Asuransi Pendidikan – Pilihan Terbaik, Biaya Premi, dan Cara Klaim

Apa yang dimaksud asuransi pendidikan? Asuransi pendidikan adalah asuransi yang akan memberikan proteksi terhadap pembiayaan pendidikan anak ketika orang tua tidak bisa lagi mencari nafkah karena meninggal dunia atau mengalami cacat total.

Asuransi ini merupakan produk gabungan antara asuransi jiwa dengan investasi di instrumen pasar uang.

Dengan memiliki asuransi pendidikan atau pertanggungan pendidikan, premi yang kita setorkan setiap bulan kepada perusahaan asuransi akan dibagi untuk dua pos, yakni pos biaya asuransi dan pos investasi atau tabungan.

Pos investasi atau tabungan ini disebut dengan nilai tunai. Premi yang dimasukkan dalam pos biaya asuransi akan berfungsi sebagai perlindungan jiwa ketika terjadi risiko meninggal atau cacat total pada orang tua.

Dengan begitu, anak sebagai ahli waris dapat mencairkan uang pertanggungan (UP) untuk biaya pendidikannya.

Bagaimana jika orang tua masih sehat hingga masa pembayaran premi berakhir? Dana pendidikan yang disiapkan bagi anak tersebut tetap bisa dicairkan dari nilai tunai.

Pada umumnya, dana pendidikan ini dicairkan secara bertahap menyesuaikan dengan jenjang pendidikan anak sesuai yang disepakati dalam polis asuransi.

Jenis asuransi pendidikan: asuransi jiwa murni, dwiguna, dan unit link

Asuransi Pendidikan – Pilihan Terbaik, Biaya Premi, dan Cara Klaim

Pertanggungan pendidikan dibagi menjadi tiga jenis yang memiliki kelebihannya masing-masing.

1. Asuransi jiwa murni

Asuransi jiwa murni adalah asuransi yang akan memberikan uang pertanggungan ketika tertanggung mengalami risiko meninggal dunia.

UP ini berguna sebagai proteksi bagi keluarga yang ditinggalkan dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Jumlah UP yang cukup besar ini dapat dialokasikan sebagai dana pendidikan anak yang ditinggalkan oleh tertanggung.

Namun, jika tidak terjadi risiko hingga jangka waktu perlindungan selesai, tidak ada pengembalian premi karena asuransi jiwa murni tidak memiliki benefit investasi.

2. Asuransi pendidikan dwiguna

Asuransi ini memiliki dua manfaat, yaitu perlindungan jiwa dan pengembalian nilai tunai yang pasti.

Ketika terjadi risiko meninggal dunia atau cacat total pada orang tua, UP akan diberikan sebagai penunjang biaya pendidikan bagi ahli waris (anak).

Namun, jika risiko tersebut tidak terjadi, nasabah tetap akan mendapatkan pengembalian premi yang berasal dari hasil instrumen pasar uang seperti deposito yang nilainya pasti.

Besaran premi yang dikembalikan sesuai dengan kontrak perjanjian polis yang telah disepakati bersama.

3. Asuransi pendidikan unit link

Asuransi ini juga memberikan dua manfaat, perlindungan jiwa dan investasi.

Namun bedanya, jika pada asuransi dwiguna jumlah premi yang akan diberikan sudah ditentukan di awal, pada asuransi unit link besarnya tergantung pada hasil investasi dari pos nilai tunai.

Ketika terjadi risiko pada tertanggung, UP akan dibayarkan kepada ahli waris.

Namun, ketika tidak ada klaim selama masa pertanggungan, maka nilai tunai dari hasil investasi akan dikembalikan untuk dana pendidikan anak.

Manfaat asuransi pendidikan

Pertanggungan pendidikan memiliki dua manfaat utama yang penting untuk kamu ketahui, ini penjelasannya:

1. Peningkatan biaya pendidikan

Dari tahun ke tahun, biaya pendidikan pada berbagai jenjang mulai dari TK hingga perguruan tinggi terus meningkat.

Bahkan, kenaikannya bisa mencapai 15% per tahun. Artinya, semakin bertambah usia anak, maka akan semakin besar pula biaya pendidikan yang harus dikeluarkan orang tua.

