Kampas Rem – Fungsi, Harga, dan Cara Menggantinya

Meskipun tidak berukuran terlalu besar, kampas rem memiliki peran penting dalam sistem pengereman kendaraan.

Kampas rem adalah salah satu komponen dari rem cakram mobil yang memberikan daya gesek untuk menghentikan putaran rem cakram.

Kampas rem yang berkualitas juga memiliki harga dan spesifikasi bahan tertentu. Ada kampas yang terbuat dari bahan keramik, asbes, siter, dan semi metal.

Semakin mahal kampas, umumnya akan semakin berkualitas dan mampu bekerja secara optimal.

Kalau kamu lagi berkendara lalu merasa kurang nyaman dalam sistem pengereman, boleh dicek dulu nih, siapa tau ada masalah dengan kampas rem mobilmu. Karena kalau dibiarkan, akibatnya bisa fatal juga lho.

Untuk lebih tahu tentang fungsi, cara mengganti, dan tips merawat kampas, simak yuk ulasannya berikut ini!

Fungsi kampas rem mobil

Kampas Rem – Fungsi, Harga, dan Cara Menggantinya

Seperti namanya, kampas memang memiliki fungsi tidak jauh-jauh dari kondisi pengereman. Namun, ada juga beberapa fungsi tambahan dari komponen kampas ini, yaitu:

1. Membantu proses pengereman

Dengan kampas, laju roda atau ban dapat diatur sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan kamu.

Lapisan amplas pada kampas berfungsi untuk mengatur sistem pengereman dan sudah pasti berhubungan dengan kondisi mobil melaju, hendak berhenti, dan berbelok.

Kampas juga mempengaruhi kecepatan laju kendaraan roda empat agar lebih mudah dikendalikan.

Kampas dengan kondisi buruk akan menyebabkan kamu sulit untuk mengontrol laju mobil bahkan tidak bisa dihentikan.

Amit-amit kalau nanti kamu menabrak sesuatu atau mengalami kecelakaan. Jadi, fungsi kampas jelas dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan kamu saat berkendara.

2. Mempermudah saat melewati medan sulit

Terkadang jalanan di ibu kota dan sekitarnya masih banyak lho ditemukan yang berlubang, menurun, atau menanjak curam.

Kamu yang menjadi pengemudi ataupun penumpang pasti tidak nyaman dan kondisi ini sangat berisiko terhadap kecelakaan. 

Nah, kalau kondisi kampas aus lalu melewati kondisi jalan seperti ini, bisa bahaya, bukan? Karena itu, kamu perlu melakukan pengecekan rutin terkait kondisi kampas.

Jadi, saat tanjakan ataupun turunan curam, mobil tetap bisa melakukan sistem pengereman dengan stabil dan sempurna.

3. Penyelamat saat rem mendadak

Bisa bayangin gak kalau kamu lagi melajukan kendaraan lalu tiba-tiba ada orang menyeberang jalan atau mobil di depan mengerem mendadak? Tentu kamu harus melakukan pengereman mendadak juga, bukan?

Pengereman mendadak ini pastinya harus didukung dengan kondisi kampas yang baik. Kalau nggak, bisa jadi tabrakan atau kecelakaan yang tidak kamu harapkan.

Penyebab kampas rem cepat habis

Usia kampas pada setiap mobil pasti berbeda-beda. Terkadang pemilik kendaraan baru mengecek kampas saat berbunyi. Kalau sudah begini, biasanya kampas mobil memang sudah pasti bermasalah.

Bukan cuma dari kualitas kampas yang kamu beli, penyebab kampas cepat habis jangan-jangan juga bersumber dari perilakumu saat mengemudi. Ini dia beberapa penyebab kampas bisa cepat habis.

1. Cara mengemudi agresif

Agresif di sini bisa dikatakan pengemudi suka mengebut dan menyalip ke kiri dan ke kanan serta melakukan pengereman mendadak.

Sebaiknya perilaku seperti ini dihindari ya.

Akan jauh lebih aman jika kamu mengemudikan kendaraan dengan batas maksimal kecepatan kendaraan di jalan dan menjaga jarak aman antar kendaraan sehingga tidak perlu melakukan pengereman mendadak.

Pada mobil transmisi otomatis, menginjak rem dan gas secara bersamaan juga lebih membebani kerja rem yang akan membuat kampas rem lebih cepat tipis.

