Panduan Lengkap Cara Mengendarai Mobil Matic yang Benar

Cara mengendarai mobil matic tentu berbeda saat menyetir mobil. Transmisi otomatis yang ada di mobil matic mengharuskan pengemudinya memahami tuas dalam berbagai posisi.

Tidak hanya digunakan saat berkendara di perkotaan saja, saat berlibur ke luar kota dengan rute yang menanjak dan menurun, keahlian berkendara memakai mobil matic sangat diperlukan. Ada cara tersendiri ketika harus melaju di jalanan menanjak dan menurun.

Tenang saja, bagi kamu yang baru mau belajar menyetir mobil matic, artikel ini akan memandu kamu bagaimana cara melakukannya.

Cara menyetir mobil matic bagi pemula

Panduan Lengkap Cara Mengendarai Mobil Matic yang Benar

Jika kamu baru pertama kali untuk menyetir mobil matic atau mobil dengan transmisi otomatis, maka ada baiknya ketahui cara mengendarai agar setidaknya mengerti bagaimana harus memulai dan apa saja yang harus dilakukan.

1. Pastikan tuas dalam posisi P

Cara mengemudi mobil matic bagi pemula adalah dengan memastikan tuas ada di posisi yang benar yaitu harus ada di posisi P, atau bisa juga posisi N.

Pastikan tuas tidak di posisi R atau reverse yang berarti mundur. Sebagai catatan, mobil matic hanya akan bisa dihidupkan jika tuas ada di posisi N atau P.

Oh iya, tuas transmisi pada mobil matic terdapat kombinasi huruf dan angka yang harus dipahami, yaitu P-R-N-D-M (+/-) atau P-R-N-D-2-L yang berarti:

  • P (park): Untuk parkir
  • R (rear): Untuk mundur
  • N (neutral): Posisi netral/tanpa gigi yang digunakan saat berhenti sementara selama 10 sampai 20 detik saat jalanan macet atau lampu merah.
  • D (drive): Untuk melaju ke depan dengan kecepatan sedang atau untuk turunan
  • 2 atau D-2: Untuk kecepatan tinggi atau tanjakan
  • L: Untuk melaju pada tanjakan yang curam atau daerah menanjak

2. Jangan langsung nyalakan mesin

Saat memasukan kunci pada lubangnya, sebaiknya jangan langsung menghidupkan mesin. Pastikan kamu menunggu sampai jarum berputar dan indikator aktif atau menyala.

Pada beberapa jenis mobil matic biasanya akan besuara jika mobil telah menyala dan kelistrikan sudah hidup. Jika semua indikator tersebut sudah aktif, maka kamu sudah bisa menyalakan mesin mobil.

3. Injak pedal rem saat starter

Beberapa mobil matic tertentu mesin mobilnya tidak akan hidup jika kamu tidak menginjak serta menekan pedal bagian rem. Jadi, sebaiknya ketika kamu menstarter mobil langsung saja menginjak rem.

Perlu diperhatikan, pada beberapa mobil matic, kamu tidak perlu melakukannya. Jadi pastikan Sahabat mengetahui jenis kendaraan Sahabat.

4. Tekan pedal rem saat memindahkan tuas

Saat mesin sudah hidup, langkah selanjutnya adalah memindahkan tuas yang semula berada pada posisi P atau N, dipindahkan ke posisi tuas R atau D.

Namun, saat kamu memindahkan tuas pada persneling, lebih baik dibarengi dengan menekan pedal bagian rem untuk mencegah terjadinya risiko kerusakan mesin mobil.

5. Pahami fungsi dan pengaturan tuas transmisi

Tuas transmisi adalah komponen yang sangat penting pada mobil. Umumnya mobil matic sendiri memiliki beberapa pengaturan transmisi seperti P, D, R, N, M.

Pastikan kamu memahami setiap fungsi transmisi tersebut sehingga ketika mengendarai mobil matic akan jauh lebih aman. Alhasil, kesalahan ketika memindahkan gigi pada transmisi ini bisa dihindari.

