktis.

4. Pilih perusahaan asuransi yang kredibel

Kredibilitas perusahaan asuransi merupakan salah satu pertimbangan penting sebelum memilih. Kita perlu mempertimbangkan kualitas pelayanan dan bagaimana mereka menangani komplain nasabah.

5. Pilih asuransi dengan cakupan bengkel rekanan yang luas

Perusahaan asuransi akan bekerja sama dengan bengkel resmi ataupun nonresmi untuk keperluan perbaikan mobil kita.

Nah, lebih baik memilih asuransi dengan bengkel rekanan yang luas, apalagi jika kita berada di wilayah yang cukup terpencil.

Daftar perusahaan asuransi mobil

Untuk memudahkanmu dalam memutuskan beli asuransi di mana, cek informasi daftar perusahaan asuransi umum dari OJK berikut ini.

Sebagai informasi, asuransi mobil adalah salah satu jenis dari asuransi umum. Itulah kenapa polis asuransi mobil dijual perusahaan asuransi umum.

Daftar berikut ini juga dilengkapi dengan daftar Risk Based Capital (RBC) tahun 2020. 

Apa itu RBC? Risk Based Capital atau RBC adalah ukuran yang digunakan untuk mengetahui apakah perusahaan asuransi sehat dan mampu bayar klaim atau tidak.

Minimal RBC yang ditetapkan OJK yang harus dipenuhi perusahaan asuransi 120%.

Perusahaan asuransi umum RBC
PT Asuransi Jasaraharja Putera 610,47%
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) 746,2% (2017)
PT Chubb General Insurance Indonesia 389%
PT Asuransi Adira Dinamika 363%
PT AIG Insurance Indonesia 375%
PT Asuransi Allianz Utama Indonesia 346%
PT Asuransi Artarindo 442%
PT Arthagraha General Insurance 277%
PT Asuransi ASEI Indonesia 287,35%
PT Asuransi Etiqa internasional 122,21%
PT Avrist General Insurance 404,72%
PT Asuransi Bangun Askrida 179,18%
PT Asuransi Umum BCA 323%
PT Berdikari Insurance 124%
PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk 532,26%
PT Asuransi Binagriya Upakara 361,47%
PT Asuransi Bintang Tbk 139,01%
PT Bosowa Asuransi 215%
PT BRI Asuransi Indonesia 330,24%
PT Asuransi Buana Independent 496,60%
PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 218,25%
PT Asuransi Central Asia 319,76%
PT China Taiping Insurance Indonesia 171%
PT Asuransi Dayin Mitra Tbk 378,72%
PT Asuransi Eka Lloyd Jaya 434%
PT Asuransi FPG Indonesia 206%
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk 128% (2019)
PT Asuransi Jasa Tania Tbk 258,49%
PT KSK Insurance Indonesia 160,17%
PT Lippo General Insurance Tbk 189,43%
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance 265%
PT Mandiri AXA General Insurance 155%
PT Asuransi Mega Pratama 369,27%
PT Asuransi Umum Mega 394,88%
PT Asuransi Kresna Mitra Tbk 257,07%
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika 422%
PT MNC Asuransi Indonesia 214%
PT Asuransi MSIG Indonesia 264%
PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk 587%
PT Pan Pacific Insurance 51%
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) 205,93% (2019)
PT Asuransi Purna Artanugraha 180,45%
PT Great Eastern General Insurance Indonesia 493%
PT Asuransi Raksa Pratikara 303,80%
PT Asuransi Ramayana Tbk 173%
PT Asuransi Reliance Indonesia 324,69%
PT Asuransi Samsung Tugu 313%
PT Sarana Lindung Upaya 121,55%
PT Asuransi Simas Insurtech 237%
PT Asuransi Sinar Mas 499,61%
PT Asuransi Sompo Japan Nipponkoa Indonesia 211%
PT Asuransi Staco Mandiri 470,95%
PT Asuransi Sumit Oto 355,54%
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia 329,9%
PT Asuransi Tri Pakarta 156,44%
PT Asuransi Perisai Listrik Nasional 207%
PT Tugu Pratama Indonesia 413,82%
PT Zurich Insurance Indonesia 643%

Daftar asuransi mobil terbaik di Indonesia

Apa asuransi mobil terbaik di Indonesia? Berdasarkan beberapa pertimbangan di atas, berikut daftar asuransi mobil terbaik yang bisa dipilih.

1. Tugu Insurance

  • Premi TLO: Mulai dari Rp35.000 per bulan
  • Premi All Risk: Mulai dari Rp175.000 per bulan
  • Bengkel rekanan: 307 bengkel
  • Usia mobil: Maksimal 10 tahun
  • Keunggulan: 
    • Voucher bensin Pertamina.
    • Perbaikan di bengkel mana pun dengan sistem reimbursement.
    • Cover kerusakan sebagian, total dan kehilangan.
    • Klaim instan 1×24 jam melalui mobile apps.
    • Gratis derek dan ambulans.
    • Garansi perbaikan dan spare-part.

