Cara Kerja AC Mobil Beserta Fungsi dan Komponennya

Bicara cara kerja AC mobil pastinya tak lepas dari tiap komponennya yang memiliki fungsi berbeda. 

Kebanyakan pemilik mobil mengira cara kerja AC mobil sangat mudah. Cukup menekan tombol langsung kabin mobil pun terasa sejuk. Padahal jika melihat secara langsung, cara kerja AC mobil sangat kompleks. 

Jadi, bagaimana sejatinya AC mobil bekerja? 

Fungsi AC mobil 

Sebelum membahas komponen yang berperan dalam kerja AC mobil, kamu harus tahu dulu fungsi dari pendingin kendaraan ini. 

Air conditioner atau AC mobil merupakan salah satu komponen penting dari interior sebuah mobil. AC mobil berfungsi untuk mendinginkan suhu ruangan atau kabin mobil. Pendingin kendaraan tak hanya berfungsi memberi udara sejuk pada kabin mobil saja, tapi sekaligus sebagai filter udara. 

Karena fungsi utama tersebut yang menjadikan AC mobil salah satu faktor penentu dalam membeli kendaraan. Bisa dibayangkan bila berkendara tanpa ada AC mobil, yang pastinya membuat berkendara jadi tidak nyaman. 

Nah, cara kerja AC mobil ini dipengaruhi oleh beberapa komponen yang bekerja bersamaan. Apa saja komponen tersebut? Berikut penjelasannya. 

Komponen yang mempengaruhi cara kerja AC mobil  

Cara Kerja AC Mobil Beserta Fungsi dan Komponennya

Secara umum komponen dalam AC mobil sama dengan AC ruangan. Hanya saja ukuran AC mobil jauh lebih kecil dibanding dengan pendingin kamar.

Sistem pendingin ac di kendaraan terdiri dari beberapa komponen yaitu: 

Kompresor 

Kompresor merupakan jantungnya AC mobil yang memberikan tekanan pada refrigeran sehingga bisa mengubah bentuk dari gas menjadi cair. Dari sini kompresor mengalirkan freon ke dalam sistem AC mobil. Karena sebagai pusat kerja, maka AC mobil tidak akan berfungsi bila tidak ada penyaluran ini. 

Dalam kompresor sendiri ada dua bagian yang sama pentingnya yaitu saluran hisap dan buang. Keduanya saling terkait untuk memompa udara ke kondensor. Saluran hisap memiliki tekanan yang lebih renda dan terhubung ke bagian evaporator. Sedangkan saluran hisap bertekanan tinggi yang terhubung dengan kondensor. 

Kondensor 

Komponen ini berfungsi mengubah gas freon menjadi bentuk cair. Kondensor bekerja dengan cara melepas aura panas dari freon. Dibantu dengan cooling fan dalam proses pendinginan, sehingga udara dalam kabin mobil pun menjadi sejuk. 

Filter (receiver dryer)

Berfungsi menyaring partikel kotoran di dalam sistem AC mobil dan memberikan udara yang segar dan sejuk. Artinya, filter berfungsi sebagai penyaring debu dan benda kotor. Nah, karena fungsinya inilah maka pemilik mobil harus rutin membersihkan bagian filter atau receivr dryer minimal setahun sekali. Perawatan ini untuk menghindari kerusakan pada AC

Katup ekspansi 

Komponen ini membantu mengubah tekanan yang tinggi dengan mengirim suhu rendah freon cair dari kondensor. Dengan kata lain, katup ekspansi mengubah freon dari cair menjadi bentuk gas dengan melewati proses spraying, sehingga suhu pada freon pun jadi lebih dingin. 

Evaporator 

Freon mengubah kembali gas melalui evaporator sehingga menghasilkan efek dingin. Sebelum dialirkan pada bagian kabin, freon yang sudah diterima oleh evaporator ini akan didinginkan terlebih dahulu. Biasanya evaporator dipasang di bagian penumpang atau di be belakang dashboard. 

Hasil pendinginan di evaporator inilah yang kemudian menghasilkan udara sejuk dalam kabin. Prinsip kerja evaporator sedikit mirip dengan kondensor. 

