Asuransi Kesehatan Promo Page Desktop
Asuransi Mobil Promo Page Desktop
Asuransi All Risk Promo Page Desktop
Asuransi Kesehatan Promo Page Mobile
Asuransi Mobil Promo Page Mobile
Asuransi All Risk Promo Page Mobile

Asuransi Syariah Terbaik 2023 Plus Promo Premi

Dapatkan penawaran terbatas Harga Termurah. Segera daftar sekarang!

Cari Asuransi Semudah 1, 2, 3!

1
2
3
Isi Formulir Untuk Melihat Pilihan Sesuai Profil & Kebutuhanmu
Konsultasi Gratis Melalui Telepon Dengan tim ahli, cukup 5 menit
Temukan Asuransi Terbaik Sesuai Kebutuhan dan Anggaranmu
1
Isi Formulir Untuk Melihat Pilihan Sesuai Profil & Kebutuhanmu
2
Konsultasi Gratis Melalui Telepon Dengan tim ahli, cukup 5 menit
3
Temukan Asuransi Terbaik Sesuai Kebutuhan dan Anggaranmu

Asuransi Syariah Terbaik

Siapa DuitPintar PT Anugrah Atma Adiguna AAA dan Lifepal

Asuransi syariah adalah pilihan terbaik bagi umat muslim yang ingin tetap mendapat proteksi kehidupan tanpa riba, bunga, dan unsur-unsur haram lainnya dalam pengelolaan dana preminya. 

DuitPintar sudah merangkum rekomendasi asuransi syariah terbaik di Indonesia pada daftar di bawah ini. Kamu juga dapat menikmati diskon biaya kontribusi dan klaim praktis. Yuk, simak info lengkapnya! 

Pengertian Asuransi Syariah

Definisi asuransi syariah adalah produk dan jenis asuransi yang dijalankan dengan prinsip sesuai syariat Islam sekaligus mengacu pada fatwa DSN MUI 21/DSN-MUI/X/2001. 

Dalam Fatwa MUI tersebut, dijelaskan bahwa cara kerja asuransi syariah menggunakan prinsip tolong-menolong sesama nasabah tanpa adanya unsur jual-beli atau komersil.

Ini berarti ketika nasabah membayarkan premi atau disebut dana kontribusi akan digunakan untuk beberapa hal seperti:

  • Santunan Asuransi Syariah: Uang pertanggungan atau santunan tunai yang diberikan kepada peserta asuransi atas risiko tertentu.
  • Dana Reasuransi: pengelolaan risiko yang menjamin peserta asuransi, jika terjadi gagal bayar pada perusahaan asuransi.
  • Surplus Underwriting: selisih total dana tabarru + kenaikan aset reasuransi – pembayaran klaim yang nantinya dibagikan rata nilai keuntungan yang tersisa. 
  • Ujrah: upah jasa yang diberikan kepada perusahaan asuransi syariah yang telah mengelola dana peserta.

Selain itu, ketika kumpulan biaya kontribusi atau disebut dana tabarru’ digunakan sebagai modal untuk tolong menolong sesama peserta asuransi maka Islam tidak melarang asuransi syariah tersebut. 

Maka dari itu, asuransi syariah diperbolehkan dalam Islam asalkan dikelola sesuai syariat Islam yang juga telah disepakati dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional

Perbedaan asuransi syariah dan konvensional bisa dilihat dari segi prinsipnya.

Prinsip asuransi syariah adalah tolong menolong atau sharing risk, sementara prinsip asuransi konvensional transfer risk  yang artinya risiko tersebut dibebankan pada perusahaan asuransi seluruhnya.