Dengan memiliki pertanggungan pendidikan, artinya kamu telah menyiapkan dana untuk pendidikan anak dengan mempertimbangkan kemungkinan kenaikan biaya.

2. Risiko yang mungkin terjadi pada orang tua

Risiko kecelakan yang menyebabkan orang tua meninggal dunia atau cacat total mungkin saja terjadi ketika anak masih berada dalam masa sekolah.

Risiko tersebut mengakibatkan orang tua tidak dapat mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan biaya pendidikan sehingga anak bisa putus sekolah. Hal ini bisa dihindari jika kamu memiliki pertanggungan pendidikan.

Biaya premi asuransi pendidikan

Berbeda dengan asuransi mobil, tidak ada rumus pasti untuk menghitung biaya premi pertanggungan pendidikan. Sebab, tidak ada aturan baku dari OJK tentang besaran premi pertanggungan pendidikan.

Untuk menentukan biaya premi pertanggungan pendidikan, bisa dilihat dari besaran UP yang akan didapatkan saat terjadi risiko. Semakin besar UP yang akan didapatkan, akan semakin besar pula premi yang harus dibayarkan.

Daftar asuransi pendidikan terbaik di Indonesia

Ada banyak pilihan pertanggungan pendidikan di Indonesia, mulai dari yang premi bulanannya sebesar Rp200 ribu hingga jutaan rupiah. Ini dia beberapa pertanggungan pendidikan terbaik yang bisa kamu pilih.

1. Manulife

Manulife mempunyai pertanggungan pendidikan unit link yaitu Manulife Education Protector. Petanggungan pendidikan ini memiliki jangka waktu pertanggungan hingga tertanggung berusia 70 tahun.

Masa pembayaran preminya pun fleksibel, bisa selama lima atau sepuluh tahun, disesuaikan dengan rencana pendidikan dan usia masuk sekolah anak.

Manulife juga memiliki pertanggungan pendidikan dwiguna bernama ProGraduate. Asuransi menawarkan manfaat nilai tunai yang akan dibayarkan jika anak telah berusia 18-23 tahun.

2. BCA dan AIA

Proteksi Edukasi Maksima (EduPlan) merupakan pertanggungan pendidikan kerja sama antara BCA dengan AIA.

EduPlan adalah asuransi dwiguna dengan manfaat pendidikan yang dijamin sebesar 200 persen dari UP ketika anak telah berusia 18-21 tahun.

3. BRI dan Sequis 

BRI bekerja sama dengan Sequis menawarkan pertanggungan pendidikan dengan jaminan sebesar 150 persen dari UP ika tertanggung mengalami risiko kematian atau cacat total dan dana pendidikan sebesar 150 persen dari UP.

4. Mandiri

Asuransi Mandiri Sejahtera Cerdas merupakan pertanggungan pendidikan unit link yang menawarkan loyalty bonus sebesar 1,5 persen di akhir tahun kelima.

Kamu juga bisa memilih instrumen investasi yang cocok untuk dijadikan pos nilai tunai.

5. BNI

Solusi Pintar merupakan produk asuransi dwiguna dari bank BNI.

Asuransi ini akan memberikan dana pendidikan bertahap tiap jenjang pendidikan, yaitu SD sebesar 20 persen, SMP 30 persen, SMA 40 persen, dan perguruan tinggi 100 persen dari UP.

6. Prudential

PRUlink edu protection merupakan pertanggungan pendidikan dengan masa perlindungan risiko meninggal dunia dengan batas usia 99 tahun dan cacat total sebelum tertanggung berusia 70 tahun. 

Cara membeli asuransi pendidikan

Pertanggungan pendidikan dapat dibeli dengan menghubungi langsung perusahaan asuransi yang kamu tuju. Informasinya bisa kamu dapatkan melalui laman resmi perusahaan asuransi.

Setelah itu, kamu bisa menghubungi contact person yang ada, agen asuransi, atau datang langsung ke kantor perusahaan asuransi.

Tidak mau repot? Kamu bisa membeli pertanggungan pendidikan online melalui broker asuransi semisal Lifepal.