6. Gunakan mode berkendara

Saat ini banyak mobil matic yang sudah dilengkapi dengan riding mode atau mode berkendara. Kamu bisa memilih mode yang sesuai, salah satunya adalah mode ekonomis.

Mode tersebut bisa kamu gunakan jika ingin berkendara dengan lebih santai. Selain itu, kamu bisa menggunakan mode sport jika ingin berkendara dengan kecepatan tinggi. Mode sport akan membuat performa mesin menjadi lebih maksimal.

7. Operasikan transmisi manual

Oh iya, mobil matic juga dilengkapi dengan mode manual, lho. Cara operasional mobil matic juga mudah di mana kamu tidak perlu melakukan perpindahan gigi serta menginjak kopling.

Cara mengoperasikan transmisi manual ini adalah dengan memindahkan posisi tuas transmisi pada mode manual atau M. Jika ingin berpindah gigi, kamu hanya perlu menggeser tuas (+) untuk menambah gigi, atau menggeser tuas (-) untuk mengurangi gigi.

Jangan lupa untuk menekan pedal rem saat menggunakan mode tersebut.

Cara oper gigi mobil matic

Panduan Lengkap Cara Mengendarai Mobil Matic yang Benar

Tak lengkap rasanya jika tidak membahas cara pindah gigi pada mobil matic mengingat jika mengetahui caranya, mobil matic bisa terhindar dari kerusakan gearbox.

Jangan sampai gearbox mobil matic kamu rusak karena biaya servisnya mahal lho kalau dibandingkan dengan service mobil manual.

Berikut ini adalah tips untuk mengetahui cara pindah gigi mobil matic atau oper gigi yang benar dan aman saat mobil sedang jalan.

1. Jangan lupa pindah ke posisi N saat berhenti di lampu merah atau jalanan macet

Jangan biarkan posisi transmisi berada di posisi D saat mobil kamu berhenti di lampu merah atau jalan macet.

Inilah kebiasaan buruk para pengemudi mobil matic yang malas untuk memindahkan posisi tuas transmisi ketika berhenti di kemacetan atau lampu merah.

Posisi tuas transmisi yang masih dalam posisi D sambil menunggu lampu kembali hijau agar mobil terdiam dengan pengemudi terus menginjak pedal rem sebenarnya salah.

Jika mobil dalam keadaan berhenti untuk beberapa waktu sekalipun singkat, usahakan tuas transmisi digeser ke posisi Netral. Membiarkan transmisi ada di posisi D akan memperpendek usia gearbox mobil matic mobil.

Rem terus diinjak demi menahan laju mobil ketika berhenti di lampu merah atau kemacetan akan membuat masalah pada mobil di mana kampas rem menjadi mudah terkikis.

Jadi sebaiknya tuas transmisi di geser ke posisi N dan rem tetap diinjak. Sehingga beban kerja rem tidak terlalu berat. Apabila kondisi jalan menanjak atau turunan, Anda boleh mengaktifkan pula Parking Brake (hand brake). Ini untuk memastikan mobil tidak merosot dan menabrak kendaraan lain di depan atau di belakang.

2. Pastikan mobil berhenti dulu sebelum mundur

Perlu diingat, jangan langsung geser transmisi ke posisi R jika ingin mundur. Cara pindah gigi mobil matic saat jalan yang aman juga wajib memperhatikan kondisi mobil yang digunakan.

Saat mobil sedang melaju, sebaiknya jangan langsung ganti posisi gigi. Pastikan mobil benar-benar berhenti dahulu sebelum menggeser tuas transmisi.

Misalnya, saat mobil sedang melaju, meskipun pelan, jangan tiba-tiba menggeser tuas transmisi ke posisi R. hal tersebut akan memperpendek komponen pada gearbox.