Jadi, cobalah untuk mengemudi dengan gaya yang lebih halus dan melakukan pengereman secara perlahan. Hal ini akan mengurangi kerja rem sehingga kampas rem lebih awet.

2. Berat beban mobil

Semakin berat mobil saat berjalan, beban kerja rem juga akan semakin berat untuk mengurangi atau menghentikan laju kendaraan.

Misalnya, mobil dengan transmisi matic bervariasi, pemakaian berkisar antara 20.000 km sampai dengan 50.000 km. Namun, kalau beban kendaraannya semakin berat, kampas juga akan semakin cepat aus

Jika kampas sudah dirasa menipis, ada baikny kamu perlu segera lakukan penggantian. Hal ini untuk antisipasi agar besi pada sepatu rem tidak mengenai piringan cakram yang bisa menyebabkan cakram tergores.

3. Piston rem macet dan kotor

Kampas yang kotor bahkan macet juga mempengaruhi usia kampas sehingga kampas lebih cepat terkikis.

Hal ini karena rem terus bergesekan dengan rotor atau piringan cakram sehingga piston rem macet dan tidak mau balik.

Karena itu, kamu perlu melakukan pembersihan rutin pada bagian komponen rem, khususnya sekitar kampas.

Cek juga kondisi minyak rem. Sebab ketinggian minyak rem yang dalam batas wajar dapat mengoptimalkan kerja rem.

4. Rem gantung

Perilaku ini biasanya dilakukan dengan menginjak atau menarik pedal rem, tapi gas tetap digantung atau istilahnya rem gantung.

5. Kualitas kampas buruk

Saat ini ada banyak macam kampas, baik yang original maupun yang KW. Usahakan pilihlah kampas yang original atau asli dan memiliki spesifikasi minimal sama dengan bawaan pabrikan atau bahkan yang di atasnya.

Spesifikasi kampas dapat dilihat dari kode koefisien gesekannya. Misalnya, bawaan pabrikan memiliki kode FF, kamu bisa pilih kode yang sama atau kode GG yang memiliki koefisien gesek yang lebih tinggi lagi.

Kampas berbahan asbes yang umumnya lebih lunak dan juga bisa menjadi penyebab kampas cepat habis.

Cara mengganti kampas rem depan dan belakang mobil

Untuk kamu yang tertantang mengganti kampas rem depan ataupun kampas rem belakang mobil secara mandiri, kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini!

1. Dapatkan kampas yang asli dan benar

Kampas dapat dibeli di toko suku cadang mobil. Beritahukan merek, model, dan tahun mobil yang kamu miliki. Pilih yang paling sesuai dengan kondisi mobilmu.

2. Pastikan mobil kamu dalam kondisi dingin 

Kalau kamu baru saja berkendara, kamu akan berurusan dengan komponen rem yang amat panas, caliper, dan rotor. Jadi, pastikan komponen ini sudah dingin dan aman untuk disentuh sebelum kamu lanjutkan.

3. Kendurkan baut roda

Gunakan kunci roda untuk mengendorkan baut roda sampai sekitar dua pertiga jalan. Jangan lepaskan roda semuanya sekaligus!

Biasanya kamu akan mengganti dua kampas rem depan dan dua di belakang, tergantung kondisi dan berapa aus kampas remnya. Jadi, mulailah bagian depan atau belakang terlebih dahulu.

4. Dongkrak mobil dengan hati-hati hingga roda bisa dilepas dengan mudah

Periksa buku manual untuk memastikan posisi dongkrak yang benar. Berikan balok di belakang dan di depan roda yang lain untuk mencegah mobil berjalan maju atau mundur.

Letakkan jackstand atau balok dibawah chassis mobil. Jangan hanya gunakan dongkrak untuk menahan mobil. Ulangi proses yang sama di sisi roda yang lain hingga kedua sisinya tertahan dengan kuat dan aman.

5. Lepaskan roda

Selesaikan pelepasan baut roda hingga tuntas saat mobil sudah dinaikkan. Tarik roda ke arah kamu untuk melepaskannya.