Cara klaim asuransi pendidikan

Asuransi Pendidikan – Pilihan Terbaik, Biaya Premi, dan Cara Klaim

Ada beberapa prosedur yang harus kamu lakukan jika ingin melakukan klaim pertanggungan pendidikan, berikut langkah-langkahnya:

  • Segera hubungi penanggung (perusahaan asuransi) jika terjadi risiko kepada tertanggung. Kamu bisa menghubungi lewat agen, mengirimkan email, atau datang langsung ke kantor cabang perusahaan asuransi.
  • Isi formulir klaim yang telah disediakan, pastikan data yang kamu tuliskan sudah benar dan lengkap.
  • Lengkapi persyaratan dokumen yang diperlukan, yaitu kartu identitas berupa KTP, KK, polis asli, surat keterangan dokter, surat kematian, dan dokumen lain yang terkait.
  • Surveyor dari perusahaan asuransi akan mengaudit laporan klaim yang sudah diajukan.
  • Apabila klaim disetujui dari hasil peninjauan surveyor, UP akan dikirimkan ke rekening.

Tips memilih pertanggungan pendidikan

Bagaimana cara memilih pertanggungan pendidikan terbaik?

Pertama-tama, pastikan perusahaan penyedia asuransi yang kamu inginkan telah terdaftar di OJK dan telah mendapatkan sertifikat keagenan dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Perhatikan juga track record perusahaan tersebut dan bagaimana mereka menangani klaim dari nasabah. Jika sudah, pertimbangkan hal-hal berikut ini.

1. Kalkulasikan biaya pendidikan yang dibutuhkan anak

Sebelum memilih, hitunglah berapa total biaya pendidikan yang dibutuhkan oleh anak, mulai dari uang pendaftaran hingga biaya lain, seperti seragam dan transportasi dari masuk sekolah sampai lulus.

Jika berencana untuk menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi, maka hitung inflasi yang akan terjadi saat anak mencapai usia tersebut.

2. Sesuaikan dengan kemampuan finansial

Jika sudah menghitung total biaya pendidikan yang dibutuhkan, sesuaikan dengan kemampuan finansial kamu.

Hitung berapa premi yang harus dibayarkan setiap bulan dan risiko keuangan yang mungkin terjadi saat masih dalam masa pembayaran premi.

3. Pastikan UP seimbang dengan premi

Sebelum menentukan pilihan, hitung kembali apakah Up yang akan kamu dapatkan seimbang dengan besaran premi yang harus dibayar. Hitung juga inflasi yang mungkin terjadi pada saat UP dicairkan.

4. Perhatikan periode asuransi yang ditawarkan

Setiap produk asuransi memiliki periode asuransi yang berbeda, pilih yang sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya, saat ini anak berusia 4 tahun, ia akan masuk perguruan tinggi di usia 19 tahun. Maka lebih baik kamu memilih pertanggungan pendidikan dengan masa asuransi 15 tahun.

Perbedaan asuransi pendidikan dengan tabungan pendidikan

Pertanggungan pendidikan berbeda dengan tabungan pendidikan. Pertanggungan pendidikan adalah produk asuransi yang disertai dengan investasi.

Selain memberikan UP, produk ini juga akan memberikan nilai tunai sebagai hasil dari investasi.

Sedangkan tabungan pendidikan merupakan tabungan berjangka dengan besaran bunga tertentu.

Tabungan ini dapat dicairkan dan dimanfaatkan untuk dana pendidikan setelah jangka waktu tertentu sesuai ketentuan yang disepakati bersama.

FAQ

Apakah asuransi pendidikan bisa dicairkan?

Asuransi pendidikan dapat dicairkan saat sudah selesai masa pertanggungan. Besaran nilai tunai yang dicairkan berbeda-beda sesuai dengan premi yang dibayarkan.

Besaran nilai tunai pada pertanggungan pendidikan dwiguna ditentukan di awal perjanjian, sedangkan pertanggungan pendidikan unit link sesuai dengan hasil investasi yang didapatkan dari pos nilai tunai.

Apakah di Prudential ada asuransi pendidikan?

Prudential memiliki beberapa pertanggungan pendidikan, yaitu PRUCerah, PRULink Edu Protection, dan PRULink Syariah Edu Protection.

Tinggalkan komentar