2. Asuransi Sinarmas Mobil

  • Premi TLO: Mulai dari Rp35.000 per bulan
  • Premi All Risk: Mulai dari Rp175.000 per bulan
  • Bengkel rekanan: 584 bengkel
  • Usia mobil: Maksimal 12 tahun
  • Keunggulan: 
    • Cover usia mobil tua.
    • Cover kerugian total dan sebagian pada mobil akibat tabrakan, benturan, tergelincir, pencurian, kebakaran, dan kecelakaan saat pengiriman dengan kapal feri.
    • Perbaikan di bengkel rekanan (authorized) ataupun nonrekanan (non-authorized).
    • Garansi perbaikan.
    • Benefit tanggung jawab hukum, kecelakaan diri, dan bencana alam dengan jaminan perluasan.

3. Asuransi ACA

  • Premi TLO: Mulai dari Rp48.000 per bulan
  • Premi All Risk: Mulai dari Rp218.000 per bulan
  • Bengkel rekanan: Lebih dari 400 bengkel
  • Usia mobil: 7 tahun
  • Keunggulan: 
    • Benefit polis lengkap.
    • Benefit jaminan kerugian mobil akibat banjir, huru-hara, banjir, angin topan, dan gempa bumi.
    • Benefit jaminan kecelakaan diri.
    • Benefit tanggung jawab hukum pihak ketiga (third party liability/TPL).
    • Fasilitas gratis derek dan ambulans.
    • Fasilitas mobil pengganti 5×24 jam.
    • Survei klaim langsung.
    • Layanan pengantaran mobil.
    • Garansi perbaikan.

4. Adira Autocillin

  • Premi TLO: Mulai dari Rp71.932 per bulan
  • Premi All Risk: Mulai dari 281.475 per bulan 
  • Bengkel rekanan: Lebih dari 300 bengkel
  • Usia mobil: Maksimal 10 tahun
  • Keunggulan: 
    • Autocillin Garage.
    • Benefit atas kehilangan atau kerusakan sebagian maupun keseluruhan pada mobil akibat tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian, kebakaran, atau kecelakaan lalu lintas lainnya.
    • Fasilitas derek gratis.
    • Emergency Road Assistance.
    • Mobile claim.
    • Gratis biaya layanan perpanjang STNK.
    • Gratis fasilitas derek.
    • Garansi perbaikan.
    • Mobile claim.

5. Asuransi AXA Mandiri

  • Premi TLO: Mulai dari Rp45.900 per bulan
  • Premi All Risk: Mulai dari Rp194.000 per bulan
  • Bengkel rekanan: Lebih dari 150 bengkel
  • Usia mobil: Maksimal 10 tahun
  • Keunggulan:
    • Manfaat polis lengkap.
    • Pertanggungan kerugian total dan sebagian.
    • Gratis biaya ambulans.
    • Manfaat tanggung jawab hukum.
    • Penggantian kehilangan kunci kendaraan.
    • Klaim tanpa survei.

6. Asuransi Simas Insurtech

  • Premi TLO: Mulai dari Rp45.000 per bulan
  • Premi All Risk: Mulai dari Rp257.000 per bulan
  • Bengkel rekanan: 100 bengkel
  • Usia mobil: Maksimal 10 tahun
  • Keunggulan:
    • Manfaat polis lengkap
    • Tanggungan atas kerusakan total dan sebagian, termasuk kehilangan mobil.
    • Garansi perbaikan.
    • Call center 24 jam.
    • Benefit tanggung jawab hukum pihak ketiga, kecelakaan diri, bencana alam, dan kerusuhan.

7. Asuransi Tokio Marine

  • Premi TLO: Mulai dari Rp36.000 per bulan
  • Premi All Risk: Mulai dari Rp205.000 per bulan
  • Bengkel rekanan: Lebih dari 100 bengkel
  • Usia mobil: Maksimal 10 tahun
  • Keunggulan:
    • Premi asuransi murah
    • Pertanggungan kerusakan total dan sebagian, termasuk kehilangan mobil.
    • Pertanggungan biaya derek.
    • Pertanggungan biaya ambulans.
    • Benefit tanggung jawab pihak ketiga, kecelakaan diri, dan bencana alam.
    • Garansi perbaikan.
    • Call center 24 jam.

8. Asuransi ABDA

  • Premi TLO: Mulai dari Rp65.677 per bulan
  • Premi All Risk: Mulai dari Rp278.347 per bulan
  • Bengkel rekanan: Lebih dari 400 bengkel
  • Usia mobil: Maksimal 10 tahun
  • Keunggulan:
    • Bengkel rekanan luas.
    • Tanggungan atas kerusakan total dan sebagian, termasuk kehilangan mobil.
    • Benefit akibat risiko banjir.
    • Layanan roadside assistance 24 jam.

