6 Cara Membuat Mesin Mobil Halus Kembali Seperti Baru

Cara membuat mesin mobil halus salah satunya adalah melakukan perawatan dan inspeksi secara rutin. Selain mendapat performa mesin yang optimal, merawat mesin secara berkala juga dapat mengurangi biaya perbaikan di kemudian hari. 

Keuntungan lainnya adalah, nilai kendaraan tetap stabil dan umur pemakaian juga bisa panjang. 

Hanya saja seringkali merawat kendaraan tak semudah di atas kertas. Kesibukan karena aktivitas yang padat seringkali menjadi alasan bagi pemilik mobil menunda servis kendaraan. Alhasil, mesin mobil jadi kasar atau tidak halus bunyinya. 

Jika kondisi sudah seperti ini, maka biaya yang harus dikeluarkan pun cenderung lebih besar daripada saat perawatan rutin. Lalu, perawatan seperti apa agar mesin mobil bisa terdengar halus? 

Cara membuat mesin mobil jadi halus 

6 Cara Membuat Mesin Mobil Halus Kembali Seperti Baru

Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan supaya tidak terjadi mesin mobil berbunyi atau kasar. 

Periksa keadaan mesin 

Oli menjadi bagian penting dari mesin kendaraan. Karena itu, untuk mendapat suara mesin yang halus kamu harus mengganti oli mesin setiap tiga bulan sekali atau batas maksimal jarak tempuh. 

Tapi jangan waktu tersebut dijadikan patokan. Penggantian oli dilihat juga dari frekuensi pemakaian mobil. Jika sering digunakan di jalanan macet atau berdebu, mau nggak mau kamu harus sering mengganti oli. 

Di samping itu, mobil terlalu diam tanpa dipanasi juga bisa mencemari oli, jadi kamu harus lebih sering lagi mengganti pelumas tersebut. 

Selain frekuensi pemakaian, kamu juga harus selektif dalam memilih oli. Jangan tergiur dengan harga murah. Karena ini salah satu penyebab suara mesin mobil berisik atau berbunyi. Spek oli yang tidak sesuai ternyata juga dapat mempengaruhi mesin mobil jadi berbunyi. 

Saat suara mesin mobil dirasa sudah sangat kasar, disarankan untuk melakukan tune up dengan mengganti semua oli yang ada pada mesin mobil. Seperti penggantian oli mesin, oli transmisi, oli gardan, oli rem dan oli power steering. 

Terpenting saat ingin mengganti oli mobil, perhatikan juga usia kendaraan. Semakin tua, maka maka pilih oli dengan tingkat viskositasnya lebih kental untuk memperhalus getaran mesin saat dinyalakan. 

Cek kondisi transmisi 

Transmisi yang rusak juga bisa jadi penyebab mesin mobil bergetar dan berbunyi. Mobil bisa berjalan ketika transmisi membawa tenaga dari mesin ke roda. Jadi, bila saat berpindah gigi terasa keras, bisa jadi ada kerusakan pada transmisi yang menyebabkan mesin tidak halus. 

Bila hal ini terjadi pada mobil kamu, sebaiknya segera periksa oli transmisi dan ganti dengan yang baru agar perpindahan gigi juga lancar. 

Cek kebersihan AC mobil 

Mesin yang berisik bisa jadi disebabkan oleh kotornya sistem pendingin mobil. Kerusakan pada komponen AC mobil juga mempengaruhi timbulnya getaran atau suara yang berisik. Pastikan komponen AC seperti kompresor dalam kondisi selalu bersih. 

Kenapa kompresor AC bisa kotor? Alat yang berfungsi memompa freon dan menyalurkannya ke seluruh isi AC ini posisinya berada di depan radiator mobil. Posisinya tersebut membuat kompresor AC mudah kotor dan berdebu, sehingga mempengaruhi suara mesin mobil menjadi kasar. 

Cara lain untuk menghasilkan suara mesin mobil halus adalah dengan menguras oli kompresor AC dan kondensor secara rutin misalnya dua kali per tahun. Untuk menguras oli kompresor biaya yang harus dikeluarkan nggak terlalu besar. Sekitar Rp350 ribuan sudah termasuk isi freon. 