High pressure hose 

Fungsi utama dari komponen ini adalah sebagai saluran freon cair yang mengalir dengan tekanan tinggi. Selain high pressure hose ada juga low pressure hose yang berfungsi menyalurkan freon yang sudah berbentuk gas. Selain itu, beda keduanya terletak juga pada tekanan yang difungsikan untuk sistem spraying bekerja.

Cooling fan 

Melihat namanya saja sudah pasti komponen ini berhubungan dalam proses pendinginan. Fungsi dari cooling fan adalah mendinginkan bagian kondensor AC mobil yang ada di bagian depan radiator mobil. Saat cooling fan berputar, suhu pada pada freon pun berkurang saat melewati bagian kondensor. 

Blower 

Meski bentuknya mirip dengan cooling fan, tapi secara fungsi dua komponen ini berbeda cukup jauh. Sebab, fungsi utama dari blower ini adalah menghembuskan udara yang melalui bagian evaporator. 

Komponen AC mobil yang satu ini menjadi ventilator dari sebuah sistem ventilasi yang ada di mobil. Melihat dari deskripsi tersebut, tentu Anda sudah dapat mengetahui seberapa pentingnya blower pada AC mobil.

Freon

Freon atau refrigeran merupakan bentuk gas khusus yang memiliki suhu normal dingin. Sebelum proses pendinginan suhu freon sudah mencapai angka 0 derajat celcius. Freon digunakan dalam sistem kerja AC mobil karena kemampuannya menahan radiasi panas yang lebih baik. 

Magnetic Clutch

Magnetic clutch merupakan komponen kelistrikan dalam AC mobil yang mengatur waktu yang tepat bagi kompresor bekerja. Saat kompresor bekerja, maka tekanan pada freon pun menjadi makin tinggi. Nah, saat teknan freon tinggi, magnetic clutch bekerja dengan menghentikannya. 

Thermostat

Tak kalah pentingnya dengan komponen lain, thermostat berfungsi memberi sinyal kondisi temperatur yang ada di dalam kabin ke bagian kompresor secara otomatis. 

Dalam thermostat ada sensor yang berfungsi mendeteksi suhu yang ada di dalam evaporator. Dengan kata lain, thermostat berperan dalam mengatur kerja kompresor AC mobil. 

Pressure Switch

Press switch memiliki sensor cair yang otomatis bekerja berdasar pada tekanan yang diberikan. Fungsi pressure switch adalah menjaga keamanan sistem kerja AC mobil. 

Relay

Fungsi utama dari komponen ini pada cara kerja ac mobil adalah mengalirkan arus listrik yang berasal dari magnetic clutch, blower dan piranti lain. Gunanya agar tidak terjadi kerusakan pada bagian lain. 

Cara kerja sistem ac mobil 

Cara Kerja AC Mobil Beserta Fungsi dan Komponennya

Setelah mengetahui fungsi dari komponen-komponen penggerak tadi, selanjutnya adalah bagaimana cara kerja sistem AC mobil hingga menghasilkan udara dingin. 

Prinsipnya semua ac mobil bekerja dengan sistem yang sama. Misalnya cara kerja AC mobil Avanza kurang lebih sama dengan AC mobil merek lain. 

Bila komponen-komponen di atas dalam kondisi baik, kerjanya pun jadi optimal dalam menghasilkan suhu dingin di kabin mobil. Berikut cara kerja AC mobil : 

  • Kompresor yang bertindak sebagai jantung sistem kerja ac mobil akan memompa freon. Bermula dari saat mesin mobil dinyalakan, kompresor langsung bekerja memompa freon dalam bentuk gas dengan tekanan tinggi hingga suhunya mencapai 100 derajat celcius. Semakin kuat kompresor memompa maka AC mobil pun akan cepat dingin.
  • Kemudian setelah suhu maksimal, freon yang semula berbentuk gas akan berubah menjadi cair menuju kondensor untuk menjalani proses pendinginan hingga suhunya turun menjadi 60 derajat celcius. Proses pendinginan di dalam kompresor ini dibantu dengan cooling fan.
  • Freon yang cair selanjutnya akan disaring dengan filter dryer saat suhunya menghangat. Tujuannya agar udara yang dihasilkan lebih bersih, dingin dan segar. 
  • Proses sistem kerja ac mobil selanjutnya adalah freon masuk ke katup ekspansi. Di sini freon cair akan diubah kembali menjadi gas untuk kemudian dihembuskan dalam bentuk uap dingin di kabin mobil. 
  • Setelah melewati katup ekspansi, freon kemudian masuk ke evaporator untuk kemudian didistribusikan ke kabin dengan bantuan blower. Bila menggunakan blower single maka freon hanya keluar dari satu tempat saja. Sedangkan bila memakai blower double, pendistribusian freon pun dibagi menjadi dua. Dari sini udara sejuk kabin pun mulai terasa. Mesin AC akan terus bekerja selama mesin mobil menyala. 