6. Buka mur kaliper menggunakan kunci sok atau kunci ring yang cocok

  • Kaliper melekat erat pada rotor rem seperti klem. Kaliper biasanya berbentuk satu atau dua keping, diperkuat dengan dua sampai empat baut di dalam rumah as roda yang mana roda berpegangan.
  • Semprot baut-baut ini dengan WD 40 atau penetran PB untuk mempermudah pelepasannya.
  • Periksa tekanan kaliper. Kaliper harus dapat bergerak maju mundur sedikit.
  • Periksa apakah ada ring atau penguat terpasang antara baut dudukan kaliper dan permukaannya. Jika ada, buka dan simpan untuk dipasang kembali nantinya. 
  • Banyak mobil keluaran Jepang menggunakan dua keping kaliper geser dengan ukuran 12-14 mm. Kamu tidak perlu membuka keseluruhan kaliper.

7. Gantung kaliper dengan menggunakan kawat kecil 

Kaliper akan tetap terhubung ke selang rem. Jadi, gantunglah dengan kawat kecil atau besi bekas sehingga kaliper tidak tergantung dan membebani selang.

8. Lepaskan kampas lama

Perhatikan bagaimana posisi kampas terpasang. Jika perlu, beri sedikit paksaan ketika melepasnya, tapi hati-hati jangan sampai merusak kaliper.

Periksa rotor rem dan gantilah jika diperlukan. Rotor rem dianjurkan untuk diganti atau dilapisi kembali (resurface) pada saat kampas rem diganti.

9. Pasang kampas baru

Semprotkan cairan antikarat pada titik kontak logam di bagian belakang kampas. Namun, jangan sampai cairan itu mengenai bagian dalam kampas. Lalu, pasang kampas baru dengan posisi yang sama seperti kampas lama.

10. Cek oli rem

Periksa jumlah oli rem dan tambahkan jika perlu. Tutup kembali penutupnya setelah selesai.

11. Pasang kembali kaliper

Selipkan kaliper secara perlahan kembali pada rotor, usahakan tidak merusak apa pun. Pasang dan kencangkan kembali kaliper.

12. Pasang kembali roda

Masukkan roda kembali dan kencangkan murnya sebelum menurunkan kembali mobilnya.

13. Kencangkan mur roda

Pada saat mobil kembali di atas tanah, kencangkan roda dalam pola seperti bintang. Kencangkan satu baut dan kemudian baut di seberangnya. Periksa buku manual untuk menentukan seberapa kencang baut harus terpasang.

14. Nyalakan mesin

Pastikan mesin dalam posisi netral atau parkir, injak pedal rem 15-20 kali untuk memastikan kampas terpasang dengan benar.

15. Tes kampas baru

Coba berkendara dengan kecepatan 5 km per jam, rem dengan normal. Ulangi lagi dan tingkatkan kecepatan menjadi 10 km per jam.

Ulangi lagi beberapa kali dan tingkatkan kecepatan bertahap sampai 35-40 km per jam. Cek juga saat mengerem sambil berjalan mundur. 

Dengarkan jika terdapat suara-suara aneh. Kampas baru mungkin akan sedikit mendecit. Namun, jika kamu mendengar suara seperti logam bergeser, mungkin kamu terbalik memasang kampas. Jadi, segera perbaiki ya.

Harga kampas rem mobil

Karena fungsi pentingnya dalam sistem pengereman, usahakan kamu tidak membeli kampas dengan merk abal-abal ya. Walaupun murah, bisa saja berisiko buruk nantinya.

Ada beberapa rekomendasi merek kampas yang terpercaya untuk mobil, seperti:

1. Bosch

Dirancang untuk semua jenis dan ukuran kendaraan berpenumpang. Kampas Bosch mampu memberikan keseimbangan, kenyamanan, dan harganya yang cukup terjangkau.

Kampas Bosch terbuat dari bahan organik atau nonasbes yang membuatnya cocok untuk semua jenis kendaraan. Harga pasaran kampas rem ini mulai Rp300 ribuan.

2. Akebono brake

Akebono menawarkan keunggulan ultra quite atau tidak menghasilkan suara saat pengereman.

Ada juga low dusting, yaitu kampas tidak akan menghasilkan debu kampas serta smooth braking atau kestabilan, dan pengereman yang halus. Harga kampas ini dibanderol mulai Rp240 ribuan.

3. Bendix

Bendix menggunakan material bahan keramik yang digabungkan dengan teknologi hybrid fusion

Pengereman akan lebih pakem 30%, tahan suhu panas tinggi, dan usia pakai yang lebih lama atau awet. Harga kampas Bendix dijual mulai Rp300 ribuan.