Lagipula harga ini jauh lebih murah daripada kamu harus mengeluarkan jutaan rupiah untuk perbaikan komponen AC. Bila kompresor bersih, kinerja mesin pun juga tidak berat. Kamu akan mendapatkan kenyamanan berkendara, sejuk plus mesin yang halus. 

Cek celah katup mesin 

Suara mesin yang berisik sudah pasti membuat kamu tidak nyaman saat membawa mobil. Bila bagian oli dan kompresor nggak ada masalah, kamu bisa periksa bagian lain yaitu celah katup mesin. 

Jalan terbaik yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengatur kondisi celah katup dengan tepat menggunakan kunci ring, kunci stock. Pastikan celah katup aman dalam kondisi tidak terlalu rapat atau terlalu longgar. 

Biasanya yang sering terjadi, suara mesin mobil kasar dikarenakan celah katup mesin terlalu lebar atau longgar. Karena itu kamu harus pastikan celah katup mesin dalam kondisi aman. 

Cek bagian luar mesin 

Selain komponen dalam mesin yang bisa membuat mobil mengeluarkan suara kasar, bagian luar mesin pun perlu juga diperiksa. Biasanya bagian seperti tensioner fan belt, fan belt, pulley, alternator, hingga kipas pendinginan bisa jadi penyebab di luar mesin. 

Karenanya perlu untuk memeriksa lebih lanjut bagian luar mesin. Misalnya seperti melemahnya pompa power steering pun berkontribusi membuat mesin bunyi. Atau bagian lainnya seperti ekstra fan yang melemah, karenanya perlu dicek secara komprehensif baik bagian dalam maupun luar mesin. 

Periksa mounting 

Ada beberapa mounting yang ada pada kendaraan yaitu engine mounting (dudukan mesin), gearbox mounting (dudukan transmisi) atau mounting support (dudukan suspensi). Nah, saat mesin mobil jadi kasar, coba cek beberapa mounting tadi. Sifatnya mounting butuh diganti, meski tidak setiap tahun. Biasanya dudukan ini harus diganti bila mobil sudah berusia di atas 7-10 tahun. Harganya pun agak mahal namun terbilang awet. 

Biasanya penyebab dari rusaknya mounting adalah membawa beban lebih dari kapasitas maksimal. Selain itu juga mobil selalu dibawa dengan kecepatan tinggi dan sering ugal-ugalan berkendara. 

Kenali penyebab suara mesin mobil kasar 

6 Cara Membuat Mesin Mobil Halus Kembali Seperti Baru

Sebelum membahas mengenai cara membuat mesin mobil halus, terlebih dahulu kamu harus mengetahui apa penyebab dari kondisi tersebut. Selain membuat tidak nyaman saat berkendara, mesin yang berisik bila didiamkan dalam waktu lama bisa membuat kerusakan tambah parah. Bahkan ada juga yang mengalami sampai turun mesin. 

Karena itu sangat penting untuk mencari tahu penyebab dari suara mesin mobil berbunyi. Ada beberapa hal yang menyebabkan mesin mobil bunyi, bahkan membuat kap mesin mobil bergetar, berikut penyebabnya : 

1. Oli mobil kurang 

Bila mobil dalam kondisi kekurangan oli, dapat menyebabkan gesekan antara logam dalam mesin sering terjadi. Dan ini penyebab dari munculnya bunyi dari dalam mesin, terlebih mobil berbunyi kasar. 

2. Oli mobil belum diganti 

Oli mobil yang sudah lama belum diganti atau tidak layak untuk menopang kinerja mesin, sudah pasti akan menimbulkan mesin yang berisik. Karena itu penting buat kamu rutin mengecek kondisi oli mobil. Bila dilihat sudah lama oli nggak diganti, sebaiknya langsung ganti dengan yang baru agar suara lebih lembut. 

3. Kompresor AC bermasalah 

Jangan terpatok melihat dari kondisi mesin, periksa lagi lebih teliti semua sistem dalam kendaraan. Bisa jadi sumber bunyi berasal dari kompresor AC yang ngadat karena kekurangan oli kompresor. Bila kondisi sudah seperti ini, lakukan pengecekan kondisi kompresor untuk mencari sumber masalahnya. 

