Cek Mobil Bekas – Cara, Biaya Jasa Inspeksi, dan Tips Beli Mobil

Membeli mobil bekas kerap menjadi pilihan bagi banyak orang yang sedang mencari kendaraan pribadi. Sebab harganya jauh lebih murah ketimbang mobil keluaran terbaru. Ulasan kali ini akan membantumu untuk cek mobil bekas agar tidak salah pilih.

Ada banyak hal yang harus kamu periksa terlebih dahulu untuk memastikan mobil bekas yang kamu inginkan masih dalam kondisi baik dan aman dikendarai.

Tips membeli mobil bekas

Cek Mobil Bekas – Cara, Biaya Jasa Inspeksi, dan Tips Beli Mobil

Saat membeli mobil bekas atau mobil second, kamu perlu ekstra hati-hati dan waspada. Jangan mudah percaya dan asal beli tanpa dicermati terlebih dahulu!

Berikut adalah beberapa tips dalam membeli mobil bekas.

1. Tentukan bujet

Hal pertama yang sangat penting adalah menentukan bujet untuk membeli mobilnya.

Misalnya, kamu menginginkan mobil dengan kisaran harga sekitar Rp150 juta, kamu bisa mulai mencari tipe dan usia mobil yang harganya Rp150 juta ke bawah.

Hal ini akan memudahkanmu dalam mencari mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, serta masih masuk ke dalam anggaran yang kamu siapkan.

2. Jangan cepat tergiur dengan harga miring!

Jika kamu melihat mobil bekas yang dijual dengan harga sangat murah, jangan langsung tergoda untuk membelinya sebelum melakukan pengecekan fisik terlebih dahulu!

Bisa jadi mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan atau terendam banjir sehingga banyak komponen mobil yang rusak atau dalam kondisi yang tak lagi prima. Karena itu, mobil dijual dengan harga miring.

3. Periksa riwayat servis mobil

Tips selanjutnya adalah memeriksa riwayat servis mobil. Hal ini bisa dilihat dari buku servis atau tag bengkel yang biasanya dipasang di tuas wiper di samping setir.

Dari keterangan perawatan bengkel, kamu bisa mengetahui seberapa rutin pemilik kendaraan melakukan perawatan berkala sekaligus bisa mengetahui parah tidaknya kondisi mobil. 

4. Minta bantuan teknisi untuk menginspeksi

Jika kamu kurang paham soal bagian permesinan mobil, kamu bisa meminta bantuan teknisi atau montir untuk menemanimu saat melakukan pengecekan fisik mobil bekas.

Dengan begitu, kamu bisa mengetahui secara jelas kondisi mobil yang ingin kamu beli dan menimbang, apakah harganya sesuai dengan kondisi mobil ataupun tidak

5. Lakukan test drive

Setelah melakukan cek fisik, jangan lupa untuk meminta kesempatan test drive kepada pemilik mobil! Hal ini penting untuk dilakukan agar kamu merasakan sendiri bagaimana kondisi mobil saat dibawa berkendara.

Dengan melakukan test drive, kamu merasakan putaran dan getaran roda, bising tidaknya suara mesin, serta kondisi setir saat dibawa melaju.

Periksa kelengkapan dokumen

Terakhir, jangan lupa mengecek kelengkapan dokumen kendaraan karena hal tersebut sangat penting dan tak boleh sampai hilang.

Misalnya, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), bukti pembayaran pajak, serta dokumen pendukung lainnya.

Selain itu, cek juga nomor rangka motor, nomor mesin, dan cocokkan nomor-nomor tersebut dengan nomor yang tertera pada STNK dan BPKB mobil.

Lakukan 12 pengecekan di bawah ini sebelum membeli mobil bekas

Agar tidak salah memilih mobil bekas yang masih bagus kualitasnya, ada beberapa langkah pengecekan yang wajib kamu lakukan.

1. Cek ruang mesin dan kondisi mesin

Cara cek mesin mobil bekas cukup mudah.

  • Coba buka kap mobil dan lihat kondisi mesin dan ruang mesinnya. Perhatikan, apakah mesin kerap dibersihkan ataupun tidak.
  • Dengarkan bunyi mesin selama 5-10 menit dengan posisi kap terbuka. Jika suaranya terdengar kasar, janggal, atau tersendat-sendat, bisa jadi ada sesuatu yang salah pada mesin mobilnya.

