DPLK BNI
4 / 5.0 - 175 Ulasan
Saat ini DuitPintar belum bekerja sama
Asuransi Jiwa Promo Page Desktop
Asuransi Jiwa Promo Page Mobile

Asuransi DPLK BNI, Cek Promo Premi dan Manfaatnya

Dapatkan penawaran terbatas FLASHSALE + Diskon 15% untuk premi mulai Rp2,5 juta/tahun!
+62

Cari Asuransi Semudah 1, 2, 3!

1
2
3
Isi Formulir Untuk Melihat Pilihan Sesuai Profil & Kebutuhanmu
Konsultasi Gratis Melalui Telepon Dengan tim ahli, cukup 5 menit
Temukan Asuransi Terbaik Sesuai Kebutuhan dan Anggaranmu
1
Isi Formulir Untuk Melihat Pilihan Sesuai Profil & Kebutuhanmu
2
Konsultasi Gratis Melalui Telepon Dengan tim ahli, cukup 5 menit
3
Temukan Asuransi Terbaik Sesuai Kebutuhan dan Anggaranmu

Asuransi DPLK BNI: Review Produk dan Premi 2023

Siapa DuitPintar PT Anugrah Atma Adiguna AAA dan Lifepal

Asuransi DPLK BNI adalah program dana pensiun yang diselenggarakan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Program ini bernama DPLK BNI Simponi yang tersedia untuk peserta individu maupun kolektif (perusahaan). 

Cara kerja program DPLK BNI adalah tertanggung harus memilih usia pensiun yang diinginkan, lalu nanti manfaat Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BNI akan cair ketika memasuki usia pensiun yang dipilih.

Minimal usia pensiun yang bisa dipilih dalam program ini adalah 40 tahun. Jadi, cocok untuk kamu yang berencana pensiun usia dini. 

Program BNI Simponi dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat dari berbagai profesi, baik itu pegawai negeri, pegawai swasta, pegawai BUMN/BUMD, dokter, guru, pengacara, arsitek, hingga mahasiswa.

Tertarik dengan produknya? Simak penjelasan lengkap terkait program DPLK BNI Simponi, simulasi manfaat, hingga cara pencairan dan juga cek saldonya di bawah ini!

Jenis Program DPLK BNI

DPLK Bank BNI memiliki dua jenis program yang bisa dipilih, yakni BNI Simponi DPLK untuk peserta individu atau perorangan, serta peserta kolektif yang dapat digunakan oleh perusahaan.

Kedua produk DPLK BNI sama-sama memiliki manfaat dana pensiun dari hasil pengembangan nilai tunai investasi dan telah sesuai dengan Undang Undang Nomor 11 Tahun 1992 terkait Dana Pensiun.

DPLK BNI juga bisa digunakan sebagai salah satu manfaat asuransi jiwa, artinya jika terjadi risiko meninggal dunia, manfaat DPLK akan diberikan kepada ahli waris.

DPLK BNI Simponi - Individu

Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) untuk individu, di mana peserta harus memenuhi syarat sesuai peraturan dan mendaftarkan diri atas inisiatif dan kemauan sendiri.

  • Manfaat Pensiun Normal (diterima saat peserta memasuki usia pensiun yang dipilih).
  • Manfaat Pensiun Dipercepat (diterima 10 tahun lebih cepat dari usia pensiun yang dipilih).
  • Manfaat Pensiun Cacat (diterima saat peserta mengalami cacat tetap).
  • Manfaat Pensiun Meninggal (diterima oleh ahli waris jika peserta meninggal dunia).
  • Bisa memilih salah satu dari paket investasi DPLK BNI berikut:
    • Simponi Likuid (100% Deposito dan/atau Pasar Uang).
    • Simponi Likuid Plus (75% Deposito dan/atau Pasar Uang, 25% Obligasi).
    • Simponi Likuid Syariah (100% Deposito Syariah, Pasar Uang Syariah dan/atau Obligasi Syariah).
    • Simponi Moderat (50% Deposito dan/atau Pasar Uang, 50% Obligasi).
    • Simponi Berimbang (50% Deposito dan/atau Pasar Uang, 50% Reksadana dan/atau Saham).
    • Simponi Berimbang Syariah (50% Deposito Syariah, Pasar Uang Syariah  dan/atau Obligasi Syariah, 50% Reksadana Syariah).
    • Simponi Progresif (50% Obligasi dan 50% Reksadana atau Saham).
  • Setelah resmi menjadi peserta DPLK BNI, kamu akan mendapatkan rekening dan buku tabungan DPLK BNI Simponi sebagai tanda peserta.
  • Usia pensiun normal yang dapat dipilih minimal usia 40 tahun.

