Busi Mobil – Fungsi, Harga, dan Ciri-Ciri Harus Diganti

Busi mobil adalah salah satu komponen paling penting dalam sistem kelistrikan suatu mobil. Busi diibaratkan organ jantung pada tubuh manusia. Jika jantung berhenti atau mati, hidup manusia juga ikut berhenti.

Begitu pula busi atau spark plug. Ketika busi mobil mati, mobil tidak akan bisa menyala, apalagi berfungsi normal. 

Itulah mengapa setiap pemilik kendaraan, terutama mobil harus bisa merawat busi mobil dengan baik.

Setidaknya, pengguna mobil tahu fungsi busi, bagaimana tanda atau ciri ketika mengalami kerusakan, dan kapan harus menggantinya.

Fungsi busi mobil

Busi Mobil – Fungsi, Harga, dan Ciri-Ciri Harus Diganti

Seperti dijelaskan sebelumnya, busi mobil memiliki peranan yang amat penting dalam sistem kelistrikan mobil. Namun, selain itu, spark plug juga memiliki fungsi atau peranan lainnya, misalnya:

1. Menghidupkan mesin mobil

Fungsi paling utama busi mobil adalah untuk menghidupkan mesin mobil. Jika spark plug tidak dapat bekerja optimal, mesin mobil akan sulit atau bahkan tidak bisa dinyalakan.

Secara otomatis, ini akan mengganggu mobilitas kamu yang kesehariannya selalu menggunakan mobil untuk beraktivitas.

Oleh karena itu, spark plug memang harus rutin dirawat. Cara paling sederhana untuk merawatnya adalah dengan membersihkan secara berkala.

Jika kondisi spark plug sudah sangat buruk, cara terbaik adalah dengan menggantinya dengan yang baru. 

2. Membentuk percikan listrik

Busi dapat menghasilkan listrik dengan besaran daya tertentu. Listrik ini muncul akibat adanya gesekan antara elektroda dan koil pengapian.

Percikan inilah yang keluar dari busi melalui sebuah celah busi. Ukuran dari celah busi ini akan menentukan besarnya tenaga percikan yang akan digunakan untuk membakar mesin. 

Jika busi tidak bisa lagi mengeluarkan percikan listrik, sudah bisa dipastikan kondisinya sudah rusak. 

3. Membakar mesin

Sebelumnya sudah dijelaskan, spark plug dapat menghasilkan percikan listrik yang kemudian akan membakar mesin.

Prosesnya adalah bensin akan dikompres piston dan kemudian akan disalurkan pada spark plug.

Percikan listrik dari spark plug inilah yang akan membakar bensin untuk kemudian menghasilkan tenaga guna menyalakan dan menggerakkan mobil. 

Jika mobil kamu berjalan tersendat atau tiba-tiba saja mati, bisa dipastikan bahwa spark plug rusak atau kotor. 

4. Menjaga kestabilan mesin mobil

Busi yang memiliki performa baik akan menjaga agar laju mesin mobil juga stabil. Ketika mobil dinyalakan atau dihidupkan, deru mesin akan segera terdengar.

Begitu pun ketika berjalan, laju mobil akan cenderung stabil dan tidak tersendat. 

Cara kerja busi mobil

Busi mobil bekerja untuk menciptakan percikan listrik yang akan digunakan untuk membakar mesin melalui bahan bakar. Nah, bagaimana cara kerja busi ini?

  • Koil pengapian yang ada pada busi menghasilkan listrik bertegangan tinggi dan kemudian mengalir melalui kepala spark plug.
  • Saat proses ini terjadi, akan terjadi perbedaan tegangan listrik pada bagian samping dan tengah elektroda.
  • Pada saat yang sama juga, tidak ada arus yang  mengalir sebab terdapat insulator pada celah yang berasal dari gas campuran antara udara dan bahan bakar. 
  • Tegangan akan terus naik dan mengubah struktur gas hingga terionisasi. Gas kemudian akan berubah menjadi konduktor sehingga arus elektron dapat melewati celah yang ada.
  • Ketika tegangan listrik sudah melebihi 20.000 volt dan elektron terus saja melewati celah, suhu atau temperatur akan terus meningkat hingga 600 derajat celcius.
  • Pada saat inilah, akan muncul percikan bunga api atau percikan listrik yang kemudian akan membakar bahan bakar untuk menjalankan mesin mobil. 

Jenis busi mobil

Busi pada mobil memiliki beberapa jenis yang berbeda, yaitu:

1. Busi mobil standar

Jenis spark plug standar biasanya paling sering direkomendasikan pabrik. Spark plug standar memiliki kelebihan berupa umur penggunaan yang cukup panjang serta mampu menghasilkan stasioner mesin yang stabil. 

