4 Cara Mengatasi Kopling Mobil yang Los, Kenali Juga Penyebabnya

Jangan langsung panik saat tiba-tiba kopling mobil dol. Ada banyak cara mengatasi kopling mobil yang los. Sistem kopling merupakan komponen wajib yang ada pada mobil transmisi manual. 

Pastinya menjadi hal yang nggak enak saat mobil tengah melaju tiba-tiba ada masalah kopling mobil kosong atau los. Tentu saja hal tersebut mengganggu perjalanan karena berpengaruh pada gigi transmisi yang tersangkut.

Saat kondisi seperti ini sebaiknya nggak usah panik untuk langsung memanggil mobil derek. Banyak cara untuk mengatasi kopling mobil yang lolos. Hanya saja pertama yang harus diketahui adalah penyebab dari kopling mobil kosong. 

Penyebab kopling mobil tidak masuk 

Bisa dibilang permasalah kopling umumnya dialami mobil bertransmisi manual. Meski tidak menutup kemungkinan transmisi otomatis juga punya masalah itu, tapi mayoritas penyakit ini dialami mobil transmisi manual. 

Umumnya gejala yang timbul dan dapat dirasakan pengendara adalah kopling mobil los atau ngempos, pindah gigi atau kopling mobil tidak masuk, bahkan ada juga yang muncul bunyi keras saat gigi dipindahkan. Saat kamu mengalami gejala tersebut, sudah dipastikan kinerja kopling nggak normal karena beberapa penyebab. 

Sebab paling sering ditemui adalah kebocoran atau aus pada komponen seperti release dan master cylinder clutch. Kondisi ini terjadi karena minyak kopling mobil yang kurang, sehingga mengakibatkan gigi nggak masuk seperti seharusnya. Lebih parahnya lagi kopling los dan mobil pun mogok. 

Nah, pada kasus kopling mobil los penyebab paling mungkin adalah adanya kerusakan pada master kopling kendaraan. Kerusakan ini bisa terjadi karena minyak kopling di tabung sudah habis. Kemungkinan beberapa penyebab lainnya, adalah : 

1. Freeplay pada kopling terlalu besar

Beberapa kasus ini umum ditemui pada mobil transmisi manual, dimana saat mesin mati persneling bisa dipindah dan masuk posisi gigi 1,2,3 dan seterusnya. Terbalik kondisinya saat mesin hidup, perpindahan transmisi malah keras. Hal ini biasanya disebabkan karena free play pedal kopling terlalu besar, dan perlu disetel ulang dengan mengatur baut adjuster untuk memperkecil gerak bebasnya tadi. 

2. Kanvas kopling tipis

Kampas kopling yang tipis pastinya berimbas pada tenaga yang diteruskan tidak maksimal. Gejala yang bisa dilihat adalah kendaraan baru bisa jalan saat pedal gas diinjak secara dalam. Kalau karena kampas kopling yang tipis, sebanyak segera ganti dengan yang baru. 

3. Kebocoran di komponen master kopling 

Kebocoran ini bisa menyebut transmisi roda berputar untuk mengganti jadi lebih sulit. Jika dibiarkan terus menerus, akibatnya bisa membuat kopling susah masuk atau sulit berpindah. 

4. Setelan pedal nggak pas 

Saat kondisi pedal nggak nyaman, maka pijakan kaki jadi sulit dikontrol Karena pijakan nggak pas, kamu akan sulit memasukkan gigi. 

5. Shift fork aus 

Masalah pada shift fork aus bisa menyebabkan kesulitan memindah gigi, karena nggak mampu menyambungkan pergeseran gigi yang akan terjadi. Khususnya pada bagian yang bernama shift fork dan hub sleeve. 

Cara mengatasi kopling mobil los tiba-tiba 

4 Cara Mengatasi Kopling Mobil yang Los, Kenali Juga Penyebabnya

Meski bingung harus bagaimana, tetap usahakan tenang saat kamu alami kopling mobil kosong. Karena ada cara sederhana atasi kopling mobil los tanpa harus membawanya ke bengkel. 

1. Pindahkan mobil ke tempat yang aman 

Saat kopling mobil los di tengah perjalanan, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah tepikan mobil ke pinggir jalan untuk hindari kemacetan. Setelah itu, netralkan transmisi dan matikan mesin mobil. 

2. Periksa wadah minyak rem 

Periksa lagi penyebabnya, jika ternyata disebabkan minyak kopling yang habis langsung periksa wadahnya. 

Buka kap mesin mobil, dan lihat ke wadah tabung seukuran tiga jari tepat depan kemudi. Buka tutupnya dan isi dengan minyak kopling atau minyak rem sebagai alternatifnya. 

Hanya saja, perlu diketahui, ada jenis minyak rem yang nggak dianjurkan dipakai saat kondisi darurat seperti kopling mobil dol. 

