Cara Tune Up Mobil Sendiri atau Injeksi untuk Menjaga Performa Mesin

Apakah dengan cara tune up mobil dapat mengoptimalkan performa mesin? Tujuan dari dari prosedur ini adalah untuk mengecek apakah kondisi mesin masih prima atau bermasalah. Jadi bila pertanyaan tersebut dilontarkan, sudah pasti tune up mobil dapat memaksimalkan performa mesin. 

Banyak cara tune up mobil yang dapat kamu lakukan. Bila tidak memiliki waktu, bengkel jadi jawabannya. Sedangkan jika kamu punya waktu luang, tak ada salahnya untuk melakukan tune up sendiri di rumah. 

Apalagi di masa pandemi saat ini, dimana aktivitas masyarakat menjadi terbatas. Tune up bisa menjadi solusi terbaik supaya kondisi dan performa mobil dapat selalu terjaga. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan untuk melakukan tune up di rumah? Yuk, simak informasi selengkpanya pada artikel berikut ini.

Apa itu tune up mobil? 

Cara Tune Up Mobil Sendiri atau Injeksi untuk Menjaga Performa Mesin

Berbicara pengertian, tune up mesin berarti menyeting kembali semua komponen dan sistem pada kendaraan hingga seperti baru lagi. Tune up juga perlu dilakukan untuk memeriksa tak ada kerusakan pada komponen mobil, sehingga dapat mencegah kerusakan yang lebih besar. Untuk menghindari kerusakan ini, kamu harus melakukan perawatan secara rutin ke tempat servis resmi atau bengkel terdekat. 

Untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk tune up mobil adalah kamu perlu mengenali tanda-tanda awal bahwa performa mobil kamu sedang tidak optimal. Suara kasar dan berisik atau tarikan gas tidak maksimal saat kendaraanmu dipacu dalam kecepatan yang tinggi, bisa menjadi tanda sudah saatnya kamu melakukan tune up.  

Umumnya, waktu yang paling tepat untuk melakukan tune-up mobil adalah saat mobil sudah mencapai kilometer batas maksimal sekali service, seperti minimal mencapai lima ribu kilometer pasca melakukan perawatan atau service berkala. Saat mobil sudah mencapai lima ribu atau enam ribu kilometer, maka mobil perlu dilakukan tune-up. Selain itu, Anda juga bisa melakukan tune-up setiap 3 bulan sekali atau bisa dilakukan bersamaan ketika melakukan service rutin.

Fungsi tune up mobil

Dengan melakukan tune up, ini artinya kendaraan akan dikembalikan seperti kondisi semula dan kendaraan bisa tetap dalam kondisi baik dan memiliki performa maksimal. Lantas apa saja manfaatnya? Berikut daftar manfaatnya.

1. Performa mesin mobil optimal 

Fungsi utama tune up adalah untuk memaksimalkan performa mesin kendaraan. Pada saat pemakaian jangka panjang, tentu saja akan ada gangguan serta berbagai kerusakan yang diakibatkan pemakaian terus menerus, seperti penurunan performa. Hal ini akan berdampak pada kenyamanan kamu selama berkendara. Jika masalah ini sudah parah, tidak menutup kemungkinan mesin tiba-tiba mati di tengah jalan. Untuk mencegah terjadinya hal ini, pastikan melakukan servis secara berkala. 

2. Mesin lebih awet 

Mesin mobil merupakan salah satu komponen yang paling penting. Jika mesin mengalami kerusakan lantaran tidak pernah dirawat, hal ini akan berpengaruh buruk pada performa dan komponen lainnya. Dengan melakukan tune up, kondisi mesin mobil dapat terpantau.

Sekalipun terjadi kerusakan, kamu akan lebih mudah memperbaikinya. Perawatan secara rutin inilah yang membuat komponen-komponen dalam mesin akan berusia panjang dibandingkan dengan kendaraan yang jarang melakukan tune up. 

3. Meminimalisir risiko kerusakan 

Tune up juga dapat menghindarkan resiko kerusakan komponen-komponen mesin yang lebih parah. Banyak pemilik kendaraan yang tidak menyadari jika komponen-komponen dalam mesin ada yang seharusnya disetel ulang atau diganti. 

