Mengenal Mobil LCGC – Kriteria, Kelebihan, dan Rekomendasi

Mobil LCGC alias Low Cost Green Car menjadi andalan masyarakat Indonesia karena harganya yang terjangkau. Saat dipasarkan pada tahun 2013, mobil LCGC dibanderol dengan harga Rp76 jutaan. 

Pada tahun pertamanya, mobil LCGC berhasil terjual sebanyak 51.180 unit dengan pangsa pasar 4 persen dari total penjualan sebanyak 1,22 juta unit. Bahkan dengan hanya empat model yang tersedia, penjualan per bulan mampu mencapai belasan ribu unit.

Setahun berselang, penjualannya terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan penjualan ini mencapai rekor pertumbuhan penjualan tertinggi pada tahun 2016, yaitu sebesar 50,33 persen secara tahunan. Bahkan penjualan tipe LCGC kembali mengalami pertumbuhan pada Januari 2021. Padahal saat itu, pasar mobil diluar LCGC sedang lesu akibat pandemi covid-19.

Semenjak rilis di pasaran, LCGC masih menjadi idaman. Berselang 8 tahun sejak kehadirannya di Indonesia, kini mobil LCGC dijual dengan harga tidak melebihi Rp 175.000.000.

Apa itu mobil LCGC?

Mengenal Mobil LCGC – Kriteria, Kelebihan, dan Rekomendasi

LCGC adalah singkatan dari Low Cost Green Car, yang merupakan program pemerintah untuk mendorong pertumbuhan kendaraan hemat bahan bakar dengan harga terjangkau. Program yang sudah digadang sejak tahun 2013 ini, berhasil mencetak jutaan mobil ramah lingkungan dan ramah dompet bagi kalangan menengah. Maka, tidak heran bila mobil ini masih menjadi favorit di masa pandemi.

Mobil LCGC pertama kali dirilis oleh PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan merk dagang Ayla. Kala debut perdananya, harga Ayla pun sangat terjangkau, yakni Rp 76 jutaan hingga Rp 106 jutaan. 

Setelah Daihatsu Ayla, terdapat sejumlah produk dari brand lain yang juga mengusung konsep LCGC. Produk kedua LCGC yang rilis di pasaran adalah Toyota Agya. Setelah Daihatsu Ayla dan Toyota Agya, pasar LCGC semakin diramaikan oleh kemunculan Honda Brio Satya, Suzuki Karimun hingga Datsun GO.

Seiring bertambahnya produk mobil LCGC, kapasitas jumlah penumpang pun bertambah. Jika dahulu jumlah penumpang terbatas hanya untuk 5 orang, sekarang sudah ada mobil LCGC yang mampu menampung hingga 7 penumpang

Syarat dan kriteria mobil LCGC

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, untuk masuk ke dalam kategori mobil LCGC. Beberapa syarat tersebut, yaitu:

  • Konsumsi bahan bakar 1 liter untuk menempuh perjalanan sepanjang 20 km. 
  • Tingkat emisi CO2 maksimal 120 gram/km untuk kapasitas silinder sampai dengan 1.200 cc.
  • Harga jual maksimal Rp 95.000.000, berdasarkan lokasi kantor pusat Agen Tunggal Pemegang Merek, dengan toleransi penyesuaian harga sebanyak 15% untuk transmisi otomatis dan sebanyak 10% untuk fitur keamanan
  • Memiliki kapasitas silinder mesin 980-1.200 cc.
  • Menggunakan jenis BBM RON 92 setara Pertamax.
  • Menggunakan logo, merek, dan model yang mencerminkan Indonesia.

Kelebihan Mobil LCGC

Selain irit dan harga yang terjangkau, mobil Low Cost Green Car memiliki berbagai kelebihan lainnya. Kelebihan ini jugalah yang menjadi daya tarik bagi pembeli. Berikut beberapa kelebihan dari Mobil Low Cost Green Car:

Desain compact

Mayoritas LCGC memiliki ukuran yang lebih kecil atau compact dibandingkan dengan mobil Multi Purpose Vehicle (MPV).  Ukurannya yang kecil membuat LCGC mampu bergerak lincah, terutama di tengah keramaian jalanan perkotaan.

