Investasi Emas – Keuntungan, Risiko, dan Cara Online Membelinya

Investasi emas saat ini bisa dilakukan siapa saja, baik dengan memiliki perhiasan emas, emas batangan, sertifikat emas, tabungan emas, maupun koin emas.

Kamu juga dapat dengan mudah melakukan transaksi jual beli atau berinvestasi emas di berbagai instansi terpercaya, seperti investasi emas Antam ataupun investasi emas di Pegadaian.

Apa dan bagaimana keuntungan, risiko, dan cara membeli emas secara online? Untuk kamu yang berencana untuk berinvestasi logam mulia, simak ulasannya berikut ini!

Keuntungan investasi emas

Investasi Emas – Keuntungan, Risiko, dan Cara Online Membelinya

Ada beberapa keuntungan atau kelebihan dalam berinvestasi emas, yaitu:

1. Likuiditas yang tinggi

Emas mudah untuk dicairkan atau dikonversikan ke dalam bentuk uang tunai dalam waktu yang relatif singkat dibanding produk investasi lainnya.

Emas dalam bentuk fisik ataupun digital, keabsahannya masih diakui hampir di seluruh dunia.

2. Harga cenderung stabil

Harga emas bahkan terus mengalami kenaikan setiap tahunnya sehingga saat dijual kembali akan mendapatkan imbal hasil yang tinggi. Kestabilan harga dikarenakan adanya permintaan dan penawaran pada pasar yang jelas.

3. Melindungi investor dari inflasi

Jika terjadi inflasi, emas akan berguna untuk melindungi nilai uang. Perlindungan komoditas emas terhadap nilai uang dapat terlihat dari harganya yang cenderung mengalami kenaikan.

Ketika dijual kembali, pemegang emas cenderung mendapatkan hasil balik yang lebih tinggi.

Risiko memilih komoditas emas sebagai pilihan investasi

Walaupun memiliki bentuk fisik yang jelas, emas merupakan jenis komoditas yang rentan dan memiliki risiko. Beberapa risiko investasi emas meliputi:

1. Tidak cocok sebagai pilihan investasi jangka pendek

Investasi emas pada jangka waktu pendek akan memberikan hasil keuntungan yang tidak terlalu besar karena selisih harga emasnya pun tidak terlalu signifikan.

2. Memerlukan tempat penyimpanan khusus (biaya penitipan dan administrasi)

Menyimpan emas di rumah atau di kantor tentu sangat berisiko untuk dicuri.

Kamu dapat menyimpan emas pada kotak besi brankas, fasilitas pool account, ataupun layanan safety deposit box yang ada di bank atau pegadaian agar emas kamu tetap aman dari pencurian.

Tentunya ada biaya untuk penyimpanan khusus tersebut.

3. Risiko kehilangan

Investasi emas dalam bentuk perhiasan umumnya masih sering digunakan untuk kepentingan tertentu. Risiko pencurian masih sangat tinggi untuk hal ini.

Karena itu, gunakanlah perhiasan emas sewajarnya di lokasi atau acara tertentu yang kamu anggap aman untuk digunakan.

Tidak perlu mengenakan gelang, kalung, ataupun cincin secara berlebihan hanya untuk ke pasar tradisional misalnya. 

4. Emas bodong

Jika kamu ditawari investasi emas dengan keuntungan yang tinggi tanpa adanya ketentuan yang jelas, mungkin saja investasi tersebut adalah investasi bodong.

Contohnya adalah bisnis emas Pre-Order (PO) dengan sistem skema Ponzi.

Ciri umum dari skema ini adalah menjanjikan imbalan dengan hasil selangit hingga investor diajak untuk menggaet lebih banyak investor baru untuk memperoleh bonus.

Carilah dan cek informasi sebanyak-banyaknya sebelum menerima tawaran investasi emas baik dari perorangan maupun perusahaan.

Faktor yang memengaruhi harga emas

Meskipun harga emas cenderung selalu naik hampir setiap tahunnya, emas juga selalu mengalami harga yang sangat fluktuatif setiap harinya.

Emas sering digunakan sebagai standar nilai dari mata uang di dunia sehingga harga emas sering mengalami perubahan terkait dengan kondisi pasar.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas, yaitu:

1. Kebijakan moneter The Fed, bank sentral Amerika Serikat

Kebijakan moneter adalah kebijakan menaikkan atau menurunkan suku bunga dari The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat).