DPLK BNI Simponi - Kolektif

Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) untuk peserta kolektif atau karyawan perusahan. Hak manfaat pensiun yang didapatkan sama dengan peserta individu, namun iuran untuk program ini berasal dari Perusahaan Pemberi Kerja atau Pemilik Perusahaan.

  • Manfaat Pensiun Normal (diterima saat peserta memasuki usia pensiun yang dipilih).
  • Manfaat Pensiun Dipercepat (diterima 10 tahun lebih cepat dari usia pensiun yang dipilih).
  • Manfaat Pensiun Cacat (diterima saat peserta mengalami cacat tetap).
  • Manfaat Pensiun Meninggal (diterima oleh ahli waris jika peserta meninggal dunia).
  • Dapat memilih salah satu dari paket investasi DPLK BNI berikut:
    • Simponi Likuid (100% Deposito dan/atau Pasar Uang).
    • Simponi Likuid Plus (75% Deposito dan/atau Pasar Uang, 25% Obligasi).
    • Simponi Likuid Syariah (100% Deposito Syariah, Pasar Uang Syariah dan/atau Obligasi Syariah).
    • Simponi Moderat (50% Deposito dan/atau Pasar Uang, 50% Obligasi).
    • Simponi Berimbang (50% Deposito dan/atau Pasar Uang, 50% Reksadana dan/atau Saham).
    • Simponi Berimbang Syariah (50% Deposito Syariah, Pasar Uang Syariah  dan/atau Obligasi Syariah, 50% Reksadana Syariah).
    • Simponi Progresif (50% Obligasi dan 50% Reksadana atau Saham).
  • Peserta yang berhenti kerja dari perusahaan akan berubah statusnya menjadi peserta individu, ditunjukkan dengan surat keterangan berhenti kerja dari perusahaan pemberi kerja.
  • Pilihan usia pensiun normal mengikuti ketentuan atau kebijakan Perusahaan Pemberi Kerja dan akan tertuang dalam perjanjian kesepakatan bersama DPLK BNI.

Simulasi Manfaat DPLK BNI

Agar dapat memahami manfaat pensiun yang diberikan oleh program ini, kamu bisa menghitungnya melalui simulasi DPLK BNI. Dengan begitu kamu dapat mengetahui berapa jumlah besaran dana pensiun yang bisa didapatkan sesuai dengan rencana usia pensiun yang kamu pilih.

Berikut contoh perhitungan DPLK BNI simulasi:

Maria berusia 25 tahun merupakan peserta individu dari DPLK BNI Simponi dan berencana pensiun di usia 60 tahun. Ia membayar iuran perbulan sebesar Rp150 ribu secara rutin dengan simpanan awal Rp250 ribu.

Maka simulasi DPLK BNI untuk manfaat yang Maria dapatkan dalam masa kepesertaan 35 tahun hingga usia pensiunnya (dengan asumsi tingkat bunga sebesar 10% p.a) adalah sebesar Rp474.287.549,29.

Ketentuan:

  • Hasil perhitungan bersifat perkiraan, bukan hasil perhitungan pasti sebab realisasi hasil pengembangan bergantung pada tingkat suku bunga di pasar saat itu
  • Hasil perhitungan DPLK BNI di atas sudah dikurangi biaya administrasi dan biaya pengelolaan dana
  • Total perhitungan dana di atas belum dihitung dengan pajak yang berlaku
  • Pembayaran manfaat pensiun dapat dilakukan secara sekaligus maupun bulanan sesuai Peraturan OJK No.5/POJK.05/2017 tanggal 1 Maret 2017 tentang Iuran, Manfaat Pensiun, dan Manfaat lain yang diselenggarakan oleh Dana Pensiun.

Kamu bisa cek premi dan manfaat pertanggungan Asuransi DPLK BNI dan bandingkan dengan perusahaan asuransi jiwa dana pensiun lainnya melalui DuitPintar dengan mengisi form di bawah ini!

Keuntungan Beli Asuransi di Duitpintar
Manfaat seumur hidup
Perlindungan asuransi jiwa hingga seumur hidup
Harga Terbaik
Jaminan premi termurah untuk Anda
Bantuan Klaim Online
Jaminan manfaat asuransi sesuai polis
Konsultasi Gratis
Konsultasi agen untuk bantu memilih polis yang tepat

Cara Cek Saldo DPLK BNI Simponi

Cek saldo DPLK BNI dapat dilakukan jika kamu ingin mengetahui berapa besar jumlah manfaat yang bisa didapatkan sesuai masa kepesertaan dan iuran yang telah dilakukan. Cara mengecek DPLK BNI bisa dilakukan melalui situs resmi perusahaan.