Busi standar cocok untuk mobil yang digunakan sehari-hari. Spark plug standar akan bekerja secara optimal ketika digunakan pada jenis putaran mesin yang rendah hingga menengah.

2. Busi mobil platinum

Spark plug dengan bahan platinum biasa disebut juga dengan semi racing. Hal ini karena ujung elektroda spark plug memiliki desain yang lebih lancip apabila dibandingkan dengan busi standar.

Pemakaian spark plug platinum tidak jauh berbeda dengan spark plug standar.

Namun, perbedaan yang paling menonjol adalah pada tenaga yang sedikit lebih responsif pada rpm ke bawah.

3. Busi iridium

Spark plug iridium dikenal juga dengan busi racing dan merupakan tipe spark plug dingin. Busi jenis ini biasanya digunakan pada mobil dengan rpm tinggi.

Spark plug iridium dikenal bisa menghasilkan perubahan kecepatan yang jauh lebih tinggi pada mesin mobil. 

Busi jenis ini juga bisa menghasilkan top speed yang panjang dan mudah untuk didapatkan. Kelemahan spark plug iridium adalah harus digunakan setiap hari.

Stasioner mesin akan mengalami perubahan menjadi kurang stabil.

Komponen dalam busi mobil

Meski bentuk dan ukuran spark plug cukup kecil, ternyata spark plug memiliki susunan komponen yang cukup kompleks, yaitu:

  • Isolator keramik. Komponen ini berada di pucuk spark plug dan terbuat dari bahan keramik. Fungsinya adalah sebagai isolator listrik dan juga menopang mekanik inti elektroda.
  • Terminal, terletak pada bagian pucuk yang terbuat dari besi dan memiliki fungsi sebagai penghubung spark plug dengan sistem pengapian. 
  • Insulator Tip adalah lokasi pembakaran sehingga didesain dari bahan yang tahan dengan suhu tinggi. Komponen ini tahan hingga suhu 650 derajat celcius dan tegangan 60.000 volt.
  • Hex adalah soket yang ditentukan dari ukuran hex guna memasang spark plug pada mobil. 
  • Metal case atau sering juga disebut jaket. Fungsinya adalah untuk mengunci spark plug ke bagian kepala silinder dan juga sebagai konduktor panas.
  • Gasket memiliki fungsi untuk mencegah agar kompresi yang berasal dari ruang pembakaran tidak sampai keluar dari celah spark plug.
  • Ground adalah bagian spark plug yang bersentuhan langsung dengan mobil. 
  • Center electrode disebut juga kepala spark plug yang terbuat dari logam, besi, nikel, dan tembaga. Fungsinya adalah untuk menghantar energi listrik dan terhubung ke terminal.

Harga busi mobil

Harga spark plug mobil tentu akan tergantung pada jenis spark plug yang digunakan. Umumnya harga busi mobil jenis standar adalah sekitar Rp10.000 hingga Rp20.000. Busi ini cocok untuk mobil penggunaan sehari-hari. 

Busi platinum umumnya dibanderol dengan harga antara Rp20.000 hingga Rp50.000. Sementara spark plug iridium biasanya dipatok dengan harga Rp50.000 hingga Rp150.000.

Harga-harga ini tentu saja fleksibel, dan bisa jadi berbeda pada tiap wilayah.

Ciri-ciri busi mobil harus diganti

Busi Mobil – Fungsi, Harga, dan Ciri-Ciri Harus Diganti

Busi mobil yang bagus kondisinya akan membuat nyala mesin menjadi lebih mudah, serta laju mesin yang cenderung lebih stabil.

Ada beberapa tanda atau ciri untuk mengetahui apakah spark plug mobil kamu sudah harus diganti atau belum.

1. Saat mesin idle

Salah satu tanda bahwa spark plug sudah harus diganti dapat diamati ketika mesin dalam kondisi idle. Kondisi ini adalah ketika mesin bekerja tapi mobil tidak bergerak.

Saat mobil dalam kondisi idle, putaran mesin akan terasa kurang halus dan bahkan terasa sangat tidak wajar. Getaran yang tidak normal ketika mobil diam menandakan adanya kerusakan pada spark plug.

Tanda lainnya untuk segera ganti spark plug adalah ketika kamu menginjak tuas gas dan rasanya begitu berat

2. Proses menyalakan mesin kurang cepat

Saat terjadi kerusakan mesin, tanda yang biasanya mudah diamati adalah sulitnya saat menyalakan mesin mobil. Bahkan, dalam kondisi spark plug yang benar-benar rusak, mobil mungkin tidak akan menyala sama sekali. 