Supaya kamu lebih mudah untuk mengetahui beda asuransi konvensional dan syariah, simak tabel perbedaan berikut ini:

Pembeda Asuransi Konvensional Asuransi Syariah
Pengelolaan risiko Sistem yang berlaku bersifat transfer of risk. Yanga artinya risiko yang dialami pemegang polis atau tertanggung dibebankan kepada perusahaan asuransi sesuai perjanjian yang berlaku. Prinsip saling tolong menolong dengan pengumpulan dana hibah atau tabarru yang akan digunakan saling menjamin atau  berbagi risiko antara perusahaan asuransi dan peserta.
Pengelolaan dana Sistem pengelolaan dana bersifat tertutup. Yang mana perusahaan asuransi berhak menentukan jumlah premi dan biaya lainnya. Sistem pengelolaan dana bersifat transparan dan penggunaanya untuk tujuan bersama (nasabah pemegang polis)
Kepemilkan dana Premi yang dibayarkan nasabah sepenuhnya milik perusahaan asuransi dan bertindak penuh sebagai pengelola untuk mengalokasikan dana Dana sepenuhnya milik peserta asuransi. Perusahaan hanya bertindak sebagai pihak pengelola.
Sistem perjanjian Menggunakan sistem perjanjian jual-beli Menggunakan akad berdasarkan sistem syariah tanpa mengandung unsur riba
Pembagian keuntungan Keuntungan akan sepenuhnya milik perusahaan asuransi Keuntungan yang didapatkan akan dibagi rata pada semua peserta asuransi.
Pengawas Dilakukan oleh OJK dan pengelolaannya tidak ada kewajiban halal dan haram Dilakukan oleh OJK dan DPS dari MUI. DPS bertindak sebagai pengawas agar investasi dan alokasi dana sesuai syariah Islam (halal)
Kewajiban zakat Ketentuan terkait zakat tidak diwajibkan Peserta asuransi diwajibkan membayar zakat sesuai nilai keuntungan yang diperoleh perusahaan
Klaim dan layanan Nasabah bisa melakukan klaim ganda. Namun tidak semua perusahaan asuransi memberikan manfaat tersebut. Untuk harga premi asuransi keluarga hanya beberapa perusahaan yang memberlakukan diskon premi. Nasabah bisa mendapatkan harga premi lebih murah untuk asuransi keluarga. Karena dinilai kontribusinya lebih besar. Selain itu, bisa memungkinkan klaim ganda dengan asuransi lain. 
Instrumen investasi Berfokus mengutamakan keuntungan sebesar-besarnya dan tidak ada ketentuan harus syariah. Investasi dana harus pada instrumen yang halal. Jadi, tidak boleh mengandung judi, unsur suap, riba, dan segala hal yang dilarang dalam Islam.
Dana hangus Nasabah mengajukan klaim atau tidak akan ada pengembalian dana. Sesuai dengan prinsip syariah bagi risiko dan bagi hasil. Tidak semua produk asuransi menawarkan manfaat pengembalian dana (premi) yang telah dibayarkan.

Keuntungan Beli Asuransi di Duitpintar
5000+ RS Rekanan
Rumah sakit rekanan dalam dan luar negeri
Harga Terbaik
Jaminan premi termurah untuk Anda
Bantuan Klaim Online
Jaminan manfaat asuransi sesuai polis
Konsultasi Gratis
Konsultasi agen untuk bantu memilih polis yang tepat

Produk dan Jenis Asuransi Syariah di Indonesia

Jenis jenis asuransi syariah saat ini sudah sangat beragam, walau umumnya serupa dengan asuransi konvensional. 

Berikut pilihan jenis asuransi syariah terbaik yang bisa jadi pertimbangan:

1. Asuransi Kesehatan Syariah

Produk asuransi kesehatan syariah yang memberikan manfaat pertanggungan berupa biaya perawatan medis ketika tertanggung mengalami sakit, umumnya rawat jalan, rawat inap, pembedahan, konsultasi dokter, dan sebagainya.

Produk asuransi kesehatan syariah sudah pasti dijalankan sesuai dengan prinsip syariat Islam. 

Sementara untuk rekomendasi produk asuransi kesehatan syariah ada Asuransi FWD Syariah, Asuransi Prudential Syariah, Asuransi Sinarmas MSIG Life Syariah, dan sebagainya.