Berikut adalah cara cek saldo DPLK BNI Simponi online.

  1. Kunjungi situs resmi DPLK BNI di https://dplk.bni.co.id/portal/login
  2. Lalu masukkan user ID dan password yang telah didapatkan saat mendaftar di https://dplk.bni.co.id/portal/login/register
  3. Kemudian ketik nomor peserta DPLK
  4. Tunggu beberapa saat hingga saldo DPLK BNI Simponi yang kamu miliki muncul di layar.

Cara dan Syarat Pencairan DPLK BNI

Pencairan DPLK BNI dilakukan jika peserta telah mencapai usia pensiun yang dipilih. Adapun tata cara pencairan yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

  1. Peserta wajib datang ke kantor cabang Bank BNI dengan unit DPLK terdekat dengan membawa dokumen persyaratan
  2. Perlu melakukan verifikasi tanda tangan, KTP, dan buku asli serta melampirkan nomor NPWP
  3. Total dana akhir yang akan diterima akan dikenakan pajak pencairan DPLK BNI sesuai ketentuan yang berlaku
  4. Apabila membutuhkan surat kuasa pencairan maupun surat lainnya dapat mengunduh di situs resmi DPLK BNI https://dplk.bni.co.id/tata-cara-pencairan-peserta-individu

Ketentuan dan Dokumen Pensiun Normal

Pencairan ini bisa dilakukan apabila peserta sudah mencapai usia pensiun yang ditentukan (minimal 40 tahun).

Dokumen persyaratan yang harus disiapkan adalah sebagai berikut:

  • Formulir pencairan dana BNI Simponi.
  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi SK Berhenti Kerja (untuk peserta kolektif).
  • Fotokopi buku tabungan tujuan transfer.
  • Buku Simponi asli.
  • Surat kuasa pencairan bermaterai Rp6.000.
  • Surat pembelian Anuitas untuk peserta yang memiliki dana di atas Rp500 juta.

Ketentuan dan Dokumen Pensiun Dipercepat

Pencairan ini dapat dilakukan apabila peserta telah mencapai usia pensiun yang dipercepat, yaitu minimal 10 tahun sebelum usia pensiun normal. Artinya jika kamu menentukan usia pensiun 40 tahun maka dapat melakukan pencairan minimal usia 30 tahun.

Dokumen yang harus disiapkan adalah sebagai berikut:

  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi SK Berhenti Kerja (untuk peserta kolektif).
  • Fotokopi buku tabungan tujuan transfer.
  • Buku Simponi asli.
  • Surat kuasa pencairan bermaterai Rp6.000.
  • Surat pembelian Anuitas untuk peserta yang memiliki dana di atas Rp500 juta.

Ketentuan dan Dokumen Pensiun Meninggal Dunia/Cacat Tetap

Pencairan dilakukan apabila peserta meninggal dunia atau mengalami cacat tetap sehingga tidak dapat bekerja dan/atau membayar iuran lagi.

Dokumen persyaratannya adalah sebagai berikut:

  • Fotokopi KTP Peserta dan Ahli Waris.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi SK Berhenti Kerja (untuk peserta kolektif).
  • Fotokopi buku tabungan tujuan transfer.
  • Buku Simponi asli.
  • Surat kuasa pencairan bermaterai Rp6.000.
  • Surat pembelian Anuitas untuk peserta yang dananya di atas Rp500 juta.
  • Asli/fotokopi Surat Keterangan Meninggal Dunia yang sudah dilegalisir oleh pejabat setempat/rumah sakit.
  • Asli Surat Keterangan dari Dokter untuk peserta cacat tetap.
  • Fotokopi Surat Nikah.

Ketentuan dan Dokumen Kepesertaan Berakhir

Kepesertaan berakhir jika dalam 3 bulan berturut-turut tidak menyetor dan masa kepesertaan belum mencapai 3 tahun.

Berikut syarat dokumen yang harus disiapkan:

  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi buku tabungan tujuan transfer.
  • Buku Simponi Asli.
  • Surat kuasa pencairan bermaterai Rp6.000.

Ketentuan dan Dokumen Penarikan Akumulasi Iuran

Penarikan ini dapat dilakukan apabila peserta tidak berpenghasilan lagi/berhenti kerja/kena PHK, usianya belum mencapai usia pensiun dipercepat, dan bukan merupakan pengalihan dari DPPK dan DPLK lain.