Prinsipnya adalah jika suku bunga diturunkan, harga emas akan naik. Hal ini karena orang-orang akan cenderung menempatkan investasi dalam bentuk emas dan dolar menjadi tidak menarik untuk dijadikan investasi.

Begitu pula sebaliknya, jika suku bunga dinaikkan, harga emas akan turun.

2. Ketidakpastian kondisi global

Situasi politik, ekonomi, krisis, resesi, atau perang adalah salah satu pemicu naik dan turunnya harga emas. Saat terjadi krisis atau perang, biasanya harga emas akan melonjak naik.

Hal ini dikarenakan banyak orang yang kurang percaya pada pemerintah atau keadaan pasar global.

Ketidakpastian ini juga memberi dampak negatif pada pergerakan harga saham. Daripada kehilangan uang di saham, investor lebih memilih buat mengamankan dananya dalam bentuk emas.

3. Penawaran dan permintaan emas

Jika permintaan emas lebih besar dari penawaran, harga emas akan naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih besar dari permintaan, harga emas akan turun.

4. Inflasi

Semakin tinggi tingkat inflasi, semakin mahal pula harga emas. Saat inflasi, nilai uang bisa turun sehingga orang-orang akan memilih investasi dalam bentuk emas.

Emas emang dipergunakan sebagai lindung nilai atau hedge terhadap inflasi. Sebab naiknya inflasi secara berlebihan sangat merugikan.

Uang yang dimiliki jadi turun nilainya. Dengan menyimpan uang dalam bentuk emas, nilai itu sendiri bisa terlindungi.

Emas pun semakin dihargai dan mendapat tempat seiring tidak tertahankannya laju inflasi. Namun, situasinya bakal berbeda kalau bank sentral menaikkan suku bunga buat menahan inflasi.

5. Nilai dolar Amerika Serikat

Dolar Amerika Serikat masih menjadi mata uang cadangan dominan di dunia dan mata uang utama dalam perdagangan internasional.

Harga logam mulia atau emas secara global juga turut dipengaruhi pergerakan dolar Amerika Serikat berdasarkan kebijakan naik turunnya suku bunga oleh The Fed.

Kalau The Fed menurunkan suku bunga, harga emas akan naik. Penurunan suku bunga ini kemudian berdampak pada pergerakan dolar. Nilai dolar sendiri cenderung melemah karena kebijakan The Fed ini.

6. Ketidakstabilan bank sentral

Setiap negara pasti memiliki bank central masing-masing, seperti Bank Sentral Eropa, Bank of Japan, ataupun Swiss National Bank.

Keadaan ekonomi yang tidak teratur membuat emas menjadi barang yang menjanjikan untuk investasi. Jadi, semua orang berusaha untuk mendapatkan emas dan membuat uang kertas mengalami ketidakpastian.

7. Perhiasan dan industri

Emas bukan hanya berharga untuk investasi, emas juga sering digunakan untuk perhiasan dan industri. Lebih dari setengah permintaan emas mengacu pada perhiasan.

Umumnya permintaan tersebut banyak berasal dari China, Amerika Serikat, India, dan beberapa negara lain. 

Selain perhiasan, 12% permintaan emas digunakan untuk industri seperti untuk perangkat elektronik, komputer, perangkat medis, dan lainnya.

8. Produksi emas

Produksi emas per tahun sekitar 2500 metric ton, sedangkan perkiraan pasokan kebutuhan emas seluruh dunia adalah 165.000 metrik ton.

Tentu saja hal tersebut akan memengaruhi persediaan emas, apalagi biaya produksi juga memengaruhi harga emas di dunia.

Cara investasi emas agar untung dan aman bagi pemula

Dalam berinvestasi emas atau apapun, kamu tidak boleh sekedar mengikuti trend atau asal pilih jenis produk dan instrumen investasi.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar investasi emas yang kamu lakukan dapat berkembang dan menghasilkan keuntungan secara maksimal, seperti:

1. Tentukan tujuan dan buat perencanaan

Usahakan jangan hanya membeli emas, disimpan, lalu dijual sewaktu-waktu apalagi tidak untuk kebutuhan darurat. Buat tujuan jelas di masa depan, seperti menikah, pendidikan anak, haji dan lainnya.