Jika hal ini dibiarkan saja malah akan membuat komponen mesin lainnya juga akan mengalami kerusakan. Tentu saja ini akan menghabiskan biaya lebih besar kedepannya kalau kamu tidak segera memperbaikinya.

4. Memperpanjang usia pakai mobil

Tune up adalah solusi untuk memperpanjang usia pakai mobil kamu. Hal ini dikarenakan tune up bisa menjaga performa mobil seperti saat masih baru. 

Meski mobil kamu adalah keluaran tahun lama, namun saat digunakan, tenaganya tetap terjaga secara baik jika rajin mengecek kondisi mesin melalui tune up.

5. Menekan biaya perawatan

Biaya Tune up mobil lebih rendah jika dibandingkan jenis perawatan mobil lainnya. Hal tersebut terjadi karena tune up mobil memeriksa komponen yang rusak secara berkala. 

Jadi, perawatan jenis ini akan menghindarkan kendaraan dari kerusakan secara menyeluruh. Otomatis harga perawatan jadi rendah.

Cara tune up mobil sendiri di rumah

Cara Tune Up Mobil Sendiri atau Injeksi untuk Menjaga Performa Mesin

Perawatan mobil adalah salah satu hal yang harus rutin dilakukan. Gunanya melakukan tune up yaitu agar performanya kembali prima dan terasa seperti mobil baru kembali. Tune up memang biasanya dilakukan di bengkel. Namun, kamu juga bisa melakukannya sendiri di rumah dengan cara yang mudah. Langkah pertama yang harus kamu lakukan jika ingin tune up yaitu harus menyiapkan beberapa peralatan sendiri.

Berikut beberapa cara untuk memulai tune up mobil kamu:

1. Bersihkan filter udara

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan yaitu membersihkan filter udara. kamu bisa memulai dari membersihkan bagian ini karena filter udara merupakan bagian yang lebih mudah dibongkar dibandingkan komponen lainnya. 

Cara membersihkan saringan udara cukup mudah. Kamu hanya perlu mencucinya dengan menggunakan air sabun. 

Kemudian keringkan saringan udara tersebut dengan menggunakan lap, kain, atau semacamnya hingga benar-benar tidak ada air yang tersisa. Setelah seluruh proses selesai, Selesa bisa meletakkannya kembali ke posisi semula.

2. Cek kondisi busi dan kabel busi 

Periksa kebersihan busi, bila kotor maka segera dibersihkan. Atau kalau sudah tak memungkinkan, kamu wajib menggantinya dengan yang baru.

Tak kalah penting saat tune up mobil di rumah adalah mengecek kondisi kabel busi. Bila kondisi kabel sudah jelek maka akan berpengaruh pada nyala api busi.

3. Mengganti oli mesin

Mengganti oli mesin mobil merupakan salah satu bagian dari tune up. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu membuka tutup oli pada mesin, kemudian baut penutup di oil tank dan biarkan oli di mesin keluar secara keseluruhan. Jika sudah, masukkan lagi oli baru, dan jangan lupa mengganti filter olinya.

4. Cek kondisi aki

Kondisi aki mobil juga tak kalah penting untuk dicek. Untuk itu, kamu wajib melakukan memeriksa aki mobil saat melakukan tune up di rumah. Pemeriksaan terhadap aki juga cukup mudah. Jika menggunakan aki basah, perhatikan ketinggian air aki. 

Air aki yang berada di bawah standar membuat reaksi pada aki tidak maksimal. Alhasil, arus listrik yang dibutuhkan mobil tak bisa terpenuhi. Dan apabila kamu menggunakan aki kering, periksa indikator aki, apakah masih baik atau sudah buruk. Jika kondisinya sudah buruk, maka indikator aki harus diganti.

5. Cek kondisi radiator

Ketika melakukan tune up mobil di rumah, radiator juga menjadi satu bagian yang harus dicek. Pastikan bahwa kondisi air pada radiator tidak berkurang. Tabung reservoir juga tak luput dari pengecekan. Pastikan tabung terisi dengan air radiator. 

Selain itu pastikan juga kipas radiator berfungsi normal dan tidak ada kebocoran pada radiator.