Namun dalam penarikan ini, peserta belum dapat menutup rekening. Berikut dokumen syarat yang harus disiapkan:

  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi buku tabungan tujuan transfer.
  • Fotokopi Buku Simponi.
  • Surat kuasa pencairan bermaterai Rp6.000.

Ketentuan dan Dokumen Pengalihan ke DPLK Lain

Pengalihan bisa dilakukan atas kehendak peserta sendiri dengan masa kepesertaan DPLK BNI paling tidak satu tahun. Berikut dokumen yang harus disiapkan untuk pengalihan:

  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi NPWP.
  • Buku Simponi Asli.
  • Surat kuasa pencairan bermaterai Rp6.000.
  • Surat pengalihan kepesertaan DPLK lain.
  • Surat Konfirmasi asli kepesertaan dari DPLK yang baru atau yang dituju.

Tentang Bank BNI

Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau yang lebih dikenal dengan sebutan DPLK BNI dibentuk oleh Bank BNI sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 tahun 1992 tentang Dana Pensiun sebagai salah satu unit bisnisnya.

DPLK BNI mulai diperkenalkan pada masyarakat dengan produk BNI Simponi pada tahun 1994 dan disahkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia pada tanggal 28 Desember 1993 dengan Keputusan Nomor KEP/301/KM.17/1993.

PT Bank Negara Indonesia, Tbk adalah salah satu perusahaan penyedia jasa perbankan terbaik di Indonesia. Lebih banyak dikenal sebagai Bank BNI, perusahaan ini didirikan pada tahun 1946 sebagai lembaga perbankan yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

Seiring dengan perkembangannya, kini Bank BNI lebih dikenal dengan nama BNI 46 dan telah meraih sejumlah prestasi dan penghargaan.

Salah satunya The 1st Winner in Category of Priority Banking Based on Survey by Ipsos SWA Magazine & Ipsos dalam Consumer Banking Excellence Award.

Layanan Nasabah Bank BNI

Jika kamu membutuhkan informasi lebih lengkap mengenai produk DPLK BNI Simponi maupun layanan lainnya, bisa memanfaatkan layanan nasabah berikut ini:

Kantor Pusat PT Bank Negara Indonesia (BNI)

  • Alamat: Gedung Grha BNI, Jl. Jend. Sudirman Kav.1, Jakarta Pusat 10220, Indonesia
  • Telepon: (021) 5728266
  • Call center: 1500 46 / 68888
  • Fax: (021) 2510175
  • Email DPLK BNI: dplk@bni.co.id
  • Facebook: BNI Simponi
  • Instagram: @bnisimponi
  • Website: www.dplk.bni.co.id

Review DPLK BNI

Untuk menilai apakah tabungan DPLK BNI cocok untuk kebutuhan kamu, kamu bisa memanfaatkan sejumlah review yang dihadirkan untuk produk terkait. 

Berikut adalah review keunggulan dan kekurangan DPLK BNI yang bisa jadi bahan pertimbanganmu:

1. Setoran Ringan

Setoran bulanan DPLK BNI mulai dari Rp100 ribu per bulan dengan setoran awal Rp250 ribu. Kamu bisa meningkatkan setoran seiring dengan penghasilan yang juga bertambah seiring berjalannya waktu.

Tujuan meningkatkan jumlah setoran juga bisa untuk menyesuaikan laju inflasi.

2. Banyak Pilihan Paket Investasi

DPLK BNI memberikan pilihan hingga 7 paket investasi yang bisa kamu pilih. Dengan banyaknya pilihan ini, kamu juga bisa menyesuaikan dengan profil risiko investasi kamu.

Selain itu, ada juga pilihan paket investasi yang alokasinya pada instrumen syariah sehingga cocok bagi kamu yang mencari investasi berbasis syariah.

3. Dapat Dimiliki Siapa Saja

Peserta DPLK BNI tidak terbatas karena BNI juga menawarkan produk DPLK untuk individu. Jadi apa pun profesimu, kamu bisa menyiapkan dana pensiun.

Bahkan kamu sudah dapat menyiapkan dana pensiun sejak usia 17 tahun. Semakin muda usia ketika memulai tabungan pensiun, tentunya akan semakin menguntungkan untuk hari tua nanti.

4. Dana Tidak Dapat Diambil Kapan Saja

Pada dasarnya ini merupakan kekurangan DPLK secara umum, yaitu dananya tidak dapat dicairkan sembarang waktu.

Namun hal ini memang tujuannya untuk melindungi dana pensiun agar tidak terpakai.