9. Asuransi Allianz

  • Premi TLO: Mulai dari Rp38.900 per bulan
  • Premi All Risk: Mulai dari Rp242.334 per bulan
  • Bengkel rekanan: 240 bengkel
  • Usia mobil: Maksimal 10 tahun
  • Keunggulan:
    • Menanggung risiko banjir ataupun water hammer.
    • Pertanggungan kerusakan total dan sebagian, termasuk kehilangan.
    • Benefit tanggung jawab hukum pihak ketiga.
    • Bantuan darurat 24 jam.
    • Pertanggungan akibat risiko banjir.
    • Santunan meninggal dunia.
    • Santunan biaya taksi.

10. Asuransi Sompo

  • Premi All Risk: Mulai dari Rp193.000 per bulan
  • Bengkel rekanan: Lebih dari 500 bengkel
  • Usia mobil: Maksimal 10 tahun
  • Keunggulan:
    • Tunjangan transportasi selama perbaikan.
    • Pertanggungan atas kerusakan kecil hingga parah, termasuk kehilangan.
    • Fasilitas mobil derek, bantuan darurat, dan klaim tanpa survei.
    • Pertanggungan kerugian akibat kecelakaan selama penyeberangan dengan kapal feri.
    • Manfaat tanggung jawab pihak ketiga, risiko bencana alam, serta kecelakaan penumpang dan pengemudi.

Perbedaan asuransi mobil konvensional dengan syariah

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat Indonesia akan asuransi syariah, kini perusahaan asuransi mulai menyediakan asuransi mobil syariah.

Perbedaan mendasar antara konvensional dengan syariah terletak pada konsep pengelolaannya.

  • Asuransi mobil syariah menggunakan konsep konsep pengelolaan sharing risk, sedangkan pertanggungan mobil konvensional memakai konsep pengelolaan transfer risk.
  • Sharing risk adalah pengelolaan asuransi dengan tujuan yang sama antarpeserta, yakni tolong-menolong (takaful/ta’awun).
  • Para peserta asuransi saling menanggung risiko yang mungkin terjadi dengan menggunakan dana bersama atau dana tabarru.’ Misalnya, dana tabarru’ yang dikelola perusahaan asuransi dipakai untuk mengganti rugi mobil peserta yang rusak atau hilang. Dengan konsep pengelolaan ini, kedudukan perusahaan asuransi adalah sebagai pengelola dana tabarru’ dengan imbalan upah jasa (ujrah).

Dengan konsep pengelolaan transfer risk, perusahaan asuransi berperan sebagai  penanggung risiko jika terjadi risiko terhadap mobil peserta. Dengan kata lain, pertanggungan mobil konvensional menggunakan akad jual-beli.

FAQ

Berapa biaya asuransi mobil all risk?

Biaya all risk beragam, sesuai dengan perhitungan kategori wilayah dan harga mobil yang sudah ditentukan dalam Surat Edaran OJK Nomor 6/SEOJK.05/2017 tentang Penetapan Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor tahun 2017.

Biaya pertanggungan mobil all risk dapat dihitung dengan rumus berikut ini.

Premi = Persentase premi (disesuaikan dengan jenis asuransi mobil, kategori wilayah, dan harga mobil) x harga mobil.

Apakah premi asuransi mobil bisa diambil?

Premi bisa diambil dengan perhitungan tertentu. Hal ini diatur dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia Pasal 27 Ayat 2.

Polis standar ini menyebut premi akan dikembalikan secara prorata untuk jangka waktu pertanggungan yang belum dijalani, setelah dikurangi biaya akuisisi Penanggung.

Misalnya, kita memiliki pertanggungan mobil, tapi belum pernah melakukan klaim, maka jumlah premi yang bisa diambil adalah jumlah premi awal, dikurangi biaya administrasi dan biaya bulan yang sudah berjalan (prorata).

Namun, jika kita sudah pernah melakukan klaim yang jumlahnya melebihi premi yang dibayarkan, kita tidak berhak atas pengembalian premi.

Contoh lain adalah jika kita membeli asuransi untuk 12 bulan tetapi kita menjual mobil pada bulan keempat dan menarik asuransi, premi yang dikembalikan hanyalah uang di bulan kelima hingga ke 12 setelah dipotong biaya administrasi.

Namun, jika dalam jangka waktu empat bulan itu kita sudah pernah melakukan klaim, premi yang dikembalikan akan dikurangi dengan biaya perbaikan yang sudah dikeluarkan.

Satu pemikiran pada “Asuransi Mobil – Jenis All Risk, TLO, dan Simulasi Hitung Premi”

Tinggalkan komentar