Daftar Biaya Vaksin Kucing Sesuai Umur dan Jenis Penyakit

Biaya vaksin kucing beragam tergantung jenis vaksin, penyakit dan tempat vaksin kucing. Vaksin kucing adalah salah satu hal yang tidak boleh ditinggalkan sebagai pemilik kucing untuk menjamin kesehatan kucing.

Pemberian vaksin kucing juga tentunya dibarengi dengan pemberian asupan makanan yang bergizi secara rutin serta menjaga kebersihan tubuhnya.

Mau tahu informasi tentang harga vaksin kucing dan mengapa vaksin kucing penting? Ini dia informasinya!

Biaya vaksin kucing terbaru

Daftar Biaya Vaksin Kucing Sesuai Umur dan Jenis Penyakit

Sudah disebutkan di atas bahwa harga vaksin kucing bisa berbeda-beda tergantung dari jenis vaksin, penyakit, dokter hewan dan klinik hewan yang menanganinya atau tempat vaksin kucing.

Biaya vaksin kucing berumur 8 – 10 minggu dimulai Rp80.000, sedangkan harga vaksin kucing yang berusia 12 – 14 minggu dimulai Rp170.000.

Sebagai informasi dan referensi, berikut daftar biaya vaksin kucing terbaru sesuai umur kucing, jenis vaksin dan penyakitnya!

Umur kucing Jenis vaksin Penyakit Harga vaksin kucing
8 – 10 minggu Tricat Feline panleukopenia, Feline rhinotracheitis, Feline calicivirus Rp80.000 – Rp250.000
Tetracat Feline panleukopenia, Feline rhinotracheitis, Feline calicivirus, Chlamydia Rp180.000 – Rp210.000
12 -14 minggu Tricat Feline panleukopenia, Feline rhinotracheitis, Feline calicivirus Rp170.000 – Rp250.000
Tetracat Feline panleukopenia, Feline rhinotracheitis, Feline calicivirus, Chlamydia Rp180.000 – Rp210.000
6 Bulan

(yang belum pernah diberi vaksin)

Tricat Feline panleukopenia, Feline rhinotracheitis, Feline calicivirus Rp100.000 – Rp250.000
Tetracat Feline panleukopenia, Feline rhinotracheitis, Feline calicivirus, Chlamydia Rp180.000 – Rp210.000

Sebagai informasi, harga vaksin kucing di Puskeswan setiap daerah berbeda-beda tergantung ada kebijakan masing-masing. Biasanya harga vaksin di Puskeswan lebih murah daripada klinik hewan atau rumah sakit hewan.

Kisaran biaya vaksin kucing di Puskeswan adalah sekitar Rp150.000. Harga tersebut bisa lebih murah tergantung pada subsidi yang diberikan pemerintah daerah setempat.

Harga tersebut mungkin saja berlaku pada harga vaksin kucing di Puskeswan Ragunan. Eitss, untuk memastikannya, cobalah menghubungi Puskeswan terdekat dari tempat tinggal kamu.

Virus serta penyakit yang menyerang kucing

Layaknya makhluk hidup lainnya, kucing juga bisa terserang penyakit yang disebabkan oleh virus. Gak mau kan kalau kucing peliharaan kamu terserang penyakit? Tapi, jangan lupa jenis suntik vaksin kucingnya.

Umumnya, vaksin dibagi menjadi dua, yakni vaksin dasar dan vaksin tambahan. Nah, beberapa jenis vaksin kucing dasar harus diberikan untuk hewan peliharaan terhindar dari virus penyakit seperti di bawah ini:

1. Feline Panleukopenia (FPV)

Feline panleukopenia atau feline parvovirus adalah jenis virus menular dengan risiko kematian tinggi terutama pada anak kucing karena membunuh sel darah putih dan terjadinya infeksi.

Kucing dengan gejala penyakit akibat virus akan kekurangan energi dan kehilangan nafsu makan. Dengan gejala tersebut kucing akan sering muntah dan terserang diare.

