Cara Over Kredit Mobil yang Aman Beserta Rumus Perhitungan

Tertarik membeli mobil dengan cara over kredit? Prosedur ini digunakan kalau kamu ingin membeli kendaraan yang ternyata statusnya masih kredit. 

Pemilik mobil dengan status masih kredit yang mau melepas kendaraannya dengan bermacam alasan termasuk tidak sanggup membayar cicilan. Tetapi tak semua cara over kredit mobil aman dilakukan, lho! Alih-alih untung, kalau salah prosedur nantinya malah berurusan dengan hukum.

Tak mau hal ini terjadi? Yuk ikuti panduan over kredit mobil yang aman berikut ini. 

Apa itu over kredit mobil?

Cara Over Kredit Mobil yang Aman Beserta Rumus Perhitungan

Over kredit mobil adalah proses pelimpahan tanggung jawab cicilan kendaraan dari pihak kreditur pertama ke pihak kedua. Pihak penerima over kredit dalam hal ini pembeli bersedia untuk melanjutkan sisa cicilan mobil tersebut.

Keuntungan over kredit bagi si pemilik mobil pertama adalah namanya tidak masuk dalam daftar blacklist BI Checking.

Sebaliknya, penerima tawaran over kredit juga bisa mendapatkan keuntungan yaitu harga mobil jadi murah dan cukup mengganti uang muka pada pihak pertama. Kemudian pemilik baru bisa melanjutkan sisa cicilannya.

Over kredit memiliki peraturan karena terikat oleh perjanjian jaminan fidusia dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia (UU Fidusia).

Pada Pasal 23 ayat (2) UU Fidusia menyatakan bahwa Pemberi Fidusia dilarang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan kepada pihak lain benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia yang tidak merupakan benda persediaan, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia.

Pemilik dilarang mengalihkan objek leasing tanpa sepengetahuan dan persetujuan perusahaan leasing. Ancaman yang akan menjeratnya paling lama 2 tahun penjara dan denda paling banyak Rp50 juta.

Cara take over kredit mobil dari leasing ke bank

Ada beberapa cara over kredit kendaraan yang bisa dilakukan. Cara pertama mengharuskan pihak pertama dan pihak kedua menghubungi bank atau leasing yang melakukan analisis kredit saat pengajuan pinjaman dilakukan.

Saat proses over kredit lewat leasing ini dilakukan, keduanya wajib hadir untuk membawa kendaraan dan juga berkas persyaratannya untuk verifikasi.

Selain itu, kunjungan tersebut dimaksudkan untuk untuk memeriksa berapa nilai angsuran, berapa bulan angsurannya, dan denda keterlambatan jika ada. Biasanya proses over kredit memakan waktu satu kurang lebih dua hari saja.

Syarat dokumen over kredit mobil dari leasing

Berikut ini adalah dokumen yang harus dilengkapi saat over kredit dari leasing:

  • KTP dan Kartu Keluarga
  • Rekening listrik/PBB dan rekening telepon
  • Rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Slip gaji
  • NPWP

Jika ada persetujuan aplikasi pinjaman, pihak kedua akan menandatangani sejumlah berkas penting terkait, seperti:

  • Akad kredit baru atas nama debitur yang baru atau pihak kedua
  • Biaya notaris
  • Biaya asuransi kredit

Cara over kredit mobil lewat notaris

Karena lewat notaris maka kedua belah pihak harus menghubungi notaris untuk menyampaikan semua tujuan melakukan over kredit ini. Beberapa dokumen yang harus disiapkan adalah:

  • Fotokopi perjanjian kredit
  • Fotokopi surat berharga, seperti BPKB mobil terkait barang untuk over kredit
  • Fotokopi bukti pembayaran angsuran
  • Fotokopi/asli slip gaji
  • Buku tabungan asli bukti jumlah rekening tiga bulan terakhir dan referensi rekening pembayaran angsuran.
  • KTP dan kartu keluarga pihak penjual dan pembeli

Cara over kredit mobil lewat transaksi di bawah tangan

Kalau gak mau ribet berurusan dengan bank, leasing, dan notaris, over kredit juga bisa lho dilakukan dengan proses di bawah tangan. 

