Berapa Biaya Tambal Ban Mobil? Cek Info dan Cara Tambal Tubles

Saat sedang mengendarai kendaraan roda empat, tiba-tiba ban mobil bocor. Ups! Kejadian itu tentu saja sudah pernah kamu alami. Jika sudah begitu, kamu pasti akan segera mencari tempat tambal ban mobil terdekat.

Jika kamu menggunakan ban mobil tubeless, kamu masih bisa meneruskan perjalanan sebentar untuk mencari tempat tambal ban.

Saat bocor, ban mobil tubeless tidak akan langsung kempes karena memiliki lapisan fluid sealant di dalamnya. Namun, jika kamu memakai ban biasa (tube), kamu harus segera menambal kebocoran tersebut agar tidak merusak bagian ban dalam lainnya.

Tahukah kamu ada berbagai jenis tambal ban mobil yang bisa dipilih? Cek info tentang biaya tambal ban mobil hingga cara menambal ban tubeless di artikel berikut ini.

Biaya tambal ban mobil

Biaya tambal ban mobil sangat beragam, tergantung jenis tambal ban yang kamu pilih dan lokasi bengkel. Setiap daerah memiliki patokan harganya sendiri-sendiri.

Daerah-daerah yang ramai dan padat penduduk biasanya mematok harga yang lebih mahal dibandingkan dengan daerah yang sepi.

Selain itu, harga tambal ban di bengkel besar dengan bengkel pinggir jalan tentu saja akan berbeda.

Pasalnya, bengkel besar biasanya memiliki peralatan yang lebih lengkap dibandingkan dengan bengkel tambal ban pinggir jalan.

Meskipun berbeda-beda, berikut ini kisaran biaya tambal ban yang perlu kamu ketahui.

  • Biaya tambal ban jenis cacing biasanya: Mulai dari Rp25.000 untuk satu ban mobil.
  • Biaya tambal ban lunak (ban dalam): Rp20.000.
  • Biaya tambal ban dengan metode cool (press silicon rubber): Mulai dari Rp275.000.
  • Biaya tambal ban dengan metode hot (press silicon tubeless): Mulai dari Rp185.000.

Biaya tersebut hanya sebagai ilustrasi. Jadi, untuk mengetahui berapa harga pasti tambal ban mobil, kamu bisa bertanya langsung ke bengkel sebelum menggunakan jasanya.

Jenis-jenis tambal ban mobil

Berapa Biaya Tambal Ban Mobil? Cek Info dan Cara Tambal Tubles

Ada beberapa jenis tambal ban mobil yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ini penjelasannya.

1. Tambal ban cacing

Tambal ban cacing juga dikenal sebagai tambal ban string tubeless. Ini merupakan salah satu jenis tambal ban yang populer karena cepat, praktis, dan biayanya murah. Hampir semua bengkel tambal ban menyediakan layanan ini.

Proses tambal ban cacing dimulai dengan melebarkan lubang pada ban dengan alat khusus yang mirip pengait. Setelah itu, karet penambal atau string tubeless dimasukkan ke dalam lubang tersebut.

Meski populer, tambal ban cacing memiliki beberapa kekurangan.

  • Tidak bertahan lama. Setelah empat hingga enam bulan pemasangan, ada kemungkinan bekas tambalan mulai bocor.
  • Ada risiko saat memasang string tubeless. Anyaman kawat ban bisa terkoyak dan membuat ban rusak.

2. Tambal ban peluru

Proses tambal ban peluru sama persis dengan tambal ban cacing. Bedanya hanya pada bentuk karet penambal. Tambal ban peluru menggunakan karet penambal berbentuk silinder dengan ujung lancip.

Karet tersebut akan dimasukkan ke dalam lubang ban sebagai penutup.

Selain itu, tambal ban peluru hanya bisa dipakai untuk tapak ban, tidak direkomendasikan untuk menambal dinding ban.

3. Tambal ban payung

Proses tambal ban bayung lebih rumit dibandingkan tambal ban cacing dan peluru. Pasalnya, penambalan dilakukan dari bagian dalam ban. Sebelum menambal, ban harus dilepaskan dari pelek terlebih dahulu.

Pertama-tama, permukaan dalam ban yang bocor dibersihkan. Lalu, lubangnya dibor menggunakan mesin, permukaan ban dalam juga harus diperhalus.

Area yang sudah dibersihkan dan karet penambal yang berbentuk batang dengan ujung seperti payung kemudian dilem.

Setelah itu, karet penambal dimasukkan ke bagian dalam ban dan ditarik dari luar sampai melekat erat. Jika sudah, sisa material dipotong.

Karet penambal juga dikunci dengan klip yang dipasang di permukaan ban. Terakhir, lembaran karet di ujung tiang dipanaskan supaya melekat erat.

Meski rumit, kekuatan tambal ban payung bisa bertahan lama. Tak heran jika harganya juga lebih mahal.

Cara tambal ban mobil tubeless

Tambal ban mobil tubeless bisa dilakukan dengan cara yang mudah.

  • Mencari titik kebocoran dengan cara memompa ban hingga tekanannya cukup. Jika sudah, ban akan disiram perlahan dengan air sabun hingga terlihat kebocorannya lewat gelembung udara yang muncul. Jika ada paku atau benda tajam lain yang masih menancap, segera cabut.
  • Membersihkan lubang dengan menggunakan pembuka lubang (cleaning hook). Setelah bersih, lubang akan diperlebar dengan cara menusuknya dengan ulir pembuka lubang dan dicabut lagi dengan arah berlawanan.
  • Memasukkan karet penambal sampai setengahnya ke lubang dengan alat pengait (fixing hook). Setelah itu, oles lem (tube fix glue) ke karet penambal hingga merata.
  • Tusuk lagi bagian bocor dengan pengait yang sudah dimasukkan karet dan diolesi lem. Tekan hingga setengah karet bisa masuk ke dalam ban. Tarik pengait dengan cepat hingga menyisakan karet penambal di ban.
  • Terakhir, gunting ujung karet yang menjuntai. Selesai. Mudah kan?

Penyebab ban mobil sering bocor

Berapa Biaya Tambal Ban Mobil? Cek Info dan Cara Tambal Tubles

Selain tertusuk paku/benda tajam, ada beberapa hal yang bisa membuat ban mobil sering bocor. Apa saja?

1. Mobil diparkir terlalu lama

Memarkirkan mobil dalam waktu lama bisa membuat ban bocor karena penurunan suhu udara dan permukaan tanah yang berpengaruh pada tekanan angin ban.

Suhu dingin membuat karet mengerut dan membentuk ruang kosong antara ban dan pelek. Karena itu, udara dalam ban keluar.

2. Lubang angin ban rusak

Ban bisa keluar dari lubang angin ban yang segelnya sudah rusak dan memiliki celah yang cukup besar. Kerusakan pada lubang angin ini biasanya disebabkan karat atau karet perapat antara pelek dan pentil mengalami getas.

3. Pelek ban peyang

Pelek yang peyang akan membuat dudukan ban tidak mampu menempel rapat dan menyebabkan kebocoran. Pelek peyang biasanya terjadi ketika mobil sering menghantam lubang di jalanan dengan kecepatan tinggi.

4. Dinding dan tapak mobil retak

Jika menemukan retakan pada dinding dan tapak mobil, itu berarti kamu harus segera mengganti ban. Pasalnya, retakan tersebut bisa membuat angin di dalam ban mobil keluar karena dinding ban tidak mampu menahan tekanan angin dari dalam.

Tips memilih tempat tambal ban mobil

Bagaimana cara memilih tambal ban mobil yang bagus? Ikuti beberapa tips berikut ini. 

  • Hindari tambal ban mobil yang mencurigakan, seperti banyak konsumennya yang mengeluhkan ban bocor karena terkena paku.
  • Perhatikan teknik menambal ban, menggunakan tambal ban cacing, peluru, atau payung lalu sesuaikan dengan kebutuhan. Jika ingin awet, pilih yang menggunakan tambal ban payung. Namun, jika ingin murah, kamu bisa memilih tambal ban cacing atau peluru.
  • Ketahui reputasi tempat tambal ban secara online. Saat ini, kamu bisa mencari tahu apa pun lewat review pengguna yang tersedia di Google. Jadi sebelum memilih layanan, ada baiknya mencari tahu.

FAQ

Berapa lama waktu tambal ban mobil?

Tambal ban mobil biasanya membutuhkan waktu 15 menit hingga 1 jam, tergantung jenis tambal ban yang kamu pilih.

Tambal tip top itu apa?

Tambal tip top adalah tambal ban yang dilakukan dengan cara membuka pelek ban dan menambal kebocoran dari bagian dalam ban bukan ditusuk dari luar ban.

Ban mobil sobek di samping apakah bisa ditambal?

Ban mobil sobek di samping (sidewall) tidak dapat ditambal, tetapi harus diganti karena tidak aman digunakan berkendara.

Pasalnya, sidewall merupakan bagian yang memperoleh paling banyak tekanan dibandingkan telapak ban. Strukturnya pun berbeda.

Jika ada bagian sidewall sobek, struktur dinding ban menjadi tidak solid dan tidak akan mampu menahan beban tekanan udara dengan optimal.

Apa bedanya ban tubeless dan ban biasa?

Ban biasa menggunakan ban dalam di dalamnya, sedangkan ban tubeless tidak menggunakan ban dalam tetapi memakai fluid sealant.