Kerusakan spark plug juga bisa mengakibatkan mobil sulit distarter.

Hal ini karena spark plug memang memegang peran paling besar ketika akan menstarter mobil sehingga jika kondisinya rusak maka otomatis mobil akan semakin sulit distarter. 

3. Warna busi menjadi gelap

Jika kamu membongkar spark plug dan menemukan warnanya menggelap, hal ini bisa jadi pertanda bahwa spark plug mobil kamu harus segera diganti.

Warna busi yang menjadi gelap diakibatkan proses pembakaran pada ruangan bahan bakar yang kurang sempurna sehingga dapat menyisakan butiran-butiran halus seperti arang pada bagian elektroda dan ujung insulator. 

Jika kamu menemukan warna spark plug menjadi kemerahan, itu berarti mesin mobil kerap melakukan pemanasan secara berlebih.

4. Suara mesin yang brebet ketika akselerasi

Saat mesin mobil melakukan akselerasi dan terjadi suara atau sensasi brebet, ini juga bisa jadi tanda bahwa spark plug kamu harus segera diganti.

Hal ini terjadi karena saat terjadi akselerasi, RPM akan naik sehingga dapat mempercepat kerja mesin. Hal ini berefek pada spark plug yang harus bekerja lebih cepat pula.

Ketika spark plug dalam kondisi kurang optimal, akan terjadi efek brebet tadi.

Tips memilih busi

Memilih jenis spark plug yang tepat tentu penting guna menjaga kerja optimal mesin mobil kamu.

Selain memilih jenis spark plug yang tepat, ada hal lain juga yang perlu dipertimbangkan ketika akan membeli atau mengganti spark plug yang baru, misalnya:

1. Angka panas busi

Memilih spark plug yang tepat untuk mobil ternyata cukup mudah. Kamu hanya perlu mencocokkan angka panas spark plug dengan spesifikasi mobil.

Hindari memilih spark plug yang terlalu dingin. Sebab hal ini dapat menyebabkan terjadinya endapan karbon (carbon fouling) pada spark plug

Begitu juga sebaliknya, jangan memilih spark plug yang terlalu panas. Sebab hal ini dapat mengakibatkan overheat.

2. Ukuran busi

Saat memilih spark plug yang baru, pastikan bahwa spark plug memiliki panjang ulir, diameter, ukuran, serta panjang insulator yang sesuai dengan kebutuhan mobil.

Pemilihan spark plug yang ukurannya tidak sesuai, entah itu terlalu kecil ataupun besar, akan memberi dampak yang serius terutama menyebabkan kerusakan pada piston dan overheat.

3. Ukuran kunci busi mobil

Kunci busi mobil umumnya memang memiliki ukuran yang berbeda. Namun, secara umum ukuran kunci busi yang paling banyak ditemukan dan digunakan di Indonesia adalah kunci busi ukuran 16 mm dan 20,8 mm.

Kedua ukuran kunci busi ini banyak ditemukan di Indonesia. Sebab mayoritas mobil di Indonesia memang didesain untuk menggunakan busi dengan kedua ukuran tersebut.

Selain dilihat dari beda ukurannya ternyata bentuk kunci busi juga beragam, yaitu kunci busi model pipa, ratchet, dan T.

Kunci spark plug model pipa memiliki bentuk yang menyerupai sebuah pipa dengan salah satu ujung berbentuk heksagon.

Untuk kunci spark plug model ratchet, umumnya dijual satu box set yang mana box set-nya berisi soket busi, kunci pas ring ratchet fleksibel, serta tangkai tambahan atau extension bar.

Pada kunci spark plug model T, sudah pasti bentuknya menyerupai huruf T yang mana salah satu ujungnya merupakan soket untuk mengganti spark plug.

FAQ

Apa tanda busi mobil mati?

Beberapa tanda busi mobil mati meliputi getaran mesin yang tidak normal, proses starter menjadi lebih sulit, mesin brebet dan laju mesin kurang stabil.

Berapa bulan sekali ganti busi mobil?

Pergantian busi biasanya dihitung berdasarkan kilometer. Sebaiknya busi diganti jika sudah berjalan 20.000 km atau pada jenis busi lain bisa mencapai 100.000 km.

Berapa ukuran busi mobil?

Ada dua ukuran busi yang umum ditemukan di Indonesia, yaitu ukuran 16 mm dan 20,8 mm.