2. Feline Herpesvirus (FHV-1)

Feline herpesvirus atau feline rhinotracheitis virus menyebabkan gejala infeksi saluran pernapasan atas pada kucing yang diikuti dengan bersin, hidung tersumbat, dan konjungtivitis. Jika gejala semakin parah, virus ini dapat menyebabkan lesi ulserasi dan pneumonia.

3. Feline Calicivirus (FCV)

Feline calicivirus menyebabkan tanda-tanda infeksi pada saluran pernapasan atas, seperti bersin, keluarnya cairan dari hidung, dan lesi ulserasi pada mulut. Lebih parahnya, virus ini bisa menyebabkan peradangan gusi dan gigi kronis, bulu kucing rontok, hepatitis, hingga risiko kematian.

4. Feline Chlamydiosis

Feline chlamydiosis adalah bakteri yang menyebabkan beberapa gejala umum seperti konjungtivitis pada kucing. Virus ini dapat menular dari satu kucing ke kucing lainnya dengan dengan mengganggu sistem saluran pernapasan atas.

5. Rabies

Kucing bukanlah penyebab utama dari rabies, namun peliharaan lain yang terinfeksi penyakit zoonosis ini bisa saja jadi perantaranya.

Virus ini sudah jadi endemik di seluruh dunia, lho. Jadi, vaksin rabies kucing ini direkomendasikan untuk diberikan pada peliharaan di berbagai negara terutama kucing.

6. Feline leukemia virus (FeLV)

FeLV adalah salah satu penyakit yang menimbulkan permasalahan kesehatan terus-menerus pada kucing yang terinfeksi, seperti imunosupresi, anemia, dan limfoma, hingga kematian.

FeLV menyebar melalui pertengkaran, grooming, atau penggunaan tempat makan secara bersamaan dengan kucing sebelumnya terinfeksi.

7. Feline immunodeficiency virus (FIV)

FIV menyerang sistem imun tubuh kucing sehingga mereka mudah terserang penyakit. FIV menyerang kucing yang suka beraktivitas di luar ruangan dan terlibat dalam pertengkaran melalui gigitan.

8. Bordetella bronchiseptica

Bordetella bronchiseptica menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas yang banyak ditemukan pada kucing yang stress dan kucing dalam koloni besar. Virus ini dapat diobati dengan antibiotik dan vaksinasi sebagai pencegahannya.

9. Chlamydophila felis

Chlamydophila felis menyebabkan konjungtivitis pada kucing. Virus ini dapat diobati dengan antibiotik dan vaksinasi sebagai langkah pencegahan.

Tahapan dan jenis vaksin kucing

Daftar Biaya Vaksin Kucing Sesuai Umur dan Jenis Penyakit

Memberikan vaksin pada kucing gak boleh sembarangan karena ada tiga tahapan vaksinasi kucing, yaitu tricat, tetracat, dan rabies. Apa saja tahapan dan fungsi vaksin kucing tersebut?

1. Tahap I Tricat

Diberikan pada saat kucing berusia 8-10 minggu sejak dilahirkan untuk melindungi kucing dari penyakit Feline Panleukopenia, Feline Rhinotracheitis, dan Feline Calicivirus.

2. Tahap II Tetracat

Vaksin tahap dua ini fungsinya sama dengan vaksin tahap sebelumnya namun dengan tambahan perlindungan dari virus Chlamydia. Vaksin tahap dua ini dilakukan saat kucing berusia 12-14 minggu.

3. Tahap III Rabies

Vaksin rabies dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kucing dan menghentikan penularannya pada siapa saja yang melakukan kontak langsung dengan kucing tersebut.

Jika kucing terindikasi rabies, jangan lupa selalu gunakan sarung tangan untuk menghindari air liur dan gigitannya. Vaksin rabies ini diberikan pada saat kucing berusia 20 minggu.