2. Asuransi Jiwa Syariah

Asuransi jiwa syariah adalah jenis asuransi yang memberikan uang pertanggungan pada ahli waris ketika tertanggung meninggal dunia atau mengalami cacat total karena risiko tertentu. Yang mana sistem pengelolaan sesuai syariat Islam. 

Rekomendasi produk asuransi jiwa syariah terbaik di Indonesia ada Asuransi Al Amin, Asuransi Takaful Keluarga, Asuransi JMA Syariah, dan sebagainya.

3. Asuransi Mobil Syariah

Asuransi mobil syariah adalah produk yang memberikan manfaat pertanggungan untuk kendaraan bermotor maupun mobil ketika mengalami risiko tertentu. Risiko yang dimaksud misalnya baret, lecet, penyok, hilang, dan berbagai kerusakan lain yang tidak disengaja.

Produk asuransi mobil sistem pengelolaan dananya juga sesuai dengan syariat Islam. Untuk rekomendasi produknya ada Asuransi Simas Syariah, Asuransi Astra Buana Syariah, Asuransi ACA Syariah, dan masih banyak lagi.

4. Asuransi Unit Link Syariah

Produk asuransi dengan manfaat pertanggungan asuransi jiwa sekaligus investasi. Untuk produk unit link berbasis syariah, alokasi dana investasi akan dibelikan pada instrumen yang tidak melanggar ketentuan syariat Islam. 

Salah satu contoh asuransi syariah unit link adalah BNI Life Sakinah Multipro Link.

5. Asuransi Haji dan Umroh

Produk asuransi syariah yang dikhususkan untuk tertanggung ketika melakukan perjalanan ibadah haji atau umroh. 

Manfaat pertanggungan yang diberikan mulai dari biaya perawatan ketika nasabah mengalami sakit sampai santunan meninggal dunia. 

Asuransi haji juga sudah diatur dalam fatwa MUI nomor 39/DSN-MUI/X/2002.

6. Asuransi Kumpulan Syariah

Asuransi kumpulan syariah adalah jenis asuransi syariah khusus untuk komunitas, asuransi karyawan perusahaan, maupun organisasi. 

Biasanya ada jumlah minimal tertanggung misalnya 10 orang karyawan. Semakin banyak jumlah tertanggung nanti harga premi asuransi syariah kumpulan lebih murah.

Rekomendasi Asuransi Syariah Terbaik di Indonesia

Ada berbagai jenis asuransi syariah yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. 

Berikut rekomendasi perusahaan asuransi syariah yang ada di Indonesia dan bisa jadi bahan pertimbangan untuk beli produknya:

1. Asuransi Syariah Allianz

  • Nama polis: AlliSya Care (manfaat tambahan atau rider).
  • Usia masuk nasabah: 1 bulan – 70 tahun.
  • Asuransi kesehatan dengan pertanggungan biaya rawat inap dan pembedahan dengan klaim cashless dan reimbursement.
  • Pertanggungan biaya rawat jalan memakai sistem reimbursement dan ko-asuransi 20 persen.
  • Pertanggungan biaya melahirkan dengan sistem klaim cashless
  • Pertanggungan perawatan pra dan pasca melahirkan dengan sistem klaim reimbursement.
  • Pertanggungan biaya perawatan gigi dengan sistem reimbursement dan ko-asuransi 20 persen.
  • Santunan harian atau hospital cash plan mulai dari Rp100 ribu hingga Rp1 juta per hari.
  • Santunan meninggal dunia mulai dari Rp2 juta hingga Rp11,5 juta.
  • Tersedia manfaat rawat inap, termasuk pilihan manfaat persalinan, rawat jalan, rawat gigi, hingga santunan harian.
  • Tersedia 8 plan dari harga kamar Rp100 ribu/malam hingga Rp1 juta/malam.