Sebaiknya kamu juga memiliki tabungan atau investasi lain yang menyesuaikan dengan tujuannya. Jika berupa tabungan untuk dana darurat, sebaiknya simpan di investasi yang sifatnya lebih likuid atau mudah dicairkan.

Cara Daftar Asuransi di Duitpintar
1. Isi Formulir
Isi profil nasabah yang ingin diasuransikan
2. Bandingkan Polis dan Premi
Bandingkan manfaat polis dan premi dari 50+ perusahaan asuransi
3. Pilih Polis
Pilih polis yang diinginkan
4. Tunggu Konfirmasi
Tim Duitpintar akan segera menghubungi Anda dalam waktu 30 menit
5. Pembayaran
Pilih metode dan selesaikan pembayaran
6. Pengiriman Polis
Polis akan dikirimkan ke tempat Anda

FAQ: Orang Juga Bertanya

Apa Itu DPLK BNI?

DPLK BNI adalah program dana pensiun untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang dihadirkan oleh Bank BNI. Produk DPLK BNI tersedia untuk nasabah individu. Baca penjelasan lebih lanjut tentang apa itu DPLK BNI di artikel ini!

Kapan DPLK Bisa Diambil?

Manfaat pensiun DPLK BNI hanya dapat diambil jika peserta telah mencapai usia pensiunnya, meninggal dunia atau jika peserta meninggal dunia maupun cacat (diambil oleh ahli waris yang ditunjuk).

Apakah DPLK BNI Bisa Dicairkan?

Tentu saja bisa jika kamu sudah mencapai usia pensiun yang dipilih atau ditetapkan oleh perusahaan pemberi kerja.

Bagaimana Cara Mencairkan DPLK BNI?

Cara mencairkan dana pensiun DPLK BNI wajib mengikuti prosedur dan syarat kelengkapan dokumen. Untuk penjelasan bagaimana cara mencairkan DPLK BNI, simak lebih lengkap di artikel ini.

Berapa Lama Pencairan Dana DPLK BNI?

Pencairan DPLK BNI biasanya memakan waktu 14 hari kerja.

Apa Itu Rekening DPLK BNI?

DPLK BNI adalah unit bisnis Bank BNI dengan produk BNI Simponi. Bagi peserta akan mendapatkan hak berupa rekening DPLK BNI di mana manfaat pensiun akan dibayarkan. Selain rekening, peserta juga mendapatkan buku rekening asli.

Berapa Bunga DPLK BNI?

Menurut situs resmi, tingkat bunga DPLK BNI adalah minimal 1 persen dan maksimal 25 persen.

Paket Apa Saja yang Ditawarkan oleh DPLK BNI Saat Ini?

Paket DPLK BNI terdiri dari instrumen investasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Berikut paket investasi DPLK BNI yang ditawarkan:

  • Simponi Likuid (100% Deposito dan/atau Pasar Uang).
  • Simponi Likuid Plus (75% Deposito dan/atau Pasar Uang, 25% Obligasi).
  • Simponi Likuid Syariah (100% Deposito Syariah, Pasar Uang Syariah dan/atau Obligasi Syariah).
  • Simponi Moderat (50% Deposito dan/atau Pasar Uang, 50% Obligasi).
  • Simponi Berimbang (50% Deposito dan/atau Pasar Uang, 50% Reksadana dan/atau Saham).
  • Simponi Berimbang Syariah (50% Deposito Syariah, Pasar Uang Syariah  dan/atau Obligasi Syariah, 50% Reksadana Syariah).
  • Simponi Progresif (50% Obligasi dan 50% Reksadana atau Saham).

Bagaimana Cara Daftar DPLK BNI?

Cara daftar DPLK BNI dapat dilakukan di seluruh kantor cabang Bank BNI dengan Unit DPLK terdekat, dengan membawa:

  • Formulir Aplikasi Pembukaan Rekening yang sudah diisi lengkap.
  • Fotokopi KTP yang sah dan masih berlaku.
  • Setoran awal minimal Rp250 ribu.

Apa Kepanjangan DPLK BNI?

Kepanjangan DPLK BNI adalah Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia.

Apakah Tersedia DPLK BNI Syariah?

Saat ini belum tersedia produk DPLK BNI Syariah, namun kamu bisa memilih jenis instrumen investasi yang mengikuti ketentuan syariah. Misalnya seperti Simponi Likuid Syariah dan Simponi Berimbang Syariah.


Asuransi DPLK BNI, Cek Promo Premi dan Manfaatnya
Dapatkan penawaran terbatas FLASHSALE + Diskon 15% untuk premi mulai Rp2,5 juta/tahun!
+62