4. Birkens

Birkens menawarkan minimnya suara saat pengereman sehingga tidak mengganggu, bahkan kampas ini nyaris tidak menimbulkan getaran saat melakukan pengereman dan tahan panas.

Kampas ini juga ramah di kantong, cukup dengan harga Rp200 ribuan. Gak heran banyak review positif dari konsumen yang menggunakan merek Birkens ini.

5. MK Kashiyama

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, MK Kashiyama sudah memproduksi kampas di Indonesia dengan sertifikasi ISO 9001-2008.

Merek ini mampu menghasilkan kampas yang lebih tahan lama tanpa merusak cakram. Harganya juga cukup terjangkau, yakni mulai Rp250 ribuan.

Tips merawat kampas rem mobil

Kampas Rem – Fungsi, Harga, dan Cara Menggantinya

Karena sistem pengereman mobil memiliki fungsi vital untuk keamanan dan keselamatan dalam berkendara, kamu harus rutin mengecek kondisinya ya.

Perawatan dan servis secara rutin juga merupakan salah satu pencegahan agar mobil kamu tidak perlu mengalami kerusakan yang merembet ke komponen lainnya.

Ada beberapa tips untuk merawat kampas dan sistem pengereman mobil kamu, yaitu:

1. Bersihkan cakram dan kampas

Rem cakram memiliki bentuk terbuka sehingga akan selalu berdebu dan kotor.

Rutin mengecek dan membersihkan kampas dan cakram penting untuk dilakukan, terlebih jika mobilmu melewati jalanan sedikit berlumpur atau genangan air.

2. Membubut piringan rem mobil

Permukaan di kampas bisa menipis dan berbunyi decitan seiring semakin lamanya pemakaian kendaraan.

Kamu bisa melakukan pengamplasan atau membubut kampas atau piringan cakram rem mobil agar permukaannya tetap rata.

Namun, kondisi ini berlaku kalau fisik kampas atau piringan masih cukup prima ya. Jika sudah terlalu tipis, bahkan retak-retak atau pecah di piringan cakram, ada baiknya diganti saja.

3. Penyemprotan pembersih cakram

Cakram terbuat dari bahan dasar metal yang bisa lapuk atau karat.

Untuk merawatnya, kamu bisa melakukan pencucian secara rutin, tapi bila sudah sampai berkarat bisa langsung membersihkannya dengan pembersih karat.

4. Cek kondisi kaliper mobil

Meskipun kaliper cukup jarang rusak, ada beberapa faktor yang dapat mengurangi performanya.

Beberapa kasus yang sering terjadi, yaitu kondisi rem goyang atau bergeser yang ditandai dengan proses rem yang tersendat-sendat saat digunakan.

5. Rutin mengganti pelumas rem

Kondisi pelumas rem harus terisi. Jangan sampai tabung pelumas rem bercampur dengan udara dan menciptakan gelembung karena akan mengurangi efektivitas rem mobil!

Anjuran untuk mengganti pelumas atau minyak rem adalah setiap 20.000 km. Kalau kondisi rem sudah berwarna pekat, lebih baik diganti secepat mungkin ya. Gunakan juga minyak rem yang berkualitas baik.

FAQ

Kapan kampas rem harus diganti?

Rekomendasi penggantian kampas rem dapat dilakukan jika mobil telah menempuh 60.000 hingga 70.000 km untuk mobil transmisi manual atau 35.000 hingga 40.000 km untuk mobil transmisi otomatis.

Apa efek buruk jika tidak mengganti kampas rem yang sudah habis?

Beberapa dampak buruk jika tidak mengganti kampas yang sudah habis, yaitu:

  • Piringan cakram rem menjadi baret.
  • Pengereman menjadi kurang atau tidak pakem.
  • Pedal rem terasa bergetar ketika diinjak.
  • Terdengar suara berdecit.
  • Volume minyak rem berkurang.

Apa itu rem tromol?

Rem tromol merupakan sistem pada kendaraan yang memanfaatkan metode gesekan antara kampas dengan komponen berbentuk mangkuk.

Arah gesekan pada rem ini saling menjauhi sehingga tromol yang terhubung dengan roda diletakkan di sisi luar dari dua kampas rem.