2. Asuransi Syariah Manulife

  • Nama polis: Manulife Berkah Medicare Plus (rider).
  • Usia masuk: 0 hari – 70 tahun dan bisa diperpanjang hingga 80 tahun.
  • Limit tahunan hingga Rp300 juta.
  • Pertanggungan atas biaya kamar rawat inap rumah sakit dan Unit Perawatan Intensif (HCU/ICU/ICCU/PICU).
  • Pertanggungan atas biaya aneka perawatan rumah sakit.
  • Pertanggungan atas biaya pembedahan.
  • Santunan tunai harian untuk penyakit tifus, demam berdarah, dan malaria.
  • Pertanggungan biaya perawatan oleh juru rawat.
  • Pertanggungan biaya ambulans lokal.
  • Pertanggungan biaya perawatan sebelum dan setelah rawat inap.
  • Pertanggungan biaya rawat jalan akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan biaya perawatan kanker.
  • Pertanggungan perawatan cuci darah.

3. Asuransi Syariah Takaful Keluarga

  • Nama polis: Takafulink Salam.
  • Cocok untuk asuransi kesehatan keluarga.
  • Usia masuk: 30-65 tahun dan dapat diperpanjang hingga 80 tahun.
  • Santunan meninggal dunia 100% dan nilai investasi.
  • Santunan kecelakaan diri 100% dan nilai investasi.
  • Santunan cacat tetap total 100% dan nilai investasi.
  • Santunan ketika terdiagnosis salah satu dari 49 penyakit kritis 100% dari uang pertanggungan (UP).
  • Pertanggungan biaya rawat inap, rawat jalan, perawatan gigi, persalinan, ICU, dan pembedahan.

4. Asuransi Chubb Syariah Indonesia

  • Nama polis: Asuransi Perjalanan Umrah dan Haji.
  • Pertanggungan berbagai risiko yang menghambat ibadah umroh dan haji sesuai ketentuan polis.

6. Asuransi Jasindo Syariah

  • Nama polis: Asuransi Mobil Jasindo.
  • Asuransi mobil
    • Pertanggungan terhadap risiko banjir, angin topan, dan angin ribut.
    • Pertanggungan terhadap risiko gempa bumi dan tsunami.
    • Pertanggungan terhadap risiko huru-hara dan kerusuhan.
    • Pertanggungan terhadap risiko terorisme dan sabotase.
    • Tanggung jawab hukum pihak ketiga (Third Party Liability/TPL).
    • Pertanggungan terhadap risiko kecelakaan diri pengemudi dan penumpang.
  • Terdapat pula tambahan manfaat berupa perluasan non standard yang memberikan pertanggungan untuk harta-benda di dalam mobil yang berisiko dicuri.

7. Asuransi Sinarmas MSIG Life Syariah

  • Nama polis: Smile Medical Syariah.
  • Usia masuk: 15 hari – 60 tahun dan dapat diperpanjangan hingga 74 tahun.
  • Pertanggungan biaya kamar rawat inap Rp500 ribu – Rp1,5 juta per hari.
  • Pertanggungan biaya kamar ICU Rp1 juta -Rp3 juta per hari.
  • Pertanggungan biaya aneka perawatan di rumah sakit sesuai tagihan.
  • Pertanggungan biaya pembedahan sesuai tagihan.
  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter sesuai tagihan.
  • Pertanggungan biaya pemeriksaan laboratorium sesuai tagihan.
  • Pertanggungan biaya  konsultasi lanjutan sesuai tagihan.
  • Pertanggungan biaya transportasi ambulans sesuai tagihan.
  • Limit tahunan yang dipilih Rp400 juta – Rp1,4 miliar.

8. Asuransi FWD Life Syariah

  • Nama polis: Bebas Handal.
  • Usia masuk: 30 hari – 55 tahun.
  • Pertanggungan biaya rawat inap dan pembedahan hingga Rp100 juta per tahun.
  • Pertanggungan khusus untuk COVID-19 berupa santunan harian, karantina, dan santunan meninggal dunia.

9. Asuransi JMA Syariah

  • Nama polis: JMA Asyifa.
  • Usia masuk: 6 bulan – 59 tahun.
  • Premi dibayarkan sekaligus di awal tahun.
  • Pertanggungan biaya perawatan kamar, ICU, dokter, pembedahan.
  • Pertanggungan biaya rawat jalan sebelum dan sesudah rawat inap.
  • Pertanggungan biaya perawatan gigi.
  • Santunan meninggal dunia.