Caranya cukup sederhana, yaitu cukup menggunakan kwitansi yang kemudian pinjaman yang masih dapat dialihkan kepada debitur yang baru atau si pembeli.

Bagi sebagian orang menganggap langkah lebih praktis karena tidak perlu repot melibatkan biaya analisis kredit, biaya notaris, biaya angsuran, dan lain-lainnya.

Kekurangan over kredit di bawah tangan adalah kekuatan hukum yang lemah. Oleh karena itu, lebih baik kamu menghindari metode semacam ini dengan mencari cara aman beli mobil over kredit lainnya seperti di atas.

Cara menghitung over kredit mobil

Cara Over Kredit Mobil yang Aman Beserta Rumus Perhitungan

Biasanya penentuan harga penjualan mobil yang akan di-over kredit bergantung kesepakatan bersama antara pemilik lama dan calon pemilik baru.

Artinya, tidak ada batas harga tertentu yang bersumber dari pihak leasing terkait. Peran pihak leasing hanya sebatas untuk mengurus pengalihan dokumen administrasi dan tanggung jawab finansial dari si penjual kepada pembeli.

Perhitungan over kredit kendaraan ini gak boleh sembarangan dilakukan. Sebagai pedoman penentuan kisaran harga yang wajar, kamu bisa lihat pada rumus berikut sebagai referensi.

1. Rumus uang pengganti untuk pemilik lama

Uang pengganti yang diterima penjual = Harga mobil – (angsuran + denda)

Keterangan:

  • Harga mobil: Harga mobil bekas tipe/jenis tersebut pada tahun di mana transaksi over kredit berlangsung.
  • Angsuran: Jumlah angsuran yang tersisa. Jumlah angsuran disepakati pemilik lama dengan pihak dealer.
  • Denda: Jumlah yang harus dibayar atas keterlambatan pembayaran oleh pemilik lama.

Sebagai catatan, denda keterlambatan sebaiknya menjadi tanggung jawab penjual untuk mengurusnya mengingat denda tersebut diakibatkan olehnya. Alhasil, pihak pembeli gak perlu repot mengurusnya.

2. Rumus uang pengganti untuk pembeli atau calon pemilik baru

Uang yang dibayar kepada pemilik lama = Uang pengganti untuk penjual + biaya administrasi take over + biaya asuransi

Keterangan:

  • Uang pengganti untuk penjual: Didapatkan dari rumus penghitungan uang pengganti untuk pemilik lama.
  • Biaya administrasi take over: Ditentukan oleh pihak leasing.
  • Biaya asuransi: Ganti rugi pembayaran premi asuransi jika pemilik lama membeli asuransi mobil di luar kelengkapan dari dealer.
  • Uang pengganti untuk penjual dan pembeli bisa bervariasi sesuai kebutuhan. Meski begitu, agar tidak terjadi kesalahpahaman, sebaiknya hal ini didiskusikan secara saksama di antara keduanya dan pihak leasing.

Jika semua keperluan sudah diselesaikan, maka pihak leasing akan segera mengurus proses perpindahan kepemilikan mobil dari pemilik lama ke pemilik baru. Waktu yang dibutuhkan untuk proses ini adalah sekitar dua hari.

Keuntungan dan kerugian over kredit mobil

Sebuah transaksi over kredit bisa memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Namun, terkadang ada juga kerugian-kerugian yang muncul.

Keuntungan over kredit  

  • Pihak pertama mendapat uang tunai dari ganti rugi pengeluaran atas mobil bekas miliknya.
  • Pihak kedua mendapat mobil dengan harga yang relatif lebih murah.
  • Pihak kedua tidak perlu mencicil mobil sejak awal melainkan sisanya saja.
  • Sebagai pembeli, jangan lupa perhatikan kualitas barang yang diperjualbelikan dalam transaksi over kredit. Jangan hanya tergiur oleh harganya murah.

Jadi, cara over kredit merupakan hal yang tepat agar menguntungkan adalah salah satunya pihak kedua harus memastikan kualitas mobil terlebih dahulu. Pihak pejual sebaiknya memoles mobilnya terlebih dahulu sebagai cara cepat over kredit agar bisa langsung laku.