Dengan begitu, kamu dapat memperkirakan berapa jumlah emas yang harus kamu kumpulkan untuk mencapai tujuan tersebut.

2. Pantau perkembangan harga emas secara berkala

Naik turunnya harga emas sangat berpengaruh terhadap transaksi jual beli. Jika harga emas sedang turun kamu dapat membelinya, sedangkan jika harga emas sedang naik kamu dapat menjualnya.

Bukan berarti dengan dijual atau dibeli lalu uangnya harus langsung digunakan ya. Ingat bahwa investasi emas merupakan jangka panjang.

3. Perhatikan kemampuan finansial

Jika setiap bulan keuanganmu sudah surplus, kelebihan dana dapat dialokasikan ke dalam investasi agar berkembang untuk penggunaan masa depan.

Jangan memaksakan atau mengorbankan seluruh penghasilan atau bahkan berhutang hanya untuk berinvestasi.

4. Pilih jenis emas yang sesuai

Logam mulia adalah salah satu bentuk yang cocok untuk pemula yang ingin berinvestasi emas. Logam mulia dapat digunakan sebagai simpanan masa depan dibandingkan investasi emas dalam bentuk perhiasan.

Kelebihan emas logam mulia adalah memiliki harga jual yang cenderung lebih tinggi.

Berbeda dengan emas perhiasan yang harga jualnya cenderung lebih rendah karena dipengaruhi komponen biaya, seperti biaya pembuatan, jumlah karat, nilai seni, model, dan depresiasi (penurunan harga).

5. Beli emas di tempat yang terpercaya

Beli emas di tempat-tempat yang menjual secara resmi dan terpercaya. Usahakan pembelian emas juga harus dilengkapi surat-surat dan sertifikatnya.

Beberapa tempat rekomendasi untuk membeli emas antara lain PT Antam (gedung pusat, unit bisnis, butik emas mobile dan cabang), PT Pegadaian, dan bank syariah.

6. Simpan emas ditempat yang aman

Simpan emas di brankas di rumah atau di Safe Deposit Box (SDB), yakni sebuah layanan penyimpanan barang berharga. Umumnya layanan SDB disediakan pihak bank.

Kamu juga bisa memanfaatkan layanan penyimpanan Brankas PT Antam yang menawarkan sistem keamanan terpadu 24 jam atau tabungan emas di Pegadaian yang memungkinkan orang menabung emas tanpa harus menyimpan fisik dan tanpa biaya penitipan.

Aplikasi investasi emas online yang terdaftar di Bappebti

Investasi Emas – Keuntungan, Risiko, dan Cara Online Membelinya

Aplikasi emas online yang berizin resmi bukan harus terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melainkan di Bappebti, yaitu Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.

Bappebti adalah unsur pendukung pada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Perdagangan Republik Indonesia.

Bidang kerja Bappebti mencakup regulasi dalam perdagangan komoditi berjangka (futures), mata uang kripto, emas, dan lain-lain.

Beberapa aplikasi investasi emas online yang terdaftar di Bappebti, yaitu:

  • Tamasia
  • Pluang
  • Treasury.id

Aplikasi investasi emas online yang masih dalam proses perizinan adalah Lakuemas dan e-mas.

Sementara aplikasi yang sudah legal tanpa perlu mendaftar khusus ke Bappebti, yaitu Tokopedia Emas, BukaLapak BukaEmas, dan DANA eMas.

Ketiganya termasuk agen penjual emas saja, sehingga tak perlu minta izin khusus. Tokopedia Emas dan BukaLapak BukaEmas berafiliasi dengan Pegadaian, sedangkan DANA eMAS bekerja sama dengan Pluang.

FAQ

Apakah investasi emas online aman?

Ya, investasi emas online aman selama kamu membeli emas di aplikasi yang resmi dan terpercaya.

Berapa modal untuk investasi emas?

Kamu dapat memulai investasi emas dengan modal Rp8.000-an per 0,01 gram.

Mengapa harga emas selalu naik?

​​Inflasi adalah salah satu faktor utama yang membuat harga emas semakin naik.