Rangkaian sistem kelistrikan kerja AC mobil

Bila melihat dari komponen dan cara kerjanya, selain freon dan sirkulasi yang menjadi menu utama ada juga rangkaian elektrik yang memiliki fungsi penting lainnya. 

Sistem kelistrikan AC mobil di sini fungsinya adalah untuk menyalakan sistem AC sekaligus mengontrol suhu ruangan yang sesuai. Beberapa sistem kelistrikan yang ada pada AC mobil adalah : 

Sensor tekanan freon 

Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi tekanan freon pada selang tekanan tinggi.  

Sensor temperature blower 

Sistem ini bertugas mendeteksi suhu udara yang dipompa oleh blower ke dalam kabin. Dengan sensor ini pula kamu dapat mengetahui siklus AC mobil berjalan normal. 

Ambient air temperature sensor 

Berfungsi mendeteksi suhu udara kabin atau sulu di luar mobil. Sensor ini berhubungan dengan akurasi pendinginan udara di dalam kabin. 

Magnetic clutch compressor

Kopling magnet ini berfungsi menyambungkan dan memutuskan putaran dari pulley ke poros kompresor. 

Extra fan 

Fungsi extra fan ini untuk menghembuskan udara dari depan mobil masuk ke grill dan melewati kondensor, agar freon di dalamnya bisa lebih dingin. 

Blower motor 

Berfungsi untuk menghembuskan udara ke dalam mobil atau sederhananya blower motor bertugas sebagai ventilator. Blower motor ada di dalam dashboard mobil. Jadi bila ada kerusakan, mau nggak mau kamu harus membongkar semua bagian dashboardnya.

Amplifier/ HVAC control module

Sistem kelistrikan ini berfungsi sebagai pengatur kinerja kopling kompresor dan extra fan. 

Power supply

Arus listrik ini menggunakan aki yang terdapat di ruang mesin sebagai tenaganya. Sistem kelistrikan ini biasanya digunakan khusus extra fan, magnetic clutch dan blower motor.

Fuse and relay

Rangkaian skema kelistrikan ac mobil lainnya adalah pengaman rangkaian yang berfungsi untuk mencegah adanya overcurrent yang mengalir ke beban. Sementara relay sebagai jembatan arus baterai masuk ke beban. 

Setelah melihat komponen dan cara kerja AC mobil pasti kamu sudah tak berpikiran lagi sederhananya sistem kerjanya. Ada banyak komponen yang menentukan AC mobil bekerja dengan normal. Selama kondisi komponen dan sistem kelistrikannya berjalan baik, maka kerja AC mobil bisa bekerja optimal. 

FAQ cara kerja ac mobil

Bagaimana cara kerja ac mobil? 

  • kompresor memompa freon 
  • freon cair menuju kondensor untuk proses pendinginan 
  • Freon cair disaring filter dryer
  • Freon masuk ke katup ekspansi dan diubah menjadi gas 
  • Freon masuk ke evaporator kemudian didistribusikan dengan bantuan blower 

Apa saja komponen yang ada di ac mobil? 

  1. Kompresor 
  2. Kondensor 
  3. Filter (receiver dryer)
  4. Katup ekspansi 
  5. Evaporator 
  6. High pressure hose 
  7. Cooling fan 
  8. Blower 
  9. Freon
  10. Magnetic clutch 
  11. Thermostat
  12. Pressure Switch
  13. Relay

Apa saja fungsi ac mobil?

Air conditioner atau AC mobil merupakan salah satu komponen penting dari interior sebuah mobil. AC mobil berfungsi untuk mendinginkan suhu ruangan atau kabin mobil. Pendingin kendaraan tak hanya berfungsi memberi udara sejuk pada kabin mobil saja, tapi sekaligus sebagai filter udara.