Bisa disimpulkan bahwa vaksin kucing berfungsi melindungi kucing dari penyakit seperti Feline Panleukopenia, Feline Rhinotracheitis, Feline Calicivirus, Chlamydia, dan rabies.

Cara kerja vaksin kucing

Kucing yang divaksin akan berjuang melawan sekumpulan virus atau bakteri yang telah dijinakkan berkata adanya sekumpuan antigen yang dibaca oleh molekular vaksin sebagai kode-kode asing.

Selanjutnya, sistem kekebalan tubuh kucing akan membuat penawar untuk antigen tersebut, yang biasa disebut dengan antibodi atau pasukan pertahanan tambahan pada sistem imunitas sehingga kucing menjadi lebih sehat.

Jika ada kesamaan dengan kode-kode molekular dari benda asing yang masuk dalam tubuh kucing, antibodi akan bereaksi dan membasminya.

Efek samping vaksin kucing

Sama halnya dengan imunisasi yang dilakukan pada manusia, vaksin kucing juga akan mengaktifkan respons imun sehingga apabila virus asli menyerang, ia akan tidak akan sakit parah.

Meskipun begitu, setiap kucing pasti menunjukan respon yang berbeda setelah divaksin. Ada beberapa efek samping yang mungkin akan dialami oleh si kucing setelah disuntik vaksin, yaitu:

  • Reaksi alergi ringan yang ditandai dengan biduran, kemerahan, bengkak di sekitar bibir, leher, mata dan suhu tubuh yang meningkat
  • Reaksi alergi berat yang ditandai dengan kesulitan bernapas, lemah lesu, muntah, gusi pucat, hingga pingsan.

Kamu gak usah khawatir, karena efek samping vaksin kucing tersebut jarang terjadi. Namun, jika kucing kamu mengalami gejala di atas setelah melakukan vaksin terutama gejala reaksi alergi berat, maka segeralah bawa kucing tersebut ke dokter hewan terdekat.

Jadwal pemberian vaksin pada kucing

Umumnya vaksin kucing dilakukan dalam dua tahap sesuai jadwal berikut ini:

  • Anak kucing perlu divaksin ketika berusia 6-8 minggu
  • Tahap kedua yaitu pada usia tiga bulan di mana kucing harus mendapatkan vaksinasi ulang untuk mengoptimalkan sistem imun tubuh. Setelahnya, kucing perlu divaksin ulang secara rutin setiap tahun.
  • Kucing yang lebih tua vaksinasinya dapat dilakukan lebih jarang, yaitu setiap 1-3 tahun sekali.

Jika kamu mengadopsi kucing yang terlantar dan tidak diketahui usianya, konsultasikan dengan dokter hewan untuk mengetahui kebutuhan vaksinnya dengan tepat.

Pemberian vaksin kucing secara berkala akan menjadi booster untuk meningkatkan jumlah antibodi.

Nah, dari informasi di atas, sebagai pemilik, jangan lupa ya untuk melakukan vaksinasi pada kucing kamu. Harga vaksin kucing bisa kamu lihat di atas.

FAQ seputar biaya vaksin kucing

Berapa biaya vaksin kucing?

Harga vaksin kucing berumur 8 – 10 minggu dimulai Rp80.000, sedangkan harga vaksin kucing yang berusia 12 – 14 minggu dimulai Rp170.000.

Apa fungsi vaksin kucing?

Vaksin kucing berfungsi melindungi kucing dari penyakit seperti Feline Panleukopenia, Feline Rhinotracheitis, Feline Calicivirus, Chlamydia, dan rabies.

Kapan sebaiknya vaksin kucing dilakukan?

Anak kucing perlu divaksin ketika berusia 6-8 minggu. Tahap kedua yaitu pada usia tiga bulan di mana kucing harus mendapatkan vaksinasi ulang untuk mengoptimalkan sistem imun tubuh.