Ada banyak hal yang menyebabkan mesin mobil berbunyi, yaitu:

  • rantai keteng mobil kendor,
  • klep yang harus disetel ulang,
  • stang seher yang mulai melemah,
  • seher atau piston yang baret karena kurangnya pelumas oli,
  • setelan coil yang tidak pas, dan lain-lain.

2. Periksa cairan mobil

Pastikan tidak ada kebocoran bahan bakar atau oli lalu cek mesin dan periksa apakah ada kebocoran pada mesin dan selang-selang mobil.

Untuk mengetahuinya cukup mudah, amati satu persatu bagian mesin mobil dan lihat apakah ada rembesan cairan yang menetes.

3. Perhatikan eksterior mobil

Perhatikan setiap komponen yang ada pada bodi mobil, apakah masih terlihat dan berfungsi dengan baik ataupun sebaliknya.

Periksalah juga seluruh permukaan bodi mobil untuk melihat, apakah semua komponen eksterior mobil masih terpasang dengan lengkap ataupun malah ada yang hilang.

Perhatikan pula jika ada bekas perbaikan pada bodi mobil. Sebab ini adalah salah satu cara cek mobil bekas tabrakan yang dapat diketahui dengan mata telanjang.

Jika ada, kamu harus menanyakannya pada pemilik kendaraan.

Cara termudah untuk melihat bekas reparasi adalah dengan melihatnya di bawah sinar matahari.

Di sini bisa terlihat cat mobil belang atau tidak, pernah dicat ulang atau tidak, serta kamu bisa melihat mulus tidaknya permukaan bodi. Pengecekan sulit dilakukan jika mobil di dalam ruangan dan hanya disinari lampu.

Kemudian pastikan juga chasis mobil bekas tersebut dalam keadaan yang baik dan tidak berkarat.

4. Coba starter untuk menguji aki

Cara mudah untuk mengecek kondisi aki adalah dengan mencoba untuk menstarter mobil tanpa adanya peranti audio, lampu, dan AC yang menyala dan dengarkan suara mesin halus dan tak tersendat-sendat.

Mobil yang sehat dan terawat saat distarter dalam keadaan dingin umumnya langsung konstan menyala dan tidak tersendat-sendat.

Jika tersendat, kemungkinan aki mobil bermasalah atau mobil tersebut jarang diservis secara berkala sehingga ada kotoran yang menyumbat kinerja mesin.

5. Cek kampas rem

Rem tangan mobil dan seluruh bagian rem pada mobil adalah hal yang paling penting untuk dipelajari cara kerjanya.

Jika kamu merasa rem mobil tidak terlalu pakem atau berbunyi decit, bisa saja masalahnya ada pada kampas rem yang mulai berkurang.

Coba tanyakan bagaimana riwayat perawatan berkala mobil kepada pemiliknya untuk mengetahui kondisi rem mobil.

6. Buka tutup bagasi untuk cek suspensi

Suspensi mobil yang bermasalah biasanya dapat diketahui dari kondisi mobil yang tidak seimbang alias miring. Ini biasanya disebabkan karena mobil sering dipakai untuk membawa beban yang terlalu berat.

Coba buka dan tutup bagasi mobil untuk mengecek suspensi mobil. Jika mobil cenderung berayun-ayun saat bagasi ditutup, bisa jadi hal ini disebabkan suspensi yang sudah kurang baik.

7. Periksa gas buang

Cermati ujung knalpot, perhatikan gas buang mobil apa ada yang tidak wajar keluar dari knalpot.

Tanda-tanda atau bekas hasil pembakaran di mesin yang ada di ujung knalpot memberikan petunjuk yang cukup akurat tentang kondisi mobil tersebut.

Asap berwarna hitam mengindikasikan pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna. Sementara asap putih menunjukkan adanya campuran oli di dalam ruang pembakaran mesin.

8. Teliti AC mobil

Duduklah di dalam mobil dalam kondisi mesin menyala. Selanjutnya, nyalakan AC mobil dan rasakan suhu serta kekuatan hembusannya.

Jika AC sudah terasa tak dingin, itu berarti kondisi AC mobil sudah tak lagi prima dan perlu diservis.

Sebaiknya, carilah mobil bekas yang memiliki AC dalam kondisi yang masih baik dan terawat.Sebab tentunya kamu tak ingin mengeluarkan dana dobel untuk servis AC setelah membelinya.