Jika mobil kamu jenis kendaraan Eropa, jangan memakai minyak rem dengan kode DOT3. Tapi bila kondisi darurat seperti di tengah jalan, boleh dipakai. Dengan catatan, kamu langsung membawanya ke bengkel dan segera menguras tabung yang diisi minyak rem DOT3 tadi, dan ganti dengan minyak kopling. 

3. Mengganti komponen yang rusak 

Biarkan beberapa saat sebelum kamu melanjutkan perjalanan. Hidupkan mesin sekaligus mengecek fungsi kopling. Namun, jika ternyata bukan karena kehabisan minyak kopling, cek beberapa komponen yang dicurigai menyebabkan kopling mobil kosong seperti release atau master cylinder clutch. Cek lagi dengan merasakan perbedaan jarak injak pedal kopling atau mengocoknya agar minyak mengalir di salurannya. 

Tentu saja ini bukan solusi utama dan permanen. Agar nggak terjadi lagi hal seperti ini, kamu harus mengecek kondisi mobil secara keseluruhan ke bengkel langganan. 

Nah, apabila ada kebocoran komponen, mau nggak mau kamu harus bengkel mobil terdekat. Karena kedua komponen tersebut harus diganti. Untuk biaya penggantian release dan master, relatif bervariasi. Biasanya menghabiskan biaya sekitar Rp300 ribu-Rp500 ribu, termasuk jasa pemasangan. 

4. Cek kopling mobil secara rutin 

Jangan malas untuk memeriksa secara berkala, terlebih jika isi tabung minyak kopling berada di ruang mesin. Selain kondisi kopling, cek juga komponen-komponen yang terkoneksi lainnya. 

Mengecek kondisi kopling mobil secara rutin sangat penting dilakukan terutama bila mobilitas kamu tinggi dan sering melakukan perjalanan jarak jauh dengan medan sulit. 

Tips menjaga kopling mobil tetap awet 

4 Cara Mengatasi Kopling Mobil yang Los, Kenali Juga Penyebabnya

Sistem kopling pada mobil transmisi manual memiliki peranan yang sangat penting. Fungsi kopling mobil transmisi manual berperan mengurangi putaran mesin sehingga mencegah mesin mati saat perpindahan gigi. 

Dalam kondisi darurat pun fungsi kopling bisa berubah menjadi engine brake yang berguna untuk memperlambat laju mobil. Biasanya kondisi darurat ini harus dilakukan saat pengereman biasa tidak berfungsi menghentikan laju kendaraan. 

Agar kualitas dan fungsi kopling tetap optimal, ada beberapa cara menggunakan kopling agar tetap awet dan berumur panjang. Berikut rangkuman tips menjaga kopling mobil tetap awet. 

Jangan jadikan kopling sebagai sandaran kaki 

Sebagian besar pengendara tidak mengetahui risiko yang terjadi bila menyandarkan kaki pada kopling mobil. Bila aktivitas ini dilakukan terus menerus, bila membuat tekanan pada plat kompresi yang mengakibatkan kopling aus sebelum waktunya. 

Pedal kopling harus digunakan sesuai fungsinya, baik diinjak secara penuh atau dilepas sama sekali. Ini cara paling mudah menghindari kopling cepat aus atau rusak. 

Hindari mengerem dan menginjak kopling secara bersamaan 

Menginjak kopling dan rem secara bersamaan untuk memperlambat laju kendaraan malah bisa merusak kopling. Sebab dengan melakukan kebiasaan itu, tenaga untuk mengerem pun ikut membebani kinerja mesin. Saat kamu ingin mengurangi laju mobil, bisa dengan menggunakan kopling untuk memindahkan tuas persneling ke gigi tertentu. 

Jangan injak 1/2 kopling saat menanjak 

Gaya mengemudi setengah kopling saat tanjakan ternyata banyak dilakukan pengendara mobil. Padahal kebiasaan tersebut bisa membuat plat kopling cepat aus dan menipis, karena mesin terus bekerja. Agar plat kopling tak cepat aus, atur ritme gas dan kopling atau gunakan rem tangan. 

Lepas kopling secara perlahan 

Hindari untuk menghentak atau melepas kopling secara mendadak karena bisa menimbulkan gesekan yang keras dan berbahaya untuk dilakukan. Sebaiknya lepas kopling secara perlahan setelah memindahkan tuas persneling untuk menjaga keawetan kopling. 

FAQ cara mengatasi kopling mobil los 

Apa penyebab kopling mobil tidak masuk? 

  • Freeplay pada kopling mobil terlalu besar 
  • Kanvas kopling tipis
  • Kebocoran di komponen master kopling 
  • Setelan pedal nggak pas 
  • Shift fork aus 

Bagaimana cara mengatasi kopling mobil los? 

  • Pindahkan mobil ke tempat aman 
  • Periksa wadah minyak rem 
  • Mengganti komponen yang rusak 
  • Cek kopling mobil secara teratur