Kerugian over kredit  

Pihak pertama harus menerima risiko ketika ternyata pihak kedua termasuk blacklist bank atau leasing mobil. Orang dengan kasus semacam ini biasanya sering mengalami kredit macet.

Solusinya, pihak pertama sebaiknya tidak melakukan over kredit di bawah tangan karena bisa ikut dipidana kalau menyalahi aturan.

Selalu waspada saat akan melakukan transaksi finansial. Over kredit ini bisa saja menguntungkan, tapi juga merugikan jika tidak disertai kekuatan hukum yang sah.

Cara aman beli mobil over kredit

Karena over kredit melibatkan pengalihan sebuah pembayaran, ada baiknya kesepakatan yang melatarinya pun harus jelas dan resmi. Berikut ini cara aman dan cepat beli kendaraan over kredit.

1. Proses sebaiknya diketahui kreditur

Pastikan setiap transaksi yang dilakukan melibatkan pihak bank atau leasing agar resmi dan terjamin. Selain itu, lembaga keuangan bisa menganalisis calon pembeli mobil dan menolaknya apakah layak atau tidak.

2. Hindari proses over kredit di bawah tangan

Lebih baik menghindari proses over kredit di bawah tangan karena tidak memiliki kekuatan hukum sama sekali. Perbuatan ini juga bisa dianggap melanggar hukum, sebab mobil yang terutang adalah jaminan utang dari bank atau leasing.

Jika terjadi masalah akibat proses over kredit di bawah tangan, maka bank atau leasing bisa menggugat pihak pertama atas ganti rugi.

3. Pastikan penjual tidak bermasalah

Kamu wajib pastikan kalau pemilik mobil tidak punya masalah dalam pembayaran kredit. Jika ditemukan, maka pemilik mobil wajib menyelesaikan kewajibannya terlebih dahulu.

Jika ternyata ada cicilan yang belum dibayar, mintalah pihak pertama untuk melunasinya terlebih dahulu sebelum proses transaksi over kredit kendaraan dilakukan. Hal ini sama juga jika ada denda keterlambatan pembayaran cicilan.

4. Transparansi pembiayaan sebelumnya

Pihak pertama wajib menyediakan informasi pembayaran cicilan sejak bulan pertama, termasuk jumlah DP dan pembiayaan lainnya agar terdapat transparansi yang dapat mendukung kelancaran transaksi.

Lebih baik lagi kalau pihak kedua tahu harga pasaran mobil pada saat itu. Jadi, kerugian finansial bisa dihindari karena harga yang terlalu tinggi.

5. Periksa kelengkapan dokumen dan kondisi mobil

Langkah selanjutnya adalah memeriksa kelengkapan berkas administrasi dan surat-surat lainnya. Biasanya dokumen yang dibutuhkan berbeda di setiap leasing dan bank. Perhatikan satu per satu, jangan sampai ada yang terlewatkan.

Selain itu, lakukan pengecekkan kondisi mobil apakah mesin dan komponen lainnya masih bagus atau tidak. Siapa yang tahu, jika ternyata pemilik mobil sebelumnya tidak peduli atau tidak menjaga mobil dengan baik.

Itulah cara over kredit kendaraan yang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Sangat disarankan untuk melakukannya secara legal untuk menghindari hal-hal yang merugikan.

FAQ seputar cara over kredit mobil

Apa itu over kredit mobil?

Over kredit mobil adalah proses pelimpahan tanggung jawab cicilan kendaraan dari pihak kreditur pertama ke pihak kedua. Pihak penerima over kredit dalam hal ini pembeli bersedia untuk melanjutkan sisa cicilan mobil tersebut.

Bagaimana cara take over kredit dari leasing ke bank?

Cara over kredit mobil dari leasing ke bank mengharuskan pihak pertama dan pihak kedua menghubungi bank atau leasing yang melakukan analisis kredit saat pengajuan pinjaman dilakukan. Kedua pihak wajib hadir untuk membawa kendaraan dan juga berkas persyaratannya untuk verifikasi.

Bagaimana cara menghitung over kredit mobil?

Rumus menghitung over kredit mobil uang pengganti untuk pemilik lama: Uang pengganti yang diterima penjual = Harga mobil – (angsuran + denda)