Sebaiknya pastikan mobil benar-benar berhenti dengan menginjak pedal rem dan tetap melihat kondisi di sekitar mobil. Setelahnya kamu bisa geser tuas transmisi ke posisi R dan mundur.

Begitu pun juga saat mobil akan maju kembali dari posisi mundur, pastikan mobil harus berhenti dulu dengan menginjak rem penuh, lihat kondisi di depan, apabila aman, baru geser transmisi ke posisi D dan bergeraklah maju.

3. Selalu berhati-hati saat di jalan menanjak atau turunan

Sangat dibutuhkan teknik khusus saat kamu mengemudi mobil matic di jalan menanjak atau menurun. Cara pindah gigi mobil matic boleh dilakukan walau mobil masih melaju mengingat dibutuhkan akselerasi yang lebih baik.

Misalnya, dari posisi D boleh digeser ke posisi D-3 atau D-2, atau L (Low) tanpa perlu menginjak rem. Untuk mobil yang sudah dilengkapi fitur triptonic, maka tuas transmisi bisa di geser ke posisi + atau -.

Pada tersebut memungkinkan kamu untuk menempatkan gigi sesuai kebutuhan akselerasi mobil tanpa takut gearbox rusak. Namun, apabila jalan sudah kembali landai, sebaiknya ganti posisi tuas transmisi kembali ke D.

Begitu juga saat kondisi jalan menurun. Kamu bisa geser posisi tuas transmisi ke D-3 atau D-2 untuk mendapatkan teknik engine brake agar mobil tidak meluncur berlebihan.

Posisi tersebut tidak akan menimbulkan kampas rem overheat. Namun, saat jalanan kembali landai, segeralah ganti posisi kembali ke D.

4. Posisikan gigi di P saat parkir

Jangan pernah tinggalkan mobil terparkir dengan posisi transmisi masih di N. Inilah hal yang sangat sering dilakukan pengendara mobil matic.

Misalnya, ketika mobil kamu parkirkan di lahan basement, maka jangan lupa kembalikan tuas transmisi ke posisi “P (Parking)” sebagaimana fungsi tuas ini.

Perlu diketahui, saat mobil terparkir dengan posisi transmisi N dan Parking Brake aktif, maka mobil tidak bergerak lantaran kampas rem menjepit piringan rem tromol. Jadi yang bekerja membuat mobil tidak bergerak adalah sistem Parking Brake.

Sementara pada posisi P, sistem gearbox akan memberikan ganjalan pada gigi-gigi roda yang membuat mobil tidak bergerak. Jadi walaupun tanpa Parking Brake aktif, mobil tetap tidak akan beranjak.

Cara mengemudi mobil matic di tanjakan dan turunan

Di atas sudah dibahas sedikit bagaimana cara mengendarai mobil matic di jalanan menanjak dan menurun. Selanjutnya adalah mengulas lebih detail.

Berkendara di kota besar bagi sebagian orang memang cocok menggunakan mobil matic apalagi kondisi jalan di perkotaan yang padat dan kerap macet.

Namun, saat berkendara ke luar kota, rutenya akan cenderung cenderung memiliki kontur beragam, mengingat lanskap di Indonesia didominasi oleh pegunungan dan dataran tinggi hingga dataran rendah.

Bagi kamu pengguna mobil matic, perlu tahu cara setir mobil matic pada kondisi di atas. Nah, agar lebih percaya diri untuk berkendara di jalan menanjak maupun turunan saat menggunakan mobil matik, berikut beberapa tips yang bisa kamu pelajari.

1. Pindahkan tuas ke posisi rendah

Untuk jalan menanjak yang cukup terjal, biasanya menggunakan transmisi percepatan terendah, yaitu 1/L (low). Pindahkan tuas dari mode D ke L ini di tanjakan curam atau saat terjebak macet dan berjalan pelan di tanjakan.

Saat posisi tersebut, percepatan dapat diatur untuk memaksimalkan torsi yang besar untuk melibas tanjakan. Daya puntir gigi pun akan lebih maksimal dan tidak ada masalah saat melewati tanjakan dengan kemiringan yang ekstrem sekalipun.