10. Asuransi AIA Syariah

  • Nama polis: Provisa Syariah.
  • Usia masuk: 1 bulan – 65 tahun dan polis bisa diperpanjang hingga usia 80 tahun.
  • Santunan meninggal dunia akibat sebab alami.
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan.

Manfaat dan Keuntungan Asuransi Syariah

Prinsip asuransi syariah mengedepankan tolong menolong dan bebas riba. Selain itu, ketika kamu membeli produk asuransi syariah berikut beberapa keuntungan dan manfaat yang akan didapatkan:

1. Bebas Iuran Dasar

Manfaat asuransi syariah adalah bebas iuran dasar. Manfaat ini akan langsung kamu dapatkan ketika mengalami risiko cacat total karena kecelakaan maupun sakit.

2. Keuntungan Akan Dibagi Secara Adil

Sistem asuransi syariah juga memiliki pembagian dana. Pembagian dana ini akan dibagikan secara adil pada semua nasabahnya. Pembagian hasil pada asuransi syariah juga dikenal surplus underwriting.

3. Manfaat Wakaf

Asuransi syariah juga mewajibkan nasabahnya melakukan wakaf. Jadi, ketika kamu membeli produk produk asuransi syariah apapun akan langsung ikut berpartisipasi dalam kebalikan.

4. Manfaat Tidak Akan Berubah Meski Telat Bayar Premi

Keunggulan asuransi syariah lain adalah manfaat tidak akan berubah meskipun telat bayar premi. Manfaat ini tentu saja tidak akan kamu dapatkan ketika membeli produk konvensional.

Dasar Hukum Asuransi Syariah di Indonesia

Landasan hukum asuransi syariah di Indonesia mengacu pada fatwa DSN MUI 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah.

Selain itu, berikut dasar hukum lain yang menjadi pedoman untuk menjalankan asuransi syariah:

Dasar Hukum Asuransi Syariah Menurut Fatwa MUI

MUI mengeluarkan fatwa tentang asuransi syariah yang patut diikuti dan mempertengah kehalalan pada asuransi.

Berikut informasi lengkapnya:

  • Fatwa No 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah.
  • Fatwa No 51/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Mudharabah Musytarakah pada Asuransi Syariah.
  • Fatwa No 52/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Wakalah Bil Ujrah pada Asuransi Syariah dan Reasuransi Syariah.
  • Fatwa No 53/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Tabarru pada Asuransi Syariah.

Dasar Hukum Asuransi Syariah Menurut Al Quran dan Hadits

Tidak hanya Fatwa MUI saja, Al Quran dan hadist juga sudah menjelaskan tentang kehalalan berasuransi. Jadi, ketika kamu membeli produk asuransi syariah tidak perlu khawatir lagi.

Berikut informasi ayat yang menjadi dasar hukumnya:

  • Surat Al Maidah 2: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”
  • Surat An Nisa 9: “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah yang mereka khawatir terhadap mereka.”
  • HR Muslim dari Abu Hurairah: “Barang siapa melepaskan dari seorang muslim suatu kesulitan di dunia, Allah akan melepaskan kesulitan darinya pada hari kiamat.”

Dasar Hukum dari Peraturan Menteri Keuangan

Selain berdasarkan Fatwa MUI, Al Quran, dan hadits yang mempertegas prinsip kehalalan asuransi ada juga Peraturan Menteri Keuangan yang menjadi payung hukum penyelenggaraan Asuransi Syariah Indonesia.

Melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 18/PMK.010/2010 tentang Prinsip Dasar Penyelenggaraan Usaha Asuransi dan Usaha Reasuransi dengan Prinsip Syariah.