9. Periksa semua peranti elektronik

Selain AC, kamu wajib memeriksa semua komponen elektronik yang ada pada mobil. Nyalakan power window, AC, audio head unit, sistem pelipatan spion otomatis jika ada, indikator pada instrumen panel, dan lain-lain.

Periksa apakah semua dalam kondisi yang baik dan menyala normal atau sebaliknya.

Ini merupakan salah satu cara cek mobik bekas banjir yang cukup efektif. Sebab jika mobil pernah terendam banjir, dapat dipastikan ada peranti elektronik yang rusak.

10. Cek persneling mobil

Transmisi juga sangat penting demi keselamatan dan kenyamanan pengendara. Karena itu, kamu wajib mengecek persneling mobil bekas yang ingin kamu beli.

Caranya cukup lakukan test drive dan bawa mobil berkeliling untuk mengetahui apakah persneling mobil terasa keras saat dipindah-pindahkan.

11. Jajal setir mobil

Sembari mencoba gerakan persneling, rasakan juga bagaimana gerakan setir mobil dan kestabilannya. Pastikan gerakannya mulus, tidak berat dan keras, serta putarannya sesuai dengan gerakan ban mobil.

12. Rasakan getaran dan gerakan ban

Persoalan ban juga tak boleh luput dari perhatianmu. Meski terlihat sepele, besar dampaknya pada keselamatanmu saat berkendara. 

Cek kondisi ban mobil bekas yang ingin kamu beli.

Pertimbangkan kembali keputusanmu membeli mobil bekas jika kamu mendapati kondisi bannya gundul karena sudah aus, tingkat getarannya tinggi saat dibawa berkendara, atau gerakannya terasa tak stabil.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk inspeksi mobil

Cek Mobil Bekas – Cara, Biaya Jasa Inspeksi, dan Tips Beli Mobil

Jika kamu tergolong awam masalah otomotif dan permesinan, kamu dapat meminta bantuan berupa jasa cek mobil bekas untuk membantumu melakukan pengecekan fisik terhadap mobil bekas yang ingin kamu beli.

Berbeda dengan kita yang hanya bisa melakukan pengecekan dasar dengan mengandalkan pandangan mata, biasanya tenaga ahli dari layanan inspeksi mobil bekas akan melakukan pengecekan menyeluruh di lebih dari 150 titik dengan menggunakan alat khusus.

Titik-titik yang diinspeksi meliputi:

  • mesin,
  • interior,
  • eksterior,
  • kondisi dan volume oli,
  • sistem kemudi,
  • orisinalitas cat bodi,
  • pengecekan fitur dan elektronik, dan lain sebagainya.

Tim ahli juga akan melakukan prosedur khusus sebagai salah satu cara cek mobil bekas tabrakan dan banjir.

Untuk biaya inspeksi mobil, umumnya berkisar antara Rp350 ribu hingga Rp600 ribu. Hal ini ditentukan dari tipe mobil serta usianya.

FAQ

Bagaimana cara mengecek mobil bekas?

Untuk melakukan pengecekan mobil bekas secara mandiri, kamu bisa memeriksa kondisi mobil lewat pengecekan mesin, eksterior dan interior mobil, perangkat elektronik, memeriksa gas buang, hingga membawa mobil untuk dilakukan test drive.

Apa saja yang perlu diperiksa saat membeli mobil bekas?

Ada banyak hal yang wajib kamu periksa sebelum membeli mobil bekas, yakni mengecek kondisi unit mobil, kelengkapan dokumen, dan riwayat service berkala.

Berapa biaya inspeksi mobil?

Secara garis besar, biaya inspeksi mobil menggunakan layanan bengkel yang profesional biasanya berkisar antara Rp350 ribu hingga Rp600 ribu, tergantung model dan tahun mobil yang akan diinspeksi.

Apa yang harus dicek sebelum membeli mobil bekas?

Kamu harus mengecek semua hal yang berkaitan dengan mobil bekas yang ingin kamu beli.

Pengecekannya mulai dari kondisi fisik, riwayat service, dokumen penyerta, cek harga mobil bekas, jasa cek mobil bekas, cara cek mobil bekas banjir, cara cek mesin mobil bekas, dan cara cek mobil bekas tabrakan.