Sementara saat menurun, mobil akan menahan kecepatan di gigi terendah sehingga engine brake akan berfungsi menahan laju mobil.

Di jalan menanjak yang landai, biasanya ada pilihan gigi terendah 2/S (second) yang menghasilkan kombinasi antara torsi dan tenaga untuk melewati medan tersebut.

2. Gunakan paddle shift

Pada mobil matic seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Eclipse Cross tersedia opsi paddle shift yang menghadirkan perpindahan percepatan seperti pada transmisi manual tanpa menginjak pedal kopling.

Saat di jalan menanjak, kamu bisa melakukan perpindahan gigi ke gigi paling rendah dengan menekan tuas paddle shift ini agar mobil tidak kehilangan momentum.

Paddle shift akan memudahkan kamu untuk mendapatkan tenaga lebih maksimal dengan melakukan perpindahan percepatan seperti melewati perbukitan dengan kontur jalan naik turun.

3. Manfaatkan fitur over drive

Fitur o/D sudah ada di transmisi otomatis sejak lama untuk membantu mendapat traksi saat harus melewati tanjakan atau mendahului kendaraan lain dengan cepat.

Pada mobil matic Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross, fitur o/D terletak pada sisi samping di tuas transmisi. Kamu cukup menekan tombol o/D ini saat di tanjakan sehingga mobil akan memindahkan ke gigi yang lebih rendah untuk mendapat torsi yang lebih besar.

Harus diingat, fitur ini bisa juga digunakan saat mobil melaju di tanjakan dengan kecepatan stabil atau ketika harus menyalip kendaraan lain. Tapi saat mobil menanjak dari keadaan berhenti, kamu harus tetap menggunakan gigi paling rendah.

Itulah cara mengendarai dan operasional mobil matic yang berguna buat kamu yang baru mau belajar. Cara ini bisa kamu ikuti sebagai referensi agar kemampuan mengemudi makin meningkat. Selamat mencoba.

FAQ seputar cara mengendarai mobil matic

Bagaimana cara mengendarai mobil matic?

Berikut ini cara menyetir mobil matic bagi pemula:

  1. Pastikan tuas dalam posisi P
  2. Jangan langsung nyalakan mesin
  3. Injak pedal rem saat starter
  4. Tekan pedal rem saat memindahkan tuas
  5. Pahami fungsi dan pengaturan tuas transmisi
  6. Gunakan mode berkendara
  7. Operasikan transmisi manual

Apa arti tuas transmisi pada mobil matic?

Pada tuas transmisi pada mobil matic terdapat kombinasi huruf dan angka yang harus dipahami, yaitu P-R-N-D-M (+/-) atau P-R-N-D-2-L yang berarti:

  • P (park): Untuk parkir
  • R (rear): Untuk mundur
  • N (neutral): Posisi netral/tanpa gigi yang digunakan saat berhenti sementara selama 10 sampai 20 detik saat jalanan macet atau lampu merah.
  • D (drive): Untuk melaju ke depan dengan kecepatan sedang atau untuk turunan
  • 2 atau D-2: Untuk kecepatan tinggi atau tanjakan
  • L: Untuk melaju pada tanjakan yang curam atau daerah menanjak

Bagaimana cara oper gigi mobil matic?

Cara oper gigi mobil matic:

  1. Jangan lupa pindah ke posisi N saat berhenti di lampu merah atau jalanan macet
  2. Pastikan mobil berhenti dulu sebelum mundur
  3. Selalu berhati-hati saat di jalan menanjak atau turunan
  4. Posisikan gigi di P saat parkir

Bagaimana cara mengemudi mobil matic di tanjakan dan turunan?

Berikut ini cara mengemudi mobil matic di jalanan menanjak dan menurun:

  1. Pindahkan tuas ke posisi rendah
  2. Gunakan paddle shift
  3. Manfaatkan fitur over drive