Cocok untuk pemula

Harganya yang miring, membuat LCGC sangat cocok bagi pemula yang ingin beralih dari sepeda motor. Terlebih harganya yang sangat terjangkau dan bisa dimiliki dengan harga tak lebih dari Rp300 juta. 

Transmisi yang ditawarkan pun beragam, baik manual mau pun otomatis. Jadi, tidak perlu takut. Kamu dapat memilih transmisi otomatis, bila belum terbiasa dengan transmisi manual.

Durabilitas

Meski harga mobil LCGC termasuk bersahabat, tapi kualitasnya tidak perlu diragukan. Mobil ini telah telah teruji kualitasnya agar awet untuk pemakaian jangka panjang.

Kelemahan Mobil LCGC

Meski unggul dari segi harga dan bahan bakar, mobil LCGC juga memiliki kelemahan yang perlu diwaspadai. Kelemahan tersebut diantaranya:

Kurang tenaga

Tenaga yang dimiliki LCGC memang cukup rendah, karena hanya dibekali dengan mesin berkapasitas 1200 cc. Jadi, power yang dihasilkan masih kalah jauh dibandingkan mobil non LCGC lainnya.

Rentan oleng

LCGC memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan mobil non LCGC. Bobot yang ringan berpotensi membuat mobil tidak stabil saat dikendarai dalam kecepatan tinggi. 

Fitur kurang lengkap

Harga yang relatif terjangkau, tentu membuahkan konsekuensi terhadap kurangnya kelengkapan fitur pada mobil LCGC. Fitur keamanan seperti rem ABS dan airbag pun tak jarang luput dari tipe terendah LCGC.

Kapasitas kecil

Kebanyakan LCGC memiliki ukuran mungil, sehingga kapasitas penumpang menjadi terbatas. Selain jumlah penumpang, ukuran bagasi juga relatif kecil. Alhasil, kalau kamu mencari mobil keluarga yang mampu memuat banyak penumpang, sebaiknya memilih kendaraan tipe lain, seperti SUV atau MPV. 

Daftar mobil LCGC terbaik dan paling irit

Mengenal Mobil LCGC – Kriteria, Kelebihan, dan Rekomendasi

Hemat bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan utama saat membeli mobil LCGC. Oleh karena itu, kami telah merangkum 5 mobil LCGC terbaik dari segi penghematan bahan bakar. Yuk, lihat daftarnya !

Honda Brio Satya

Honda Brio Satya merupakan salah satu LCGC favorit yang paling irit bahan bakar dan ramah lingkungan.  Bahkan, Honda Brio hanya memerlukan bahan bakar sebanyak 1 liter untuk menempuh perjalanan sepanjang 22,7 km. Selain irit, desainnya juga sangat stylish. Wah, pantas Honda Brio masih menjadi mobil LCGC favorit.

Ada dua tipe Honda Brio Satya LCGC, yaitu tipe S dan E yang bisa dipilih. Mobil LGCG terbaik dari Honda ini dijual mulai Rp146 juta untuk S MT, Rp154,7 juta untuk tipe E MT, dan Rp170,1 juta untuk tipe E CVT.

Daihatsu Ayla

LCGC keluaran Daihatsu ini mampu menempuh perjalanan sejauh 20,7 km hanya dengan 1 liter bahan bakar. Daihatsu Ayla juga unggul dari segi fitur keselamatan yang cukup lengkap. 

Fitur keselamatan tersebut terdiri dari Alarm Immobilizer untuk mencegah resiko pencurian, Dual SRS Airbag, serta Pedal Clutch Anti Back Up untuk mencegah benturan pedal rem yang patah dan mengurangi resiko terjepitnya kaki pengemudi. Pada tahun 2021 ini, harga Daihatsu Ayla cukup terjangkau, yaitu mulai dari Rp103,3 Juta hingga Rp161,05 Juta.

New Toyota Agya

Daftar mobil LCGC paling irit berikutnya adalah Toyota New Agya yang telah dibekali mesin 1.200 cc dengan konfigurasi 4-silinder. Tenaga yang dihasilkan lebih besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Meski tenaga yang dihasilkan lebih besar, konsumsi bahan bakarnya tetap irit. 