Berikut ketegasan dasar hukum dari Pemerintah, dilihat di BAB I, Pasal I nomor 1 hingga 3, yaitu:

  • Pasal 1 Nomor 1: Asuransi berdasarkan prinsip Syariah adalah usaha saling tolong-menolong (ta’awuni) dan melindungi (takaful) di antara para nasabah melalui pembentukan kumpulan dana (tabbaru’) yang dikelola dengan prinsip syariah untuk menghadapi risiko tertentu.
  • Pasal 1 Nomor 2: Perusahaan adalah perusahaan asuransi atau perusahaan reasuransi yang menyelenggarakan seluruh atau sebagian usahanya berdasarkan prinsip syariah.
  • Pasal 1 Nomor 3: Nasabah adalah orang atau badan yang menjadi nasabah program asuransi dengan prinsip Syariah, atau perusahaan asuransi yang menjadi nasabah reasuransi dengan prinsip syariah.

Prinsip-Prinsip Asuransi Syariah

Asuransi syariah selalu mengedepankan prinsip tolong menolong dan tidak boleh mengandung unsur jual beli.

Berikut syarat dan rukun asuransi syariah selengkapnya:

Unsur Tolong Menolong

Dana tabarru’ dari kumpulan premi atau kontribusi peserta akan dipinjamkan ke peserta lain ketika membutuhkan.

Artinya pinjaman adalah sebagian dana klaim yang diperoleh berasal dari sesama peserta asuransi.

Adanya Akad

Dalam asuransi syariah ada akad atau perjanjian yang sudah ditetapkan dan tidak boleh melanggar syariat Islam. Untuk akad asuransi syariah sendiri ada 3 jenis.

Berikut informasi lengkap 3 jenis akad asuransi syariah:

  • Akad Tijarah: Semua bentuk akad yang dilakukan untuk tujuan komersial.
  • Akad Tabarru’: Semua bentuk akad yang dilakukan dengan tujuan kebajikan dan tolong-menolong, bukan semata untuk tujuan komersial.
  • Akad Wakalah bil Ujrah: Memberikan wewenang kepada penyedia asuransi (perusahaan) dalam mengelola dana atau investasi milik nasabah.

Alokasi Dana Investasi Tidak Boleh Melanggar Syariat Islam

Investasi pada produk unit link ataupun investasi yang dilakukan perusahaan, harus sesuai syariat yakni halal, tidak mengandung unsur riba, penipuan, dan sebagainya.

Jadi, perusahaan asuransi tidak bisa melakukan investasi pada semua jenis instrumen.

Tidak Ada Sistem Dana Hangus

Mekanisme kerja asuransi syariah tidak ada sistem dana hangus. Jadi, ketika nasabah mengajukan klaim maupun tidak dalam periode polis, maka tetap berhak menerima pembagian risiko dan keuntungan sebagai manfaat pengembalian premi.

Pengelolaan Dana yang Transparan

Sistem pengelolaan dana asuransi syariah dilakukan secara transparan. Nasabah bisa melakukan pengecekan dana kontribusi, surplus underwriting, pembagian hasil investasi, apakah sudah sesuai syariat Islam atau tidak.

Pembagian Keuntungan dan Hasil Investasi

Hasil dari investasi pada asuransi syariah akan dibagikan secara rata sesuai akad pada nasabahnya.

Hal ini tentu berbeda, pada asuransi syariah karena semua keuntungan dari hasil investasi adalah milik perusahaan sepenuhnya.

Alokasi Surplus Underwriting

Surplus underwriting adalah selisih antara pendapatan dan pengeluaran dana tabarru selama satu periode.

Nanti dana dari selisih tersebut akan dibagikan secara rata pada semua nasabah. Sementara pada asuransi konvensional tidak ada surplus underwriting.

Tips Beli Asuransi Syariah Terbaik Premi Murah

Ada berbagai perusahaan asuransi syariah di Indonesia dengan pilihan produk dan manfaat yang menjawab kebutuhan nasabah. 

Supaya tidak salah pilih saat membeli produknya, simak tips berikut ini:

1. Pilih Polis Asuransi Syariah Sesuai Kebutuhan

Ada berbagai produk asuransi syariah mulai dari asuransi kesehatan, mobil, jiwa, dan sebagainya. Kamu harus menyesuaikan dengan kebutuhan saat ini. 