4. Bearing rusak 

Ada kondisi dimana suara berisik mesin mobil berdengung terus menerus dan semakin kencang saat RPM naik. Nah, bila mobil kamu kondisinya seperti ini bisa jadi karena ada kerusakan pada bearing. Cek komponen bearing seperti tensioner, alternator, idler, kompresore, dan water pump.

5. Tali kipas ngadat 

Tali kipas atau sabuk menjadi penghubung antara putaran kipas dari radiator dengan alternator dari kompresor AC. Saat tali kipas kotor, kering atau ukurannya nggak pas, bisa menyebabkan munculnya suara dari mesin. 

Penyebab kap mesin mobil bergetar 

Selain suara mesin yang kasar, keluhan lain yang dikeluhkan adalah kap mesin mobil bergetar. Nah untuk mengetahui bagaimana cara membuatnya jadi tidak bergetar, cari tahu dulu penyebabnya kap mesin mobil bergetar. 

1. Karet penahan kap mesin rusak

Hal ini bisa saja terjadi karena panas dari mesin mobil bisa mengubah bentuk dari karet penahan kap mesin. Umumnya yang terjadi adalah karet penahan kap pecah atau gepeng sehingga fungsinya nggak maksimal. Cara mengatasinya adalah kamu cukup mengganti dengan karet baru. 

2. Setelan mesin bermasalah

Penyebab getaran pada kap mesin bisa jadi disebabkan pengaturan mesin bermasalah. Untuk mengatasinya, sebaiknya kamu membawa mobil langsung ke bengkel untuk mendapat penanganan lebih tepat. 

3. Dudukan mesin 

Komponen ini didesain khusus untuk kuat menopang akselerasi mobil. Saat mobil mengalami kecelakaan atau guncangan keras maka berpengaruh pada ketahanan dudukan mesin yang menurun. Ini yang mungkin mempengaruhi kap mesin mobil bergetar. 

4. Busi bermasalah 

Bukan rahasia lagi kalau busi merupakan komponen sensitif yang sering bermasalah. Satu busi saja mati bisa menyebabkan mesin tidak beroperasi maksimal, akibatnya kap mesin mobil bergetar. Karena itu tak ada salahnya mengganti dengan yang baru, agar mobil bisa berjalan normal. 

5. Piston goyang 

Saat piston bergoyang, maka mobil akan langsung alami penurunan tenaga. Kondisi ini biasa terjadi pada kendaraan yang sering dipacu dalam kecepatan tinggi. Sehingga menjadi aus dan rusak, alhasil mesin pun bergetar. 

6. Shockbreaker

Bila shockbreaker tidak stabil maka bisa memunculkan getaran saat berkendara 

7. Pemasangan velg 

Velg keropos atau pecah juga bisa jadi biang kap mesin mobil bergetar. Biasanya diakibatkan mobil selalu dipacu dalam kecepatan tinggi hingga membuat velg bengkok dan kap mobil bergetar. 

8. Ban bermasalah 

Penyebab lain dari kap mobil bergetar adalah kondisi ban yang nggak sempurna karena terkikis atau memang sudah nggak layak pakai. Selain berpengaruh pada keamanan saat berkendara, kondisi ban juga bisa mempengaruhi kap mesin mobil bergetar.

FAQ cara membuat mesin mobil halus 

Apa penyebab suara mesin mobil kasar? 

  • Oli mobil berkurang 
  • Oli mobil belum diganti 
  • Kompresor AC bermasalah 
  • Bearing rusak 
  • Tali kipas ngadat 

Apa penyebab kap mesin mobil bergetar 

  • Karet penahan kap mesin rusak 
  • Setelan mesin bermasalah 
  • Dudukan mesin 
  • Busi bermasalah 
  • Piston goyang 
  • Shockbreaker 
  • Pemasangan velg 
  • Ban bermasalah 

Bagaimana cara membuat mesin mobil halus? 

  • Periksa keadaan mesin 
  • Cek kondisi transmisi 
  • Cek kebersihan AC mobil
  • Cek celah katup mesin 
  • Cek bagian luar mesin 
  • Periksa mounting