6. Setelan idle dan pengapian

Menyetel idle prinsipnya adalah menyetel campuran antara udara dengan bensin pada putaran idling. Penyetelan idle berfungsi untuk menyetel campuran antara bensin dan udara pada kondisi stasioner. 

Jadi, pastikan putaran mesin harus berada pada kondisi stasioner sebelum penyetelan campuran idle dilakukan. 

Jika ternyata putaran stasioner berubah setelah penyetelan, maka perlu dilakukan penyetelan ulang. Proses pengecekannya juga tidak perlu ribet. 

Caranya adalah dengan memutar bagian distributor ketika mesin kendaraan masih menyala hingga kamu mendengar deru mesin yang lebih halus dengan tenaga maksimal.

Alat yang dibutuhkan untuk tune up  

Peralatan yang wajib ada untuk tune up antara lain adalah:

  • Kunci ring
  • Kunci pas
  • Obeng plus dan minus
  • Amplas
  • Tes Kompresi
  • Pengukur celah (Feeler Gauge)
  • Timing light 
  • Kain lap (Bisa kanebo atau lap biasa)

Cara tune up mobil dengan injeksi 

Dalam prosesnya tune up akan melalui beberapa tahapan. Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu memeriksa baterai atau aki. Hal ini perlu dilakukan guna memeriksa penyangganya, hubungan terminal, serta batas air aki. Bila telah mengecek keadaan baterainya, selanjutnya memeriksa saringan udara di dalam engine mobil.

Untuk bisa memeriksa saringan udara, kamu perlu membukanya terlebih dahulu kemudian membersihkannya dengan cara menghembuskan udara bertekanan dari arah sebelah dalam. 

Berikutnya adalah memeriksa tali kipas dari adanya keausan, retak, ataupun ketegangan. Untuk mengecek kelenturannya, bisa dilakukan dengan memberikan tekanan sebesar 10 kilogram di tengah pompa.

Jika kondisi tali kipas telah aman, selanjutnya memeriksa keadaan busi yang berada di dalam engine. Periksa elektroda tengah yang terdapat di setiap busi untuk hindari pengikisan, pecah, atau porselen pada busi rusak. 

Kemudian yang terakhir yaitu memeriksa kabel tegangan tinggi dengan cara melepaskannya dari tutup distributor dikala melepas kabel busi.

Perbedaan servis dengan tune up mobil 

Banyak orang yang menganggap bahwa tune up tak jauh berbeda dengan servis biasa padahal keduanya berbeda. Servis berkala adalah kegiatan servis yang dilakukan untuk kendaraan baik mobil atau motor dengan jadwal tertentu. Penjadwalan servis dilakukan dalam waktu yang tidak tergolong lama dan harus sesuai dengan buku panduan kendaraan. Servis biasa hanya dilakukan sebatas pengecekan pada bagian filter udara, sistem injeksi, rem, dan fluida, tanpa pengecekan bagian mesin.

Sementara tune up merupakan salah satu langkah untuk melakukan penyetelan ulang pada komponen kendaraan. Untuk istilah dari kata tersebut asalnya adalah tune dan up yang mempunyai makna mengatur kembali. Jadi kendaraan perlu dilakukan penyetingan ulang pada saat sudah dipakai dalam jangka yang panjang. Tune-up mobil lebih detail, mulai dari bagian mesin hingga sistem katup. 

FAQ cara tune up mobil 

Bagaimana cara tune up mobil? 

  • Bersihkan filter udara 
  • Cek kondisi busi dan kabel busi 
  • Mengganti oli mesin 
  • Cek kondisi aki 
  • Cek kondisi radiator 
  • Setelan idle dan pengapian 

Kapan sebaiknya mobil dilakukan tune up?

Saat mobil sudah mencapai lima ribu atau enam ribu kilometer, maka mobil perlu dilakukan tune-up. Selain itu, kamu juga bisa melakukan tune-up setiap 3 bulan sekali atau bisa dilakukan bersamaan ketika melakukan service rutin.

Apa fungsi tune up? 

  • Menjaga performa mesin mobil agar tetap optimal 
  • Mesin lebih awet 
  • Meminimalisir risiko kerusakan 
  • Memperpanjang usia pakai mobil 
  • Menekan biaya perawatan