Toyota Agya mampu menempuh jarak sepanjang 20,7 km hanya dengan bahan bakar 1 liter. Terdapat 6 tipe Toyota New Agya yaitu 1.0 G M/T, 1.0 G A/T, 1.2 G M/T, 1.2 G A/T, 1.2 G M/T TRD, dan 1.2 G A/T TRD yang memiliki tipe mesin yang berbeda.

Pada tipe 1.200 cc sudah dibekali mesin DOHC 4 silinder segaris dengan teknologi Dual VVT-i serta memiliki tenaga maksimum 88 ps/6.000 RPM. Harga Toyota Agya mulai dari Rp144,9 juta.

Datsun Go

Datsun Go hanya mengkonsumsi 1 liter bahan bakar untuk menempuh jarak 20 km. Selain irit, kelebihan Datsun Go terletak pada fiturnya yang cukup canggih. Salah satunya ialah fitur hiburan berupa layar 2DIN berukuran 6.75 inci dengan menu hiburan yang lengkap dan konektivitas yang handal. 

Namun, Datsun Go masih menggunakan transmisi manual. Jadi, agak sulit bagi pengendara yang terbiasa menggunakan transmisi otomatis.

Toyota New Calya

Daftar mobil LCGC paling irit ini Toyota New Calya. Mobil LCGC ini akan menghabiskan 1 liter bahan bakar untuk menempuh jarak sepanjang 19,7 km. Toyota Calya unggul dalam kapasitas penumpang, yang bisa menampung hingga 7 orang. Mobil LCGC ini termasuk lega bila dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya.

Kendaraan dengan jenis MPV berkapasitas 7 penumpang ini sangat cocok untuk keluarga. Tak heran kalau Toyota New Calya populer dengan total penjualan pada Mei 2021 sebanyak 2.026 unit. Kamu bisa memilih tiga tipe yaitu E M/T, G M/T, dan G A/T dengan tipe mesin yang sama yaitu DOHC 4 silinder segaris dengan teknologi Dual VVT-i.

Pada tipe G A/T sudah dilengkapi dengan Electronic Power Steering (EPS) sehingga dapat menjadikan pengalaman berkendara lebih menyenangkan. Kamu bisa memiliki mobil ini dengan harga mulai dari Rp148,99 juta hingga Rp167,49 juta.

Jangan lupa berikan perlindungan asuransi mobil terbaik 

Biaya service dan perbaikan mobil tidak murah, sebaiknya miliki asuransi mobil yang akan meringankan beban finansial pemilik kendaraan dari tagihan-tagihan bengkel.

Dengan memberikan proteksi asuransi mobil, maka kamu akan memperoleh manfaat pertanggungan mulai dari biaya kerusakan mobil dari yang ringan hingga berat, mengganti biaya apabila mobil hilang dicuri dalam waktu satu tahun, hingga kerusakan mobil akibat bencana alam atau gempa bumi sesuai polis. 

Pastikan asuransi mobil yang kamu pilih sudah bekerja sama dengan banyak bengkel rekanan, sehingga mobil kamu bisa diperbaiki di bengkel yang tepat dan tidak abal-abal. Jadi, mobil LCGC mana yang bakal kamu pilih? 

FAQ seputar mobil LCGC

Apa itu mobil LCGC?

LCGC adalah singkatan dari Low Cost Green Car, yang merupakan program pemerintah untuk mendorong pertumbuhan kendaraan hemat bahan bakar dengan harga terjangkau. 

Mobil LCGC itu apa saja?

  • Honda Brio Satya
  • Daihatsu Ayla
  • Toyota Agya
  • Datsun Go
  • Toyota Calya

Apakah asuransi mobil penting?

Ya. Dengan memberikan proteksi asuransi mobil, maka kamu akan memperoleh manfaat pertanggungan mulai dari biaya kerusakan mobil dari yang ringan hingga berat, mengganti biaya apabila mobil hilang dicuri dalam waktu satu tahun, hingga kerusakan mobil akibat bencana alam atau gempa bumi sesuai polis.