Jika merupakan tulang punggung keluarga dan sudah memiliki asuransi kesehatan, maka membeli produk asuransi jiwa syariah adalah keputusan tepat. 

Karena dengan asuransi jiwa syariah ahli waris akan mendapatkan uang pertanggungan ketika nasabah meninggal dunia atau mengalami cacat total. 

2. Pastikan Perusahaan yang Kamu Pilih Terdaftar Resmi di OJK

Tidak hanya terkenal kamu juga harus memastikan bahwa perusahaan asuransi syariah tersebut legal secara hukum. 

Pastikan perusahaan sudah mendapatkan izin OJK dan diawasi oleh DPS ketika membeli produk asuransi syariah. 

Selain itu, lihat juga apakah finansial perusahaan tersebut sehat atau tidak. Perusahaan dengan keuangan yang sehat mampu memenuhi ketentuan POJK dengan rasio solvabilitas minimal 120 persen.

3. Bandingkan Dulu Sebelum Membeli Polis

Supaya mendapatkan harga premi termurah dan manfaat pertanggungan terbaik, kamu harus membandingkannya lebih dulu. Minimal bandingkan polis tersebut dengan 3 perusahaan asuransi berbeda. 

Salah satu cara membandingkannya bisa lewat DuitPintar.Duitpintar adalah pialang asuransi yang beroperasi di bawah PT Anugrah Atma Adiguna telah terdaftar dan diawasi oleh OJK sesuai dengan nomor izin KEP-018/KMK.17/1992.

Melalui DuitPintar kamu bisa menikmati kemudahan membandingkan pilihan polis dari perusahaan asuransi terbaik lainnya. 

Selain itu, ada juga diskon dan berbagai promo menarik yang bisa membantu calon nasabah mendapatkan polis asuransi dengan premi terbaik.  

Berikut ini cara daftar hingga langkah-langkah yang bisa diikuti:

  • Isi formulir secara lengkap.
  • Lihat pilihan produk yang kamu butuhkan dari perusahaan asuransi terbaik.
  • Bandingkan pilihan polis yang diinginkan.
  • Pilih polis yang diinginkan.
  • Pihak PT Anugrah Atma Adiguna akan segera menghubungimu.
  • Lakukan konsultasi untuk mendapatkan polis terbaik sesuai kebutuhan.
  • Tentukan polis asuransi perjalanan yang akan dibeli.
  • Lakukan pembayaran.
  • Polis akan segera dikirimkan kepada nasabah
  • Selesai.

Cara Daftar Asuransi di Duitpintar
1. Isi Formulir
Isi profil nasabah yang ingin diasuransikan
2. Bandingkan Polis dan Premi
Bandingkan manfaat polis dan premi dari 50+ perusahaan asuransi
3. Pilih Polis
Pilih polis yang diinginkan
4. Tunggu Konfirmasi
Tim Duitpintar akan segera menghubungi Anda dalam waktu 30 menit
5. Pembayaran
Pilih metode dan selesaikan pembayaran
6. Pengiriman Polis
Polis akan dikirimkan ke tempat Anda

4. Pilih Perusahaan Asuransi dengan Rekanan Luas

Perusahaan asuransi terbaik akan memiliki rekanan bengkel dan rumah sakit yang luas. Untuk itu, kamu bisa cari tahu apakah provider perusahaan dekat dengan tempat tinggal. 

Tujuannya agar memudahkan kamu ketika membutuh perawatan medis maupun perbaikan mobil di bengkel.

Alasan Kenapa Asuransi Syariah Adalah Asuransi Terbaik

Ada beberapa alasan kenapa asuransi syariah adalah asuransi terbaik untuk seluruh solusi kebutuhan perlindungan Anda dan keluarga.

Berikut keuntungan yang jadi alasan kenapa Anda harus memiliki asuransi syariah:

Prinsip Tolong-Menolong

Prinsip tolong-menolong atau risk sharing merupakan sistem yang lebih adil dan meringankan beban para nasabah. Karena nasabah dapat mendonasikan dana tabarru untuk membantu peserta yang mengalami musibah dan sebaliknya.

Kepemilikan Dana

Kepemilikan dana sepenuhnya dimiliki oleh para peserta sedangkan perusahaan hanya bertugas sebagai pengelola dan pengkontribusi dana tersebut.

Bebas Iuran Dasar

Asuransi syariah memberikan kebebasan iuran dasar sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Tak Ada Dana Hangus

Premi yang disetorkan tidak akan hangus karena asuransi syariah menganut konsep risk sharing.

Dana asuransi pun milik peserta sehingga dana juga akan dikembalikan jika tidak ada klaim selama masa asuransi aktif.

Keuntungan Secara Adil

Perusahaan hanya bertindak sebagai pengelola dan tidak mengambil keuntungan dari dana peserta.

Aman dan Terproteksi

Asuransi syariah diawasi oleh OJK dan Dewan Pengawasan Syariah. Selain itu Anda sebagai peserta juga akan mendapatkan proteksi jika Anda telat membayar iuran tanpa mengurangi manfaat asuransi.

Dikelola dengan Syariat Islam

Sistem ini menjadi solusi tepat bagi Anda yang ingin memiliki asuransi. Sebab, asuransi islam dijalankan dengan prinsip dan syariat Islam yang akan memberikan keuntungan atau manfaat yang adil tanpa memberatkan kedua belah pihak.

Istilah dalam Asuransi Syariah

Dalam polis asuransi syariah akan ada beberapa istilah penting yang patut kamu ketahui. Jadi, sebelum memutuskan membeli produk sesuai kebutuhan, simak istilah istilah pada asuransi syariah berikut:

Akad

Perjanjian antara dua belah pihak yang mengatur tentang hak dan kewajiban masing-masing yang bersifat mengikat dan memiliki konsekuensi hukum jika tidak dijalankan atau dilanggar.

Akad dilakukan antara penerima manfaat (peserta) dan perusahaan.

Wakalah bil ujrah

Biaya administrasi pengelolaan dana yang dibebankan kepada peserta oleh pengelola (perusahaan).

Jadi, perusahaan asuransi sebagai pengelola dana tidak berhak mendapatkan bagian dari dana yang diinvestasikan ketika menggunakan akad ini.

Kontribusi

Istilah pada asuransi syariah untuk menggantikan premi nasabah.

Qardh

Pinjaman pengelola (perusahaan) dengan menggunakan dana tabarru’ saat terjadi defisit ketika ingin membayarkan santunan (klaim).

Nantinya, dana qard akan dikembalikan lagi oleh perusahaan asuransi ketika mengalami surplus dalam perhitungan underwriting di lain waktu.

FAQ: Orang Juga Bertanya

Bagaimana Cara Kerja Asuransi Syariah?

Secara singkat, cara kerja asuransi syariah menggunakan asas atau landasan saling tolong menolong dengan prinsip saling menanggung risiko (risk sharing) antara peserta dan premi yang dibayarkan adalah dana hibah (dana tabarru) dari para peserta.

Dana tabarru akan dicairkan jika ada peserta yang mengalami musibah. Pada asuransi syariah, dana asuransi sepenuhnya milik peserta dan perusahaan hanya bertugas sebagai pengelola.

Apa Saja Larangan untuk Asuransi Syariah?

Berdasarkan MUI aturan akad asuransi syariah harus tidak terdapat unsur yang membuat halal menjadi haram seperti gharar (penipuan), maysir (perjudian), riba (bunga), zhulm (penganiayaan), barang haram/maksiat, dan risywah (suap).

Apa Saja Fungsi Asuransi Syariah?

Fungsi dan tujuan asuransi syariah memberikan pertanggungan atas risiko tertentu kepada nasabah.

Pertanggungan yang diberikan tersebut menggunakan dana tabarru’ dari hasil kontribusi sesama peserta. Jadi, prinsipnya nanti adalah saling tolong menolong.


Asuransi Syariah Terbaik 2023 Plus Promo Premi
Dapatkan penawaran terbatas Harga Termurah